Risalah Cinta Yang Merindu

Nama eBook: Risalah Cinta Yang Merindu
Penulis: Ustadz Ali Ahmad bin Umar حفظه الله

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Ini adalah sebuah buku yang sarat akan dalil dan syair yang indah, buku ini kami peroleh dari grup WA yang dikirim seorang teman ahlus sunnah di Riau, untuk menambah manfaat kami bagikan diblog ini

Buku ini cukup tebal yang disusun secara Indah -dengan latar belakang beliau hafizhohullah seorang melayu riau- penuh syair dan dalil yang sesuai dengan al-Qur’an, as-Sunnah dan pemahaman salafus shaleh, beliau membuka bukunya:

Risalah Cinta
Yang Merindu

Dalam do’a kukirim Risalah Cintaku
Mengantar Berita dari hati yang merindu
Ingin kuraih harapan cinta kemuliaan
Tapi dunia merayuku dengan cintanya
Hatiku bimbang diantara persimpangan
Fatamorgana, gerbang kepastiaan dan Masa depan
Kuharap do’a cinta dari rindumu
Karena terkabulnya do’a
dalam kerahasiaan cinta dan perjalanan

Diantara ucapan beliau: Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Upaya Penyejuk Hati dan Kebahagiaan

Nama eBook: Upaya Penyejuk Hati dan Kebahagiaan
Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Telah kita posting sebelumnya eBook Penyebab Hidup Sengsara, lalu bagaimana agar hati sejuk dan penuh kebahagiaan?

Syaikh   Abdurrahman   bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata:   Ketahuilah bahwa setiap insan mendambakan dirinya memiliki jiwa yang tenang, gembira, tidak sedih dan susah. Karena dengan ketenangan jiwa, hidupnya menjadi baik dan penuh dengan kegembiraan …. Kita menjumpai manusia walaupun sering ditimpa musibah akan tetapi hidupnya nyaman dan tenteram, ada juga sebagian mereka ketika ditimpa musibah hancur hatinya dan celaka hidupnya, dan ada yang setengah-setengah. Semua itu tergantung hidayah dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Adapun diantara penyebab yang menjadikan jiwa tenang:

  1. Beriman dan beramal sholih
  2. Berupaya berbuat baik kepada manusia dengan perkataan, perbuatan, dan semua bentuk kebajikan
  3. Menyibukkan diri dengan pekerjaan dan ilmu yang bermanfaat, karena dengan upaya ini akan memadamkan kegoncangan jiwa
  4. Memusatkan pikirannya untuk melakukan pekerjaan pada hari ini dan tidak dihantui oleh pikiran-pikiran masa depan atau kesedihan masa lalu
  5. Senantiasa berdzikir kepada Alloh, karena ingat kepada Alloh memperkuat kelapangan jiwa dan ketenangan hati
  6. Sering menyebut nikmat Alloh, baik yang nampak atau yang tersembunyi, karena dengan menceritakan nikmat Alloh akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan hati
  7. Dalam urusan dunia hendaknya melihat orang yang di bawahnya
  8. Berusaha menghilangkan penyebab-penyebab yang menyedihkan hati
  9. Berdo’a
  10. Memperkirakan kemungkinan terburuk yang akan menimpanya, kemudian menguatkan diri untuk siap menerimanya
  11. Hendaknya memiliki jiwa optimis, tidak panik dan larut dalam bayangan buruk
  12. Hanya tawakkal kepada Alloh dan berusaha menolak keraguan
  13. Menolak kejelekan dengan kebaikan, atau pandai di dalam bergaul
  14. Ketika menghadapi perkara yang dibenci, segera ingatlah kenikmatan yang lain, baik kenikmatan dien ataupun dunia
  15. Perlu diketahui bahwa insan yang mengganggu dirimu dengan perkataan yang buruk tidaklah membahayakan dirimu, akan tetapi membahayakan mereka sendiri
  16. Ketahuilah bahwa hidupmu dikendalikan oleh hati dan pikiran. Jika semua tindakan engkau kembalikan kepada kemaslahatan dien dan dunia, maka hidupmu sejahtera
  17. Memantapkan jiwa hendaknya tidak demi mencari “terima kasih” atau imbalan dari siapapun melainkan dari Alloh
  18. Mengatasi masalah saat itu juga untuk kemudian berkonsentrasi terhadap masa depan
  19. Mendahulukan pekerjaan yang terpenting di antara yang penting

Sedangkan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata: “Tiga kunci kebahagiaan: (1) Bersyukur bila memperoleh nikmat, (2) Bersabar ketika ditimpa musibah, (3) Beristighfar tatkala berbuat maksiat.”

Selamat menyimak, semoga bermanfaat….

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Video: 5 Adab Masuk WC

Dunia Dalam Pandangan Seorang Muslim

Nama eBook: Dunia Menurut Pandangan as-Sunnah
Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Dunia bagi kaum muslimin adalah sarana menuju kampung akhirat, karena itu mari kita perhatikan beberapa kaidah akan hal dunia di bawah ini:

  1. Jangan tertipu oleh dunia
  2. Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam lebih menyukai hidup sederhana dalam urusan dunia
  3. Orang mu’min hendaknya lebih menyukai kehidupan akhirat daripada dunia
  4. Dunia tempat balak dan fitnah
  5. Manusia rakus dunia
  6