Daftar Download Ratusan e-book Islam

Ahlan wa Sahlan

Selamat Datang, berikut ini daftar ratusan ebook Islam yang dapat antum download secara gratis…..

Iklan

eBook Word IbnuMajjah Part VIII

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين، أما بعد:

Alhamdulillah, pada kesempatan ini kita posting link download eBook-eBook Islam dalam format Word (DOC) bagian kedelapan yang mana sebelumnya telah diposting pada Blog kita ini, semoga bermanfaat…

No Nama eBook
Download
1 Adab Terhadap Hewan Klik untuk Download
2 7 hal Penting Bagi Setiap Muslim Klik untuk Download
3 Tafsir Surat Al-Balad Klik untuk Download
4 Perintah Bekerja Dalam Hadits Shahih Klik untuk Download
5 Nasehat Tentang Para Pemuda Klik untuk Download
6 Mendengarkan Pandangan Istri Klik untuk Download
7 Kesombongan Penghalang Masuk Surga Klik untuk Download
8 Nama Allah: Ar-Razzaq Klik untuk Download
9 Mengkompromikan Dua Dalil Klik untuk Download
10 Mendzalimi Rakyat Termasuk Dosa Besar Klik untuk Download
11 Hadits Palsu: Larangan Melihat Kemaluan Istri Klik untuk Download
12 Nama Allah As-Samii’ dan Al-Bashiir Klik untuk Download
13 CINCIN dalam Perspektif Islam Klik untuk Download
14 Buah-Buhan Di Surga Gambaran Kenikmatan Surga Klik untuk Download
15 Ayat dan Hadits Spesial Untuk Wanita Muslimah Klik untuk Download
16 Biografi Imam Asy-Syafi’i Klik untuk Download
17 Tafsir Surat Al-Fajr Klik untuk Download
18 Jodohku Tak Kunjung Datang Klik untuk Download
19 Jual Beli Sistem Dropshipping Klik untuk Download
20 Kaidah Fikih: Bisakah Benda Najis Menjadi Suci Klik untuk Download

 

Syarah Arba’in An-Nawawi

ِAlhamdulillah, kita memuji dan bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla, selanjutnya shalawat dan salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari yang dijanjikan.

Dengan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kami dalam kesempatan ini dapat men-share kitab Syarah Arba’in an-Nawawi, matan hadits-nya ditulis oleh imam an-Nawawi rahimahullah dan syarah-nya oleh imam Ibnu Daqiq al-‘Ied rahimahullah, buku ini adalah sebuah buku penuh manfaat, sebelumnya juga di blog kita ini telah diposting Ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi – Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafizhohulloh yang disusun Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam.

Kita berharap dengan makin banyaknya referensi yang kita baca semakin kita berilmu dan makin mencintai Islam dan mengamalkannya, amin..

Adapun Daftar Isi eBook ini adalah:

Muqaddimah
1. Amal Perbuatan Bergantung Kepada Niat
2. Islam, Iman dan Ihsan
3. Rukun-Rukun Islam
4. Baik dan Buruknya Perbuatan Dilibat Akhirnya
5. Amal Munkar dan Bid’ah Itu Batil
Baca pos ini lebih lanjut

Khutbah: Kewajiban Kita Terhadap Al-Aqsha

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Perlu kita ketahui, bahwa Baitul Maqdis adalah qiblat pertama kaum Muslimin. Rasalullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat menghadap Baitul Maqdis di Mekkah selama 13 tahun; dan 17 bulan setelah beliau hijrah ke Madinah. Jelas sekali, ada keterkaitan kuat antara Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha. Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha adalah masjid yang pertama kali diasaskan di muka bumi, untuk beribadah dan mentauhidkan-Nya. Dalam hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ مَسْجِدٍ وُضِعَ فِي الْأَرْضِ أَوَّلَ قَالَ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْمَسْجِدُ الْأَقْصَى قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَهُمَا قَالَ أَرْبَعُونَ سَنَةً

“Ya Rasulallah!. Masjid apakah yang dibangun pertama kali?’ Beliau menjawab: ‘Masjidil Haram’. Aku bertanya lagi: ‘Lalu apa?’ Beliau menjawab: ‘Masjidil Aqsha’. Aku bertanya lagi: ‘Berapa rentang waktu antara keduanya?’ Beliau menjawab: ‘Empat puluh tahun'” (Muttafaq alaih)

Hanya ada tiga Masjid di muka bumi ini yang diperbolehkan menyengaja safar untuk beribadah didalammnya, salah satunya Masjidil Aqsha, Rasulullah bersabda:

لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ: الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَسْجِدِي هَذَا  وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى

Tidak boleh menyengaja melakukan perjalanan (dengan tujuan ibadah) kecuali menuju ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. (Muttafaq alaih)

Setelah berabad-abad bumi Syam (termasuk Palestina) dimana Baitul Maqdis berdiri berada dibawah kekuasaan kaum muslimin, maka dimasa kita ini (karena kelemahan dan jauhnya kita dari Islam yang murni) kita diuji dengan dikuasainya negeri tersebut oleh para Zionis Yahudi, tentu kita tidak rela dengan hal ini, maka apakah kewajiban kita, simak khutbah Jum’at ini…

Download:
 Download PDF mirror  Download PDF

Tafsir Surat Al-‘Aadiyaat

Nama Ebook: Tafsir Surat Al-‘Aadiyaat
Penulis : Syaikh Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Allah عزّوجلّ berfirman:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

١. وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً

٢. فَالْمُورِيَاتِ قَدْحاً

٣. فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحاً

٤. فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعاً

٥. فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعاً Baca pos ini lebih lanjut

Ka’ab bin ‘Ujrah al-Anshari

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Dalam sejarah Islam, golongan Anshar telah merengkuh keutamaan sangat besar dengan menjadi penolong Nabi dan kaum Muhajirin dengan memberikan tempat tinggal dan bersiap sedia untuk membela Islam dan kaum Muslimin.

Tokoh kita sekarang ini termasuk salah satu Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang berasal dari golongan Anshar yang telah Allah Azza wa Jalla puji dalam al-Quranul Karim. Bahkan ia pun masuk jajaran Sahabat yang masyhur. la pun termasuk orang-orang yang berbaiat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada Baiatur Ridhwan.

la adalah Ka’ab bin ‘Ujrah al-Anshari as-Salimi al-Madani radhiyallahu ‘anhu. Berkunyah Abu Muhammad atau Abu ‘Abdillah atau Abu Ishaq.

Salah satu teladan dari beliau -semoga Allah meridhainya- ialah pengagungannya terhadap sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia menganggapnya sebuah perkara yang agung hingga mesti dihadiahkan kepada generasi berikutnya, Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan hadits dalam Shahihnya melalui jalur ‘Abdur Rahman bin Abi Laila rahimahullah. la mengatakan: Ka’ab bin ‘Ujrah radhiyallahu ‘anhu menjumpaiku, lalu ia berkata, ‘Maukah kamu aku beri hadiah yang aku dengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka, aku menjawab, “Ya. Hadiahkanlah itu kepadaku” Kemudian ia berkata, “Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kami mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, bagaimanakah mengucapkan shalawat kepada engkau wahai Ahlil Bait?. (Karena) sesungguhnya Allah Ta’ala telah mengajarkan kepada kami untuk mengucapkan salam kepada (Engkau)’!, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ucapkanlah oleh kalian:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ

“Ya Allah berikanlah rahmat kepada Muhammad dan  keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung. Ya Allah berilah karunia kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan karunia kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung.”‘

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Tafsir Surat Yasin Ayat 55-58

Nama eBook: Merenungi Firman Allah dalam Surat Yasin Ayat 55-58
Penulis: Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ أَصْحَابَ الْـجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ. هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِؤُونَ. لَـهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَـهُم مَّا يَدَّعُونَ. سَلَامٌ قَوْلًا مِن رَّبٍّ رَّحِيمٍ

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (QS. Yasin/36: 55-58)

eBook tafsir kali ini mengajak kita merenungi ayat 55-58 dari surat Yaasiin, empat ayat yang dibahas ini memberikan kita banyak pelajaran seperti kepercayaan akan hari akhir diantaranya syurga yang disediakan bagi orang-orang yang beriman, didalammnya terdapat berbagai kenikmatan yang memotivasi kita agar lebih baik dalam iman dan amal shaleh, selamat menyimak…

Download:
Download PDF atau Download Word

Tafsir Juz 28, 28 dan 30 Plus Hal-Hal Penting Bagi Seorang Muslim

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Dalam kesempatan berbahagia ini kami men-share sebuah eBook ‘Tafsir Sepersepuluh  Akhir Al-Qur’an (Juz 28,29 dan 30) dan disertai Hukum-hukum Penting Bagi Seorang Muslim’, adapun isi ebook ini adalah:

Mukaddimah
Keutamaan Membaca Al-Qur’an
Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Juz 28-30
Aqidah
Amalan-amalan Hati
Dialog Santai
Dua Kalimat Syahadat
Pembatal-Pembatal Keislaman
Thaharah
Hukum-hukum Yang Berkaitan Dengan Kewanitaan
Shalat
Zakat
Puasa
Haji
Aneka Masalah
Ruqyah Syar’iyah
Doa
Perniagaan yang menguntungkan
Amalan Yang Berpahala Besar
Perkara-perkara yang dilarang
Perjalanan Abadi
Tata Cara wudhu
Tata Cara Shalat
llmu Menuntut Pengamalan

Download:
 Download PDF mirror  Download PDF

TAHSIN dan TAJWID

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Kata ‘tahsin’ secara bahasa diambil dari kata kerja (حَسَّنَ – يُـحَسِّنُ – تَـحْسِيْنًا), artinya: memperbaiki, atau menghiasi, atau membaguskan, atau memperindah, atau membuat lebih baik dari semula. Adapun kata ’tilawah’ berasal dari kata (تَلَا – يَتْلُو – تِلَاوَةً) artinya: membaca, atau bacaan.

Adapun tilawah secara istilah membaca Al-Quran dengan bacaan yang menampakkan huruf-hurufnya dan berhati-hati dalam melafazhkannya, agar lebih mudah untuk memahami makna-makna yang terkandung di dalamnya.

Maka ‘tahsin tilawah’ ialah upaya memperbaiki dan membaguskan bacaan Al-Quran dengan baik dan benar, hal itu sebagai realisasi dari firman Allah Azza wa Jalla:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلاً

“…Dan bacalah (olehmu) Al-Quran dengan tartil yang sebenar-benarnya.” (QS. Al-Muzzammil/73:4)

Adapun Tajwid adalah “Ilmu yang berfungsi untuk mengetahui bagaimana cara memberikan hak setiap huruf dan mustahaqnya, baik yang berkaitan dengan sifat, mad, dan yang lainnya, seperti tarqiq (tipis) dan tafkhim (tebal) dan selain keduanya.”

Maksud dari kalimat hak huruf ialah sifat asli yang selalu bersamanya, seperti al-hams, al-jahr, al-isti’la’, asy-syiddah, dan yang lainnya. Adapun yang dimaksud dari kalimat mustahaq huruf ialah sifat yang tampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa’, dan lain sebagainya.

Dari dua pengertian yang telah disebutkan di atas bisa disimpulkan bahwa tajwid cenderung pada teori atau kaidah untuk mengetahui hukum-hukum bacaan Al-Quran, sedangkan tahsin merupakan aplikasi (praktek atau penerapan) dari teori atau kaidah-kaidah tajwid. ltulah perbedaan antara tajwid dan tahsin.

Simak lebih lanjut eBook ini dan temukan bahasan yang menarik didalamnya…

Download:
 Download PDF atau Download Word

Landasan-Landasan Imam Di Bawah Cahaya Al-Qur’an dan As-Sunnah

Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan agama kita, Yang melengkapkan nikmat-Nya kepada kita, Yang menjadikan kita -umat Islam- umat yang terbaik, Yang membangkitkan seorang Rasul dari kalangan kita yang membacakan ayat-ayat Allah serta menyucikan kita dan mengajarkan kepada kita Al-Kitab (Al Quran) dan Hikmah (As-Sunnah)

Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi yang diutus Allah sebagai rahmat bagi segenap alam, Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, demikian juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma badu:

Dan dalam karya tulisan (eBook) ini, seorang muslim akan menemukan dasar-dasar akidah islamiah, asas-asasnya yang terpenting dan fondasi-fondasi serta rambu-rambunya yang paling nyata yang mesti diketahuinya Semuanya akan diperkuat dengan dalil-dalil dan bukti-bukti Sebuah buku yang merangkum “LANDASAN-LANDASAN IMAN DI BAWAH CAHAYA AL KITAB DAN AS SUNNAH”, yang merupakan dasar yang agung, warisan peninggalan para rasul. Semuanya adalah dasar yang sangat nyata, di mana setiap orang berakal, baik besar maupun kecil dapat memahaminya dalam waktu dan masa yang sesingkat-singkatnya, dan segala taufiq berada di Tangan Allah semata.

Penyusunan buku ini adalah: Dr. Shaleh bin Sa’ad as Suhaimy, Prof. Dr. Abdur Razzaq bin Abdul Muhsin al-‘Abbad dan Dr. Ibrahim bin ’Amir ar Ruhaily. Sedangkan tim muraja’ah-nya: Prof. Dr. Ali bin Nasher Faqihy dan Prof. Dr. Ahmad bin ‘Athiyah al Ghamidy.

Penerjemah buku ini ke dalam bahasa Indonesia adalah Dr. Dasman Yahya Ma’aly, dan yang merevisi (muraja’ah) dan mentashih terjemahan ini Dr. Aspri Rahmat Azai dan Dr. Muhammad Arifin bin Badri, -semoga Allah menjaga mereka semua-.

Dan akhirnya kita berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, mudah-mudahan buku ini bermanfa’at bagi semua kaum muslimin, amin..

Download:
 Download PDF mirror Download PDF

Adapun isi buku ini adalah sebagai berikut:

Baca pos ini lebih lanjut

Syaikhul Islam LAITS bin SA’AD

Nama eBook: Syaikhul Islam LAITS bin SA’AD AL-FAHMI
Penulis: Ustadz Abu Minhal, Lc حفظه الله

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Amma ba’du..

Kata syaikhul Islam bermakna orang-orang yang mengikuti Kitabullah dan Sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم. Mereka ini terdepan dalam menguasai hukum-hukum dalam al-Qur‘an, versi-versi qira’ah-nya, sebab-sebab turunnya ayat, nasikh dan mansukh, mengamalkan ayat-ayat muhkamat dan mengimani ayat-ayat mutasyabihat. Mereka sosok-sosok yang telah memiliki kematangan dalam Bahasa Arab yang memudahkan mereka memahami ilmu-ilmu yang telah disebutkan. Mereka mengetahui ilmu-ilmu hadits dalam aspek isnad, mengamalkan apa yang harus diamalkan, meyakini kebenaran apa yang harus diyakini. Mereka mampu mengambil istimbath hukum dalam masalah ushul dan furu’ melalui al-Qur‘an dan Hadits, menjalankan kewajiban-kewajiban dari Allah عزّوجلّ, berkomitmen dengan apa yang diajarkan Allah dari dua sumber itu. Mereka orang-orang yang tawadhu di hadapan Allah Dzat Yang Maha Agung, takut terhadap ketergelinciran lisan. Mereka tidak mengklaim ‘ishmah (bebas dari kesalahan dan dosa). Mereka tidak bangga dengan penghormatan. Mereka tahu benar bahwa apa yang ilmu yang mereka dapatkan masih sedikit.

Banyak ulama yang disematkan gelar ini oleh ulama-ulama setelahnya, Imam Laits bin Sa’ad bin Abdur Rahman Abul Harits al-Fahmi al Mishri رحمه الله, maula Khalid bin Tsabit bin Zhahin termasuk salah seorang yang dikenal dengan gelar syaikhul Islam. Tokoh agama terkemuka pada masanya itu, hidup pada masa generasi ketiga umat Islam, Atba Tabi’iin. Terlahir di Qarqasyand, sebuah pedesaan sejauh 4 farsakh dari Mesir pada tahun 94 H.

Imam Ahmad bin Hambal رحمه الله mengatakan, “Laits adalah seorang tsiqah lagi tsabt”. Juga berkata, “Laits bin Sa’ad memiliki ilmu yang banyak dan hadits yang shahih”.

Yahya bin Bukair رحمه الله, salah seorang murid Laits bin Sa’ad mengatakan, “Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih sempurna dari Laits bin Sa’ad. Ia seorang ahli fiqih, lisannya fasih, menguasai al-Qur’an, Nahwu dan menghafal syair-syair, hadits dan baik dalam mengulang-ulang ilmu”. Yahya bin Bukair masih menghitung sisi keunggulan gurunya dengan jari-jarinya hingga mencapai sepuluh aspek. Akhirnya, ia berkata, “Aku belum pernah melihat orang seperti dia”.

Imam adz-Dzhahabi رحمه الله menyimpulkan pujian bagi beliau dengan berkata, “(Laits bin Sa’ad) seorang imam panutan, al-Hafizh (ahli hadits), Syaikul Islam, orang alim terkemuka dari Mesir.

Silahkan lebih lanjut menyimak eBook ini, dengan mengenal para ulama shalafus shaleh semoga keimanan kita makin kokoh dan bertambah, hingga tiba ajal menjemput, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word