Aqidah Imam Sufyan Ats-Tsaury

Nama ebook: I’tiqad Imam Sufyan Ats-Tsaury رحمه الله
Ta’liq: Fawwaz Ahmad Zamraliy
Download: format doc, 124 kb dan pdf, 416 kb

Pengantar:

Alhamdulillah, kemudian Shalawat serta Salam bagi Rasulullah صلي الله عليه وسلم. I’tiqad (Aqidah) para imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah telah diposting sebelumnya seperti: Aqidah Imam Syafi’i, Aqidah Imam Ahmad, Aqidah Imam Empat, Aqidah Al-Hafidh Abu Bakar Al-Humaidi, Aqidah Imam Bukhari, Aqidah Imam Ath Thahawi Al-Hanafi, Aqidah Ibnu Abi Hatim, Aqidah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Aqidah Imam Ibnu Abi Zaid Al-Qirawani, selanjutnya kita ketengahkan I’tiqad penghulu para imam tersebut yakni al-Imam Sufyan Ats-Tasury رحمهم الله.

Semoga dengan ebook ini, makin mengokohkan I’tiqad kita, amin…

Download ebook Aqidah Imam Sufyan Ats-Tsaury: doc dan atau pdf

Aqidah Imam Bukhari

Nama ebook: Aqidah Imam Bukhari
Penulis: Abdullah bin Abdul Mukhsin At Turki
Format File: doc, ukuran file: 109 kb, download disini

Pengantar:

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah, salah satu dari ketetapan Allah ialah para imam dari umat ini sepakat dalam pokok-pokok keyakinan yakni aqidah, ini dapat dilihat dari perkataan mereka dan yang diriwayatkan dari mereka. diblog ini sebelumnya telah dikemukanan Aqidah Imam Syafi’i, Aqidah Imam Ahmad, Aqidah Imam Empat, Aqidah Al-Hafizh Abu Bakar Al-Humaidi, Aqidah Ath Thahawi Al-Hanafi, Aqidah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Lainnya. Kali ini kami postingkan Aqidah Imam Bukhari Penulis Kitab Jami’ Shahih dimana Beliau رحمه الله berkata:

“Aku telah berjumpa dengan 1000 ulama lebih di Hijaz, Makkah, Madinah, Kufah, Bashrah, Washit, Baghdad, Syam dan di Mesir, berkali-kali kurun demi kurun. Kujumpai mereka semuanya semuanya selama 46 tahun. Ulama Syam, Mesir dan Jazirah 2 kali, Ulama Bashrah 4 kali bertahun-tahun, ulama Hijaz 6 tahun. Dan aku tak dapat menghitung berapa kali aku datang ke Kufah dan Baghdad menemui ahli hadits negeri Khurasan di antaranya: Makki bin Ibrahim, Yahya bin Yahya, Ali bin Hasan bin Syaqiq, Quiaibah bin Said dan Syihab bin Ma’mar.

Sedang di Syam di antaranya: Muhammad bin Yusul Al Firyabi, Abu Mushir Abdul A’la bin Mushir, Abul Mughirah Abdul Quddus bin Hajjaj, Abul Yaman Hakam bin Nafi’ dan ulama setelah mereka yang tidak sedikit.

Di Mesir di antaranya Yahya bin Katsir, Abu Shaleh sekretaris Laits bin Saad, Said bin Abu Maryam, Ashbagh bin Al Faraj dan Nu’aim bin Hammad. Di Makkah aku jumpai para pakar seperti Abdullah bin Yazid Al Muqri, Humaidi, Sulaiman bin Harb Qadi Makkah dan Ahmad bin Muhammad Azraqi.

Sedang di Madinah seperti Ismail bin Abi Uwais, Mutharrif bin Abdillah, Abdullah bin Nafi’ Az Zubairi, Ahmad bin abu Bakar Abu Mish’ab Az Zuhri, Ibrahim bin Hamzah Zubairy dan Ibrahim bin Hamzah Zubairi dan Mundzir Al Hizami

Di Basrah aku dapati Abu Ashim Dhahhak bin makhlad Syaibani, Abul Walid Hisyam bin Abdul Malik, Hajjaj bin Minhal dan Ali bin Abdullah bin Ja’far Al Madini. Adapun di Kufah di antara yang kujumpai adalah Abu Nuaim Fadhl bm Dukain, Abdullah bin Musa, Ahmad bin Yunus, Qubaisah bin Uqbah, Ibnu Numair dan Abdullah serta Usman yang keduanya ibnu Abi Syaibah.

