Daftar Download Ratusan e-book Islam

Ahlan wa Sahlan

Selamat Datang, berikut ini daftar ratusan ebook Islam yang dapat antum download secara gratis…..

Manfaat Jima’

Nama eBook: Manfaat Jima’
Penulis: Ustadz Ashim bin Musthofa حفظه الله

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Dan di antara tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istrimu dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum berpikir. (QS. Ar-Rum/30:21)

Melakukan jima’ (hubungan badan) dengan pasangan yang sah akan mendatangkan berbagai manfaat dan kebaikan dan sekaligus menjauhkan seseorang dari keburukan-keburukan hubungan di luar nikah, eBook berikut membahas manfaat jima’ (berhubungan badan), dilaman muka ini kami sebutkan bahwa imam Ibnu Qayyim menyebutkan beberapa manfaat jima’ diantaranya:

  1. Menjaga kelangsungan keturunan (manusia) dan eksistensi bangsa manusia hingga angka yang Allah tetapkan di alam ini.
  2. Mengeluarkan cairan yang akan mendatangkan kemadharatan pada keadaan badan bila cairan itu tertahan
  3. Pemenuhan kebutuhan biologis, pencapaian kenikmatan dan menggapai kesenangan. Tujuan inilah yang akan dinikmati di surga, sebab di sana tidak ada kelahiran keturunan dan juga tidak ada sesuatu tertahan yang harus dikeluarkan.

Download:
 Download PDF atau Download Word

Kisah Isra’ Mi’raj

Nama Ebook: Kilas Balik Peristiwa Isro’ Mi’roj
Penulis : Ustadz Abu Faiz حفظه الله

Imam al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan imam lainnya meriwayatkan:

 

Dari sahabat Anas rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosululloh shollalahu ‘alahi wasallam bercerita: “Suatu waktu didatangkan kepadaku buroq yaitu binatang berwarna putih panjang lebih tinggi dari himar dan lebih kecil dari bighol. Hentakan kakinya sejauh mata memandang, maka aku menaikinya hingga sampai ke Baitul-Maqdis. Aku menambatkannya di tempat di mana para nabi menambatkan tunggangannya. Lalu aku masuk masjid kemudian sholat dua roka’at lalu aku keluar. Jibril ‘alahissalam datang membawa segelas khomer dan segelas susu. Maka aku memilih susu, lalu Jibril ‘alahissalam mengatakan: “Engkau telah memilih yang sesuai fithroh.”

Kemudian buroq membawa kami ke langit. Jibril ‘alahissalam meminta dibukakan pintu langit lalu dikatakan: “Siapa Anda?” Dia menjawab: “Jibril.” Lalu dikatakan: “Engkau bersama siapa?” Dia menjawab: “Muhammad.” Lalu dikatakan: “Sungguh dia telah diutus?” Jibril menjawab: “Benar dia telah diutus.” Maka pintu langit dibuka. Tiba-tiba aku bertemu Nabi Adam ‘alahissalam, maka beliau (Adam) menyambutku dan mendoakan kebaikan kepadaku.

Kemudian kami naik ke langit kedua, maka Jibril pun meminta untuk dibukakan pintu langit ke dua. Lalu dikatakan: “Siapa Anda?” Dia menjawab: “Jibril.” Lalu dikatakan: “Engkau bersama siapa?” Dia menjawab: “Muhammad.” Lalu dikatakan: “Sungguh dia telah diutus?” Jibril menjawab: “Benar dia telah diutus.” Maka pintu langit dibuka. Tiba-tiba aku bertemu dengan dua anak bibiku yaitu Isa bin Maryam ‘alahissalam dan Yahya bin Zakariya ‘alahissalam. Maka keduanya menyambutku dan mendoakan kebaikan kepadaku.

Baca pos ini lebih lanjut

Tafsir Surat Al-Falaq

Nama Ebook: Tafsir Surat Al-Falaq (Waktu Subuh)
Penulis : Syaikh Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Allah عزّوجلّ berfirman:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

١. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

٢. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

٣. وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

٤. وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

٥. وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Dengan menyebut Nama Allah Yang Mahapemurah lagi Mahapenyayang

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
  2. dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
  5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (QS. Al-Falaq/113:1-5)

Surat al-Falaq dan Surat an-Naas keduanya dikenal dengan  Al-Mu’awwidzat, yang dibaca untuk mengobati penyakit karena sihir, dengki dan ‘ain. Bersama surat al-Ikhlas, keduanya (al-Falaq dan an-Naas) rutin dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika akan tidur dan mengusapkan tangan yang ditiupnya keseluruh tubuh, mari kita amalkan dan semoga kita terlindung dari seluruh kejahatan makhluk-Nya, amin..

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Wudhu’: Defenisi, Dalil dan Keutamaannya

Nama Ebook: Wudhu’: Defenisi, Dalil dan Keutamaannya
Penulis : Syaikh Fahd bin Abdurrahman asy-Syuwayyib

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَينِ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki (QS. al-Maidah/5:6)

Wudhu’ secara bahasa, bila dibaca dengan dlammah wudhuu’u  (الوُضُوء) artinya adalah pekerjaan wudhu’, atau mengambil air wudhu. Bila dengan fath-hah wadhuu’u (الوَضُوء) artinya adalah air wudhu’, dan juga wudhu’ itu adalah mashdar dan terkadang yang dimaksudkan dari keduanya ialah air wudhu’. Dikatakan  “tawadla’tu lishaalati”  (تَوَضَّأْتُ لِلصَّلَاةِ)  artinya “aku berwudhu untuk shalat”.

Secara syari’at arti wudhu’ ialah menggunakan air yang suci untuk mencuci anggota-anggota tertentu yang sudah diterangkan dan disyariatkan Allah Subhanallahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إذَا تَوَضَّأَ العَبْدُ الـمُسْلِمُ أَو الـمُؤمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنِهِ مَعَ الـمَاءِ أَو مَعَ آخِرِ قَطْرِ الـمَاءِ فإذا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِن يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الـمَاءِ أو مَعَ آخِرِ قَطْرِ الـمَاءِ فإذا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلَاهُ مَعَ الـمَاءِ أو مَعَ آخِرِ قَطْرِ الـمَاءِ حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيَّا مِنَ الذُّنُوبِ

Apabila seorang hamba muslim, atau hamba mukmin berwudhu maka (ketika) ia membasuh mukanya, keluarlah setiap dosa pandangan yang dilakukan matanya dari wajahnya bersama air atau bersama tetes air yang terakhir; Maka ketika ia mencuci kedua tangannya keluarlah setiap dosa yang telah dianiaya tangannya dari keduanya bersama air atau tetes air yang terakhir; Maka ketika ia mencuci kedua kakinya, keluarlah setiap dosa yang dilangkahkan kakinya bersama air atau tetes air terakhir sehingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa.

Silahkan membaca eBook ini dengan mendownloadnya, semoga bermanfaat dan dapat memotivasi kita semakin dekat kepada Allah Ta’ala, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

eBook PDF IbnuMajjah Part XXV

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين، أما بعد

Alhamdulillah, kembali pada kesempatan yang mulia ini kita memposting link download eBook-eBook Islam dalam format PDF bagian ke duapuluh lima (25) yang mana sebelumnya telah diposting pada Blog kita ini, semoga bermanfaat…

No Nama eBook
Download
1 Muamalah Dengan Orang Kafir Klik untuk Download
2 Ebook Ushulussunnah Al-Humaidiy (Program Bisa) Klik untuk Download
3 Ushulus Sunnah Imam Al-Humaidi Klik untuk Download
4 Syarah Hadits Wali Klik untuk Download
5 Aqidah Imam Sufyan Ats Tsauriy_Update Klik untuk Download
6 Al-Quran Tajwid Klik untuk Download
7 Sebaik Baik Manusia Klik untuk Download
8 Khutbah: Kita dan Muslim Rohingnya Klik untuk Download
9 Bidah Bidah Seputar Masalah Jenazah Klik untuk Download
10 Menggapai Khusyu Klik untuk Download
11 Makhluk Terbaik Dan Makhluk Terburuk Klik untuk Download
12 Larangan Memakai Sutra dan Emas Bagi Laki-laki Klik untuk Download
13 Manzhumahal Qawaidal Fiqhiyyah Klik untuk Download
14 Terjemahal Qawaidul Fiqhiyyah as-Sadiy Klik untuk Download
15 Manzhuumah Al-Qawaaid Al-Fiqhiyyah Klik untuk Download
16 Sunnah Rasulullah Sehari-hari Klik untuk Download
17 Kunci Kunci Rezki Klik untuk Download
18 Hukum Pengelolaan Harta Zakat Klik untuk Download
19 Manzhuumah Haaiyyah Aqidah Ahlus Sunnah Klik untuk Download
20 Al-Manzhuumah Al-Baiquniyyah Klik untuk Download

 

Sunnah Fithrah

Nama eBook: Perkara-Perkara Fithrah
Penulis: Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد:

Dari Abu Hurairah  radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ: اْلاِسْتِحْدَادُ، وَالْخِتَانُ، وَقَصُّ الشَّارِبِ، وَنَتْفُ اْلإِبْطِ، وَتَقْلِيْمُ اْلأَظْفَارِ

“Lima (perilaku) fithrah: mencukur bulu kemaluan, khitan, mencukur kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Zakaria bin Abi Za-idah, dari Mush’ab bin Syaibah, dari Thalq bin Habib, dari Ibnu az-Zubair, dari ‘Aisyah  radhiyallahu ‘anhuma, dia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَشْرٌ مِنَ الْفِطْرَةِ: قَصُّ الشَّارِبِ، وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ، وَالسِّوَاكُ، وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ، وَقَصُّ اْلأَظْفَارِ، وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ، وَنَتْفُ اْلإِبْطِ، وَحَلْقُ الْعَانَةِ، وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ -يَعْنِي اْلاِسْتِنْجَاءُ- قَالَ زَكَرِيَّا، قَالَ مُصْعَبُ وَنَسِيْتُ الْعَاشِرَ إِلاَّ أَنْ تَكُوْنَ الْمَضْمَضَةُ

“Sepuluh (perilaku) fithrah: mencukur kumis, memanjangkan jenggot, bersiwak, menghirup air ke hidung (istinsyaq), memotong kuku, membasuh sela-sela jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan bersuci dengan air -cebok- Zakaria mengatakan bahwa Mush’ab berkata, “Aku lupa yang kesepuluh, mungkin berkumur-kumur.”

Kemudian penulis menjabarkan tiga diantaranya yakni Khitan, Memanjangkan Jenggot dan Ber-Siwak; dalam eBook ini juga menambahkan bahasan tentang UBAN, selamat membaca…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Pengkhianatan Syi’ah Dari Dulu Hingga Kini

Nama eBook: Pengkhianatan Syiah Sepanjang Sejarah
Penyusun: al-Ustadz Arif Fathul Ulum, Lc

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Penulis berkata:

Menjaga dan menunaikan amanah adalah akhlak yang sangat mulia. Di antara sifat para rasul yang Allah sebutkan di dalam al-Qur’an ialah bahwasanya mereka adalah orang-orang yang memberikan nasihat dan orang-orang yang amanah. Sementara itu, khianat adalah sifat yang paling tercela yang dicela oleh Allah dan Rasul-Nya. Khianat adalah sifat orang-orang munafik yang paling dominan sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ’alaihi shalatu wa salam.

Pengkhianatan yang paling parah adalah pengkhianatan umum yang disebut oleh fuqaha dengan khiyanat uzhma yaitu pengkhianatan yang berhubungan dengan agama dan perkara umat seperti memata-matai umat, membela musuh, dan tidak menolong kaum muslimin padahal mampu untuk menolong mereka.

Jika saja amanah menurut Allah dan Rasul-Nya adalah bagian dari agama maka pengkhianatan dan makar menurut Syi’ah adalah agama mereka. Mereka menjadikan taqiyyah sebagai pokok agama hingga dikatakan oleh para ulama bahwa tidak ada kelompok yang lebih gemar berdusta dibandingkan Syi’ah.

Baca pos ini lebih lanjut

Murtad dan Hukumannya

Nama Ebook: Murtad
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Murtad: Adalah orang yang menjadi kafir setelah Islam, atas pilihannya.

Murtad lebih berat kekufurannya daripada orang yang asli kafir. Murtad merupakan kekufuran yang mengeluarkan pelakunya dari Islam dan menyebabkannya diakherat kekal dalam api neraka jika ia belum bertaubat sebelum meninggal. Apabila orang yang murtad di bunuh atau mati dan ia belum bertaubat, maka berarti ia kafir. (Jenazahnya) tidak dimandikan, tidak dishalatkan dan tidak dimakamkan di perkuburan Kaum Muslimin, Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن يَرْتَدِدْ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُوْلَـئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُوْلَـئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya” (QS. Al-Baqarah/2:217)

عَنَ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ بَدَّلَ دِينَهُ فَاقْتُلُوهُ

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang merubah agamanya hendaklah kalian membunuhnya” (HR. Bukhari, no. 3017)

Demikianlah hukuman bagi yang keluar dari Agama Islam, kita berdoa agar kita dan anak keturunan kita dijauhkan darinya. Dan kita berdoa agar hukum Allah dan Rasul-Nya makin luas pelaksanaannya di seluruh belahan bumi ini.

Kita berdoa pula agar umat ini kokoh memegang aqidahnya, kemudian kita berdoa juga agar orang-orang yang liberal bersegera kembali kepangkuan Islam yang benar, mencintai orang-orang Islam dan tidak mencintai dan tidak terpaut hatinya kepada orang-orang kafir…

Simak eBook-nya yang masih banyak bahasan didalamnya…

Download:
Download PDF atau Download Word

Jenis-Jenis Fitnah dan Supaya Selamat Darinya

Nama eBook: Ragam FITNAH
Penulis: Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Fitnah itu banyak ragamnya. Ia semakin banyak dan dahsyat serta terus bermunculan di akhir zaman. Dan manusia sepanjang hayatnya selalu berdampingan dengan fitnah, hanya saja ada yang bergesekan dengan fitnah dalam porsi sedikit, ada yang banyak, diantara jenis-jenis fitnah adalah:

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. At-Taghabun/64:15)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ

Baca pos ini lebih lanjut

Nadzar dan Hukum-Hukumnya

Nama Ebook: N A D Z A R
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

Alhamdulillah, kita memuji Allâh Rabb Semesta Alam dan bersyukur kepada-Nya. Sholawat dan Salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit, amma ba’du:

Berikut ini kita membahas sebuah masalah yang banyak diperbuat manusia, tanpa banyak meng-ilmui tentang masalah tersebut, yakni NADZAR.

Nadzar adalah seorang mukallaf yang mewajibkan atas dirinya sesuatu yang pada dasarnya hal tersebut tidaklah wajib menurut pandangan syari’at, dengan cara mengucapkan sesuatu yang menunjukan atas sesuatu yang diwajibkan tersebut.

Barangsiapa bernadzar untuk ketaatan maka mesti ia laksanakan, namun bila nadzar maksiat hendaklah ia tidak melaksanakannya dan ia dikenai kafarat sumpah.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا عَنِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلَا يَعْصِهِ

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang bernadzar untuk melaksanakan keta’atan terhadap Allah maka hendaklah dia melaksanakannya, dan barang siapa yang bernadzar untuk bermaksiat terhadap-Nya maka hendaklah dia tidak memaksiati-Nya” (HR. Bukhori )

Nadzar merupakan suatu yang berhukum makruh, sebagaimana perkataan Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma:

نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ النَّذْرِ وَقَالَ: إِنَّهُ لَا يَرُدُّ شَيْئًا وَلَكِنَّهُ يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ

Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam melarang nadzar dan bersabda “Sesungguhnya dia (nadzar) tidak menolak sesuatu, akan tetapi dia bersumber dari seorang kikir” (HR. Bukhori dan Muslim)

Kami berkata: sebagian ulama berdasarkan hadits diatas berpendapat akan haramnya ber-nadzar, namun bila sudah bernadzar dalam kebaikan maka ia wajib melaksanakannya, adapun pendapat yang mengatakan nadzar hukumnya sunnah (mustahab) maka ia cukup jauh dari dalil, silahkan disimak eBook ini lebih lanjut…

Download:
Download PDF atau Download Word