Doa-Doa Menjenguk Orang Sakit

Nama eBook: Doa-Doa Rasulullah Ketika Menjenguk Orang Sakit
Penulis: Ustadz Ubu Minhal, Lc حفظه الله

Alhamdulillah, kita bertahmid memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya. Sholawat serta salam bagi nabi utusan-Nya Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, para sahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Islam sangat memperhatikan terjalinnya hubungan yang baik lagi akrab antara sesama komponen umatnya seluruhnya. Hubungan yang baik itu akan berdampak sangat positif pada keutuhan dan kesatuan umat, dengan lenyapnya hal-hal yang berpotensi melemahkan ukhuwah Islamiyyah, seperti sifat hasad, saling benci, adu-domba dan lain-lain. Untuk tujuan mulia tersebut, banyak petunjuk Islam yang digariskan bagi umatnya agar mereka praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

‘lyadatul maridh (menjenguk orang sakit) termasuk perkara yang dianjurkan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم untuk dibiasakan oleh kaum Muslimin. Bahkan, aktifitas tersebut masuk kategori hak seorang Muslim atas sesama Muslim lain untuk ditunaikannya.

Kehadiran penjenguk baik dari karib-kerabat maupun teman-teman sejawat sangat berharga sekali bagi hati orang-orang yang sakit, Oleh karena itu, disyariatkan menjenguk orang sakit untuk berempati terhadap keadaan orang tersebut dan membantu meringankan apa yang mereka alami. Apalagi, bila para penjenguk datang dan mengungkapkan kata-kata yang menenangkan hatinya, memompa semangat hidupnya dan mengingatkannya tentang pahala dari Allah عزّوجلّ melalui penyakit yang dideritanya itu.

Selain itu, kata-kata menyenangkan di telinga orang yang sakit adalah doa-doa yang terlantunkan oleh lisan orang-orang yang menjenguk. Dan inilah [dalam eBook berikut] sebagian doa yang Rasulullah صلى الله عليه وسلم ucapkan bagi orang-orang sakit saat menjenguk mereka atau doa-doa yang Beliau anjurkan untuk diucapkan kepada orang yang sakit.

Semoga Allah عزّوجلّ menyembuhkan orang-orang sakit dari kalangan kaum Muslimin dan menetapkan bagi mereka kesehatan dan keselamatan, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Doa dan Dzikir Mengusir Setan

Alhamdulillah, kita memuji Allah, kemudian kita aturkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, istri, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat, amma ba’du:

Pada kesempatan yang mulia ini kami hantarkan kepada kita semua doa dan dzikir untuk mengusir setan dan gangguannya, kami muat dilaman ini matan-nya:

A. Doa Mengusir Setan dan Segala Gangguannya:

الاِسْتِعَاذَةُ بِاللهِ مِنْهُ

  1. Berlindung kepada Allah darinya (setan), membaca  أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

الآذَانُ

  1. Mengucapkan Adzan.

الأَذْكَارُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

  1. Melakukan Dzikir dan Membaca Al-Qur’an.

Baca pos ini lebih lanjut

Nasehat Memanfaatkan 5 Perkara

Dilaman ini kami menasehati diri kami dan juga kita semua, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallah ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seseorang:

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ.

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara

  1. Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
  2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
  3. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
  4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
  5. Hidupmu sebelum datang matimu.”

(HR. Al Hakim dalam Al Mustadrok-nya 4: 341. Al Hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari Muslim namun keduanya tidak mengeluarkannya. Dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kami kutip dari artikel Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Amalan dan Ucapan Ketika Berbuat Dosa

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Termasuk rahmat Alloh Ta’ala kepada umat ini adalah terbukanya pintu taubat bagi mereka yang berbuat dosa. Pintu tersebut tiada tertutup hingga nyawa sampai di kerongkongan atau turunnya azab atau terbitnya matahari dari arah barat.

Jika seorang hamba melakukan dosa dan ia ingin bertobat maka disyariatkan baginya beberapa amalan diantaranya:

  1. Bersuci
  2. Shalat dua rakaat (Shalat Taubat)
  3. Beristigfar

hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

عَنْ عَلِيًّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رضي الله عنه يَقُولُ كُنْتُ رَجُلاً إِذَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيْثًا نَفَّعَنِيَ اللهُ مِنْهُ بِـمَا شَاءَ أَنْ يَنْفَعَنِيَ وَإِذَا حَدَّثَنِي أَحَدَ مِنْ أَصْحَابِهِ إِسْتَخْلَفْتُهُ فَإِذَا حَلَفَ لِي صَدَقْتُهُ قَالَ وَحَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه وَصَدَقَ أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه أَنَّهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُوْرَ ثُمَّ يَقُوْمُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفَرُ اللهَ إِلاَّ غَفَرَ اللهُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ هذِهِ الآيَةَ { وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاخِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللهَ…. } إِلَى آخِرِ الآيَةِ

Baca pos ini lebih lanjut

Doa Sujud Sajadah, Sujud Syukur dan Doa Istikharah

Alhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya, selanjutnya shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, istri, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat, amma ba’du:

Pada pertemuan yang mulia ini kami ketengahkan bacaan pada saat sujud tilawah (sajadah), sujud syukur ketika datang hal yang amat menggembirakan serta bacaan istikharah… dilaman muka ini kami ketengahkan matan-nya saja, sedangkan pada eBooknya kami sertakan syarah-nya.

1. Bacaan Sujud Tilawah

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ، فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

“Bersujud wajahku kepada Tuhan yang menciptakannya, yang membelah pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya. (Mahasuci Allah sebaik-baik Pencipta)”

اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لِيْ بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ عَنِّيْ بِهَا وِزْرًا، وَاجْعَلْهَا لِيْ عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَتَقَبَّلْهَا مِنِّيْ كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ

Baca pos ini lebih lanjut

24 Jam Mencari Surga

Nama eBook: 24 Jam Mencari Surga
Penulis: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Waktu adalah modal yang sangat berharga untuk mencari surga. Bersyukurlah hamba yang pandai mengatur waktunya untuksukses akhiratnya, dan sangatlah merugi orang yang menghabiskan waktunya untuk kepuasan semu di dunia sehingga waktu berlalu tanpa ada nilai-nilai ibadah.

Menurut istilah ulama sunnah, waktu adalah malam dan siang, baik lama atau sedikit. Al-Imam az-Zarkasi berkata, “Sesungguhnya zaman sebenarnya adalah berlalunya malam dan Siang”

Umar bin Abdul Aziz rohimahullah berkata, “Sesungguhnya malam dan siang itu bekerja untuk kamu, maka beramallah pada waktu itu.”

Waktu merupakan ladang kita untuk di akhirat. Jika kita menggunakannya untuk beribadah kepada Alloh, insya Alloh kita akan memetik surga. Sebaliknya —na’udzubillahi min dzalik bila diperuntukkan maksiat, nerakalah tempat akhir kembali.

Maka dalam eBook ini akan dijelaskan gambaran umum ibadah yang semestinya dilakukan seorang muslim pada siang dan malamnya, untuk menuju sesuatu yang pasti, yakni mati. Semoga kita dapat melaksanakannya, amin….

Download:
 Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

DOA-DOA YANG TERPENTING

Nama eBook: Do’a-Do’a yang TERPENTING
Penulis: Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Seorang hamba meminta kepada Rabbnya dari segala sesuatu yang diperlukan baik dari perkara agama dan dunianya, karena sesungguhnya gudang kekayaan seluruhnya hanya di tangan Allah عزّوجلّ.

Dan Allah عزّوجلّ menyukai jika hamba-Nya meminta kepada-Nya seluruh kebaikan agama dan dunia mereka baik makanan dan minuman, sebagaimana mereka meminta kepadanya petunjuk dan ampunan, kesehatan, dan keselamatan di dunia dan di akhirat.

Akan tetapi seorang hamba hendaklah memperhatikan terhadap perkara-perkara terpenting untuk dimintanya kepada Allah عزّوجلّ, di mana di dalamnya terdapat kebahagiaan yang hakiki dan dari hal yang terpenting itu sebagai berikut:

  1. Memohon kepada Allah petunjuk,
  2. Memohon kepada Allah pengampunan dosa,
  3. Memohon kepada Allah surga dan berlindung kepada-Nya dari neraka,
  4. Memohon kepada Allah ampunan dan keselamatan di dunia dan di akhirat,
  5. Memohon kepada Allah keteguhan di atas dien dan akibat yang baik pada setiap urusan,
  6. Memohon kepada Allah عزّوجلّ kenikmatan yang langgeng dan perlindungan dari hilangnya kenikmatan tersebut,
  7. Berlindung kepada Allah dari cobaan yang berat, kesengsaraan yang dalam, ketetapan (takdir) yang jelek dan dari kesenangan musuh-musuh.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Istighfar dan Taubat

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Allah dan rasul-Nya telah memerintahkan kita untuk beristighfar dan betaubat kepada Allah Azza wa Jalla:

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُواْ رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُواْ إِلَيْهِ

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubatlah kepada-Nya.” (QS. Hud/11: 3)

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Baca pos ini lebih lanjut

DOA-DOA YANG MUSTAJAB

Nama eBook: Do’a-Do’a yang Mustajab
Penulis: Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Setiap orang yang melakukan do’a dengan memenuhi persyaratannya dan menjauhi penghalang terkabulnya do’a, mengamalkan adab-adabnya, serta mencari waktu yang mustajab/dikabulkan dan tempat-tempat yang mulia, maka dia termasuk orang-orang yang dikabulkan oleh Allah do’anya, Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah menjelaskan berbagai macam orang yang mewujudkan syarat-syarat tersebut lalu Allah mengabulkan do’a mereka, di antara mereka itu adalah:

  1. Do’a seorang Muslim untuk saudaranya yang Muslim yang tidak ada di hadapannya,
  2. Do’a orang yang dizhalimi,
  3. Do’a yang baik dari orang tua kepada anaknya,
  4. Do’a yang tidak baik dari orang tua terhadap anaknya,
  5. Do’a seorang musafir,
  6. Do’a orang yang berpuasa,
  7. Do’a orang yang berpuasa ketika berbuka,
  8. Do’a seorang imam atau pemimpin yang adil,
  9. Do’a anak yang shalih,
  10. Do’a orang yang terbangun dari tidur apabila berdo’a dengan do’a yang ma’tsur (do’a yang ada tuntunannya),
  11. Do’a orang yang dalam keadaan darurat atau kesulitan,
  12. Do’a orang yang bermalam dalam keadaan suci untuk dzikir kepada Allah,
  13. Do’a orang yang berdo’a dengan do’anya Dzun Nun (do’a Nabi Yunus),
  14. Do’a orang yang tertimpa suatu musibah jika berdo’a dengan do’a yang ma’tsur (do’a yang dicontohkan oleh Rasulullah),
  15. Do’a orang yang berdo’a dengan nama Allah Yang Agung,
  16. Do’a seorang anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya,
  17. Do’a orang yang sedang melaksanakan ibadah haji,
  18. Do’a orang yang berumrah,
  19. Do’a orang yang berperang di jalan Allah,
  20. Do’a orang yang banyak mengingat Allah,
  21. Do’a orang yang dicintai dan diridhai oleh Allah.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Kewajiban Orang Sakit

Nama eBook: Hal-Hal yang Diwajibkan Atas Orang yang Sedang Sakit
Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Seorang muslim walau sedang sakit mempunyai kewajiban-kewajiban yang mesti ia laksanakan, dalam eBook ini tidak akan dibahas tentang kewajiban ibadah yang memang mesti kita laksanakan seperti bersuci dan sholat, atau berupaya mengobati sakitnya, namun adalah perkara-perkara yang lebih khusus yang mestinya diamalkan setiap orang yang sakit diantaranya:

  1. Bagi orang yang sedang sakit, hendaknya ia rela dengan apa yang telah menjadi ketentuan Allah عزّوجلّ. Ia juga harus berlaku sabar atas apa yang telah ditakdirkan-Nya, dan hendaknya berbaik sangka terhadap Rabb-nya,
  2. Orang yang tengah sakit hendaknya selalu dalam kondisi antara takut dan penuh pengharapan (harap-harap cemas). Merasa takut akan azab Allah akibat dosa yang dilakukannya, dan mengharap akan rahmat-Nya,
  3. Bagaimanapun parah sakitnya, seseorang dilarang untuk mengharapkan kematian, namun boleh berdo’a,
  4. Apabila ada kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan hendaklah ia segera tunaikan kepada pemilik-pemiliknya bila hal itu mudah dilakukan. Namun bila tidak, hendaknya ia berwasiat mengenai hal itu,
  5. Hendaklah menyegerakan untuk berwasiat,
  6. Wajib baginya berwasiat (tentang harta) untuk para kerabat yang tidak mewarisinya,
  7. Ia berhak berwasiat dengan sepertiga hartanya dan tidak boleh lebih dari itu. Bahkan lebih afdal kurang dari sepertiga,
  8. Hendaklah seseorang ketika berwasiat disaksikan oleh dua orang muslim yang adil (dapat dipercaya),
  9. Adapun memberikan wasiat (tentang harta) kepada kedua orang tua dan kerabat yang menjadi ahli waris tidaklah diperbolehkan,
  10. Diharamkan bagi seseorang mewasiatkan sesuatu yang berdampak negatif atau membuat mudarat,
  11. Wasiat yang ada unsur kezalimannya adalah batil dan tertolak,
  12. Mengingat kebanyakan orang, khususnya pada masa sekarang, melakukan berbagai bid’ah dalam ajaran agama, terlebih dalam masalah jenazah, maka sudah merupakan keharusan seorang muslim untuk mewasiatkan kelak mayatnya diurus dan dikebumikan sesuai dengan ajaran Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Silahkan simak dalil dan penjabarannya dalam eBook-nya, dan semoga kita meninggal dalam agama Allah dan diatas sunnah Nabi-Nya, amin…

Download:

 Download PDF atau Download Word