Seks Dalam Islam

Nama ebook: Tuntunan Nabi صلي الله عليه وسلم Dalam Jima’
Penulis: Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah رحمه الله
Format File: doc, ukuran file: 204,5 kb, download disini
Format File: pdf, ukuran file: 684,1 kb, download disini

Pengantar:
Diawal ulasan, Imam Ibnu Qayyim berkata:

Adapun jima’ atau hubungan seksual, sungguh petunjuk beliau dalam masalah ini merupakan petunjuk yang paling sempurna. Dengan jima’, kesehatan akan terjaga, kelezatan dan keceriaan jiwa akan sempurna, dan akan tercapai semua maksud yang telah diletakkan karenanya/untuknya.

Jima’ atau hubungan seksual pada dasarnya diletakkan untuk tiga perkara yang merupakan tujuan asalnya:

Pertama: menjaga keturunan, melestarikan makhluk jenis manusia sampai sempurnanya jumlah/bilangan yang telah ditentukan oleh Allah عزّوجلّ kemunculannya di alam semesta ini.

Kedua: mengeluarkan air mani/sperma, yang jika ditahan dan tidak dikeluarkan akan membawa kemudharatan bagi badan.

Ketiga: menyalurkan nafsu syahwat, dan mendapatkan kelezatan serta bersenang-senang dengan kenikmatan. Dan ini adalah satu-satunya faedah jima’ yang akan dijumpai di dalam surga, yang di sana tidak terdapat perolehan keturunan (maksudnya hubungan yang terus menerus tidak akan menyebabkan hamil, pent), dan tidak akan dijumpai tertahannya huhungan seksual karena selesainya hubungan tersebut dengan keluarnya sperma. Para ahli kedokteran memandang bahwa hubungan seksual merupakan salah satu sebab terjaganya kesehatan.

Simak selanjutnya ulasan beliau………….
Download ebook Tuntunan Nabi dalam Jima’: pdf dan doc

Tulisan terkait
Bekal Pernikahan
Fatwa Kepada Suami Istri
Seks Dalam Islam
Hukum KB -Keluarga Berencana-
Cara Mendidik Anak dan Berbakti Kepada OrangTua
Bertambahnya Kebaikan dengan Mendidik Anak Perempuan
10 Faedah Tentang Nikah
Kriteria Istri yang Baik