Di Baghdad di antaranya Ahmad bin Hanbal, Yahya bin Main dan Abu Ma’mar, Abu Khaitsamah serta Abu Ubaid Qasim bin Sallam. Di Jazirah kujumpai Amr bin Khalid Al Khurani dan di Wasith Amr bin Aun dan Ashim bin Ali bin Ashim. di Marwu kudapati para ulama seperti Shadaqah bin Fadhl dan Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali.

Supaya ringkas, cukuplah kusebutkan nama-nama ini saja. Mereka semua, baik yang kusebutkan maupun yang tidak, tak ada yang berselisih pendapat dalam masalah-masalah berikut:

  1. Dien itu ucapan dan amal
  2. Al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluk
  3. Baik dan buruk itu ditakdirkan
  4. Mereka semua tak mengafirkan seorangpun dari ahlulqiblat karena dosanya
  5. Dan aku tidak melihat seorangpun dari mereka yang mencela sahabat Nabi صلي الله عليه وسلم
  6. Mereka menolak bid’ah, yakni ajaran yang tak dibawa oleh Nabi صلي الله عليه وسلم dan para sahabatnya dan mereka menganjurkan kita untuk menetapi ajaran yang dibawa Rasulullah صلي الله عليه وسلم
  7. Kita tidak boleh menentang waliyul amri (pemimpin) dan juga tak mengacungkan pedang kepada umat Muhammad صلي الله عليه وسلم.

Simak ebook ini dan kita akan menemukan banyak manfaat….

Download ebook Aqidah Imam Bukhari
Tulisan Terkait:
Aqidah Imam Empat
Aqidah Imam Syafi’i
Aqidah Imam Ahmad
Syarah Aqidah al-Wasithiyah
Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Ushulus Sunnah, Keyakinan Imam Ahmad dalam Aqidah

Nama ebook: Ushulus Sunnah, Keyakinan Imam Ahmad dalam Aqidah
Penulis: Imam Ahmad bin Hambal رحمه الله
Format File: doc, ukuran file: 86 kb, download disini atau disini

Pengantar:

Setelah sebelumnya kami postingkan aqidah para Imam Ahlus Sunnah termasuk Aqidah Imam Empat, kali ini kami haturkan hal-hal yang diyakini Imam Ahmad رحمه الله sebagai pondasi Aqidah Islam yang diriwayatkan secara tekstual dari beliau رحمه الله yang dikenal dengan Ushulus Sunnah, untuk pembahasan yang lebih dalam silahkan didownload juga Syarah Aqidah al-Wasithiyah dan ebook-ebook dalam tulisan terkait.

Abu ‘Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal berkata, “Pondasi Ahlis Sunnah menurut kami adalah:

  1. Berpegang teguh pada jalan hidup para sahabat Rasulullah صلي الله عليه وسلم.
  2. Berqudwah (mengambil teladan) pada mereka.
  3. Meninggalkan bid’ah-bid’ah.
  4. Setiap bid’ah adalah kesesatan.
  5. Meninggalkan permusuhan dan berduduk-duduk dengan Ahlil Ahwa’ (pengekor hawa nafsu).
  6. Meninggalkan perdebatan dan adu argumentasi serta pertikaian dalam urusan agama.
  7. As-Sunnah menurut kami adalah atsar-atsar Rasulullah صلي الله عليه وسلم.
  8. As-Sunnah adalah penjelas Al-Quran yakni petunjuk-petunjuk dalam Al-Quran.
  9. Di dalam As-Sunnah tidak ada qiyas.
  10. dst…………….

Download ebook Keyakinan Imam Ahmad dalam Aqidah atau mirror
Tulisan Terkait:
Aqidah Imam Empat
Syarah Aqidah al-Wasithiyah
Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Biografi Imam Empat

Aqidah Imam Empat

Nama ebook: Aqidah Imam Empat
Penulis: Dr. Muhammad bin Abdurrahman al-Khumais
Format File: chm, ukuran file: 117,5 kb, download disini

Pengantar:

Alhamdulillah selalu kita bersyukur kepada Allah Rabb sekalian alam…,setelah sebelumnya kami ketengahkan aqidah imam Syafi’i, sekarang kami ketengahkan pula Aqidah dari Imam Madzhab yang empat yakni Aqidah imam Abu Hanifah, Aqidah Imam Malik, Aqidah Imam Syafi’i dan Aqidah Imam Ahmad. Seperti yang kami kemukan sebelumnya aqidah para imam ahlus sunnah wal jama’ah adalah satu, yakni aqidah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah serta Aqidah Para Sahabat .

Setiap Aqidah dari Imam Empat dibahas dalam 5 bahasan oleh penyusun yaitu:

  1. Pandangan Imam Empat Terhadap Tauhid
  2. Pandangan Imam Empat Terhadap Qadar
  3. Pandangan Imam Empat Terhadap Iman
  4. Pandangan Imam Empat Terhadap Sahabat, dan
  5. Larangan Imam Empat terhadap Ilmu Kalam dan berdebat dalam Agama

Download Aqidah Imam Empat
Tulisan Terkait:
Aqidah Imam Syafi’i
Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Biografi Imam Empat
Syarah Aqidah al-Wasithiyah
Syirik Dalam Pandangan Mazhab Syafi’i
Pandangan Imam Syafi’i Tentang Dzikir Berjama’ah

Aqidah Imam Syafi’i

Nama ebook: Aqidah Imam Syafi’i
Penulis: Dr. Muhammad bin Abdurrahman al-Khumais
Format File: chm, ukuran file: 48,5 kb, download disini

Pengantar:

Alhamdulillah…,Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia,. Ummat muslim Indonesia banyak menyandarkan dirinya kepada Madzhab Syafi’i. Tentang imam Syafi’i dan perjalan hidupnya telah di posting pada blog ini. Dengan izin Allah kami ketengahkan pula pendapat imam Syafi’i tentang pokok-pokok agama yakni Aqidah. Aqidah beliau adalah aqidah salaf ahlus sunnah wal jama’ah, pandangan aqidah beliau adalah aqidah yang shahihah yang beliau rujuk dari Al-Qur’an dan Sunnah serta Aqidah Para Sahabat . Aqidah beliau sejalan dengan aqidah para imam salaf ummat ini, semoga kita meneladani beliau dalam tunduk dan patuh kepada kebenaran yang dibawa Rasulullah صلي الله عليه وسلم.

Download Aqidah Imam Syafi’i
Tulisan Terkait:
Aqidah Imam Empat
Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah
Syarah Aqidah al-Wasithiyah
Syirik Dalam Pandangan Mazhab Syafi’i
Biografi Imam Empat
Pandangan Imam Syafi’i Tentang Dzikir Berjama’ah

Keistimewaan Aqidah Islam [Ahlus Sunnah wal Jama’ah]

Nama Ebook: Keistimewaan Aqidah Islam [Ahli Sunnah wal Jama’ah]

Penulis : Syaikh Muhammad Ibrahim al-Hamd

Format File: chm, ukuran File: 75,13 kb,  Download/ unduh: disini

Ringkasan:

Syaikh Muhammad Ibrahim al-Hamd menjelaskan akan keistimewaan aqidah ahlus sunnah wal jama’ah yang tidak dimiliki oleh agama lain dan juga tidak dimiliki firqah-firqah lainnya yang diantaranya adalah:

  1. Sumber Pengambilannya adalah Murni
  2. Berdiri di atas Pondasi Penyerahan Diri kepada Allah dan Rasul-Nya
  3. Sesuai dengan Fitrah yang Lurus dan Akal yang Sehat
  4. Sanadnya Bersambung kepada Rasulullah, Para Tabi’in, dan Imam-Imam Agama, baik dalam Bentuk Ucapan, Perbuatan, maupun Keyakinan (I’tiqad)
  5. Jelas, Mudah dan Terang..
  6. dan puluhan keistimewaan lainnya………

Download  dan baca selengkapnya Keistimewaan Aqidah Islam [Ahli Sunnah wal Jama’ah]

Download dan baca pula……

Kitab Tauhid

Nama Ebook: KITAB TAUHID
Penulis : Syaikh Muhammad At-Tamimi
Compile: Akhukum Fillah
Format File: chm, ukuran File: 182,2 Download/ unduh: disini

Ringkasan:
Kitab ini merupakan salah satu kitab terbaik yang membahas masalah tauhid, yang mana ringkasannya seperti diutarakan oleh penterjemah yaitu:
Dalam bab I, penulis menjelaskan hakekat tauhid dan kedudukannya ; dalam bab 2 & 3 menerangkan tentang keistimewaan tauhid dan pahala yang diperoleh darinya ; dalam bab 4 mengingatkan agar takut terhadap perbuatan yang bertentangan dengan tauhid, serta membatalkannya, yaitu syirik akhbar, atau perbuatan yang mengurangi kesempurnaan tauhid, yaitu syirik ashghor ; dalam bab 5 menjelaskan tentang kewajiban berda’wah kepada tauhid ; dan dalam bab 6 menjelaskan tentang makna tauhid dan syahadat “la Ilaha Illallah”.
Upaya pemurnian tauhid tidak akan tuntas hanya dengan menjelaskan makna tauhid, akan tetapi harus dibarengi dengan penjelasan tentang hal hal yang dapat merusak dan menodai tauhid. Untuk itu, pada bab-bab berikutnya, penulis berusaha menjelaskan berbagai macam bentuk tindakan dan perbuatan yang dapat membatalkan atau mengurangi kesempurnaan tauhid, dan menodai kemurniannya, yaitu apa yang disebut dengan syirik, baik syirik akhbar maupun syirik ashghor, dan hal hal yang tidak termasuk syirik tetapi dilarang oleh Islam, karena menjurus kepada kemusyrikan, disertai pula dengan keterangan tentang latar belakang historis timbulnya syirik.
Hal-halmembatalkan atau mengurangi kesempurnaan tauhid tersebut dijelaskan dalam bab-bab yang diantaranya:

  • Memakai Gelang dan Sejenisnya untuk Menangkal Bahaya adalah Perbuatan Syirik
  • Minta Berkah Kepada Pepohonan, Bebatuan atau yang Sejenisnya
  • Menyembelih binatang bukan karena Allah Subhanahu wata’ala
  • Bernadzar untuk selain Allah adalah syirik
  • Meminta perlindungan kepada selain Allah adalah syirik
  • Berdo’a kepada selain Allah adalah syirik
  • Penyebab utama kekafiran adalah berlebih-lebihan dalam mengagungkan orang-orang sholeh
  • Larangan beribadah kepada Allah di sisi kuburan
  • Berlebih-lebihan terhadap kuburan orang-orang sholeh menjadi sebab dijadikannya sesembahan selain Allah
  • Hukum Sihir, Macam-macam Sihir, Dukun, tukang ramal dan sejenisnya
  • Nusyrah
  • Tathoyyur
  • Ilmu nujum (Perbintangan)
  • Menisbatkan turunnya hujan kepada binatang
  • Merasa aman dari siksa Allah dan berputus asa dari RahmatNya
  • Riya’
  • Beramal sholeh untuk kepentingan dunia adalah syirik
  • Mentaati ulama dan umara’ dalam menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal berarti mempertuhankan mereka
  • Berhakim kepada selain Allah
  • Mengingkari sebagian Asma’ dan Sifat Allah
  • Ingkar terhadap nikmat Allah
  • Larangan menjadikan sekutu buat Allah
  • Tidak rela terhadap sumpah yang menggunakan nama Allah
  • Ucapan : “Atas kehendak Allah dan kehendakmu”
  • Mencaci masa berarti mencaci Allah
  • Penggunaan gelar “qodli qudlot” [hakimnya para hakim]
  • Bersenda gurau dengan menyebut nama Allah, Al Qur’an atau Rasulullah SAW
  • Memberi nama yang diperhambakan kepada selain Allah
  • Larangan mengucapkan “ As salamu alallah”
  • Ucapan “Ampunilah aku jika engkau menghendaki”
  • Larangan mengucapkan “Hambaku”
  • Larangan menolak permintaan yang menyebut nama Allah
  • Larangan meminta sesuatu dengan menyebut nama Allah kecuali surga
  • Ucapan “Seandainya”
  • Larangan mencaci maki angin
  • Mengingkari takdir
  • Orang yang menggambar (Mushowwir)
  • Larangan banyak bersumpah
  • Larangan bersumpah mendahului Allah
  • Larangan menjadikan Allah sebagai wasilah kepada mahlukNya
  • dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pemurnian tauhid kepada Allah

Silahkan Download Kitab Tauhid
dan baca pula:
Syarah ‘Aqidah Al-Wasithiyah
Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
Ushuulus Sunnah

Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

Nama Ebook: Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
Penulis : 3 Imam (Ath-Thahawi, Ibnu Abi Hatim dan Al-Humaidi)
Format File: chm, Ukuran File: 295,45 kb, Download/ unduh: disini atau disini

Pengantar:

Sebelumnya kami telah kemukakan Ushuulus Sunnah karya Al-Humaidi, sekarang kami sajikan 3 karya tentang aqidah ahlus sunnah wal jama’ah yang terdiri dari:

Aqidah Thahawiyah

Abu Ja’far Ath-Thahawi mengemukakan aqidah atau dasar-dasar agama yang dipahaminya dan merupakan pendapat Imam Abu Hanifah dan kedua murid seniornya (Abu Yusuf dan Muhammad) yang diantaranya adalah:

  • Beliau (Rasulullah) diutus kepada golongan jin secara umum dan kepada segenap umat manusia, dengan membawa kebenaran, petunjuk dan cahaya yang terang.
  • Sesungguhnya Al-Qur’an adalah Kalamullah; berasal dari-Nya sebagai ucapan yang tak diketahui kaifiyah (bagaimananya), diturunkan kepada Rasul-Nya sebagai wahyu. Diimani oleh kaum mukminin dengan sebenar-benarnya. Mereka meyakininya sebagai kalam Ilahi yang sesungguhnya. Bukanlah sebagai makhluk sebagaimana ucapan hamba-Nya. Barangsiapa yang mendengarnya (mendengar bacaan Al-Qur’an) dan menganggap itu sebagai ucapan makhluk, maka ia telah kafir. Allah sungguh telah mencelanya, menghinanya, dan mengancamnya dengan Naar (Neraka) Saqar. Allah berfirman:

سَأُصْلِيهِ سَقَرَ

“Aku akan memasukkan ke dalam (Naar) Saqar.” (QS. Al-Muddatsir: 26). Allah mengancam mereka dengan Naar Saqar tatkala mereka mengatakan:

إِنْ هَذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ

“Ini (Al-Qur’an) tidak lain hanyalah perkataan manusia.” (QS. Al-Muddatsir : 25). Dengan itu kita pun mengetahui bahwa Al-Qur’an itu adalah kalam (ucapan) Pencipta manusia dan tidak menyerupai ucapan manusia.

  • Barangsiapa yang mensifati Allah dengan kriteria-kriteria manusia, maka dia sungguh telah kafir. Barangsiapa yang memahami hal ini niscaya dia dapat mengambil pelajaran. Akan dapat menghindari ucapan yang seperti perkataan orang-orang kafir, dan mengetahui bahwa Allah dengan sifat-sifat-Nya tidaklah seperti makhluk-Nya…..

Ushuulus Sunnah  Wa I’tiqad Dien

Imam Ibnu Abi Hatim mengabarkan aqidah semua ulama di semua kota utama Islam ketika itu dari ayahnya (Abu Hatim dan Abu Zur’ah) dimana mereka (para ulama) berkata:

  • Iman itu berupa perkataan dan perbuatan, bertambah dan berkurang.
  • Al-Qur’an adalah kalam Allah dan bukan makhluk, dalam segala aspeknya
  • Takdir yang baik maupun yang buruk adalah dari Allah ………

Dan mengabarkan tuduhan ahli bid’ah terhadap ahlus Sunnah diantaranya:

  • Tanda-tanda ahli bid’ah adalah mengumpat ahlul ‘atsar (orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah-pent)
  • Tanda-tanda orang zindiq adalah mereka menyebut ahlul ‘atsar sebagai orang hasywiyah, karena ingin menghapuskan sunnah
  • Tanda-tanda kaum jahmiyah adalah mereka menyebut ahlus sunnah sebagai kaum musyabbihah…………

Ushuulus Sunnah

Al-Hafizh Al-Humaidi (Sahabat dan murid Imam Syafi’i) menjelaskan aqidah Ahlus Sunnah seperti:

  • Aku mendengar Sufyan berkata: “Iman adalah perkataan dan perbuatan, bertambah dan berkurang”.
  • Mengimani adanya ru`yah setelah meninggal
  • Dan apa yang disebutkan dalam al-Qur-an dan al-Hadits, seperti:

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ

Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu. (QS: 5 Al- Maaidah: 64)

وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ

Dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. (QS: 39 Az-Zumar: 67)

Dan ayat-ayat al-Qur-an dan al-Hadits yang sejenis dengan ayat diatas tidak boleh menambah-nambahinya dan tidak boleh menakwilnya, kita memutuskan sesuai dengan apa yang telah diputuskan al-Qur-an dan as-Sunnah.

  • Dan kami menegaskan:

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى

(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas ‘Arsy. (QS: 20 Thaahaa: 5)

Barangsiapa yang berpendapat selain itu, berarti ia adalah seorang Muaththhil dan Jahmi

  • Dan kami tidak akan mengatakan seperti yang dikatakan oleh kaum Khawarij: “Barangsiapa yang melakukan dosa besar, maka ia telah kafir…..

Dengan membaca semua ini dapat kita ketahui bahwa aqidah (dasar-dasar iman) semua ulama ahlus sunnah adalah sama, bagaimana tidak.., mereka mengambilnya dari Al-Qur’an dan Sunnah dan memahaminya dengan pemahaman salafus shaleh, semoga bermanfaat………

Download Kompilasi Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah atau mirror

Tulisan terkait:
Aqidah Imam Empat
Syarah Aqidah al-Wasithiyah
Ushulus Sunnah, Keyakinan Imam Ahmad dalam Aqidah
Biografi Imam Empat
Ushuulus Sunnah [Aqidah Shahih Penyebab Selamatnya Seorang Muslim]

Ushuulus Sunnah [‘Aqidah Shahih Penyebab Selamatnya Seorang Muslim]

Nama Ebook: Ushuulus Sunnah [‘Aqidah Shahih Penyebab Selamatnya Seorang Muslim]

Penulis : Al-Hafizh Abu Bakar al-Humaidi

Format File: doc, Ukuran File: 108,5 kb, Download/ unduh: disini

Deskripsi:

Al-Hafizh Abu Bakar al-Humaidi menjelaskan secara gamblang Aqidah [As-Sunnahsebutan untuk aqidah, biasa dipakai dengan nama tersebut oleh ulama salaf] Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, diantaranya beliau berkata:

  1. Seseorang beriman kepada takdir baik dan takdir buruk, yang manis maupun yang pahit dan ia mengetahui bahwa semua yang telah ditetapkan bakal menimpanya, niscaya tidak akan terluput darinya dan semua yang telah ditetapkan tidak akan menimpanya, niscaya tidak akan menimpanya. Semua ini merupakan qadha yang telah ditentukan Allah عزوجلّ.
  2. Bahwa iman adalah perkataan dan perbuatan, bertambah dan berkurang, tidak bermanfaat perbuatan dan perkataan kecuali dengan niat dan tidak bermanfaat perkataan, perbuatan dan niat kecuali dengan as-Sunnah.
  3. Mencintai semua sahabat Muhammad صلی الله عليه وسلم, dan seterusnya……

Download Ushuulus Sunnah [‘Aqidah Shahih Penyebab Selamatnya Seorang Muslim]

lihat Pula:

Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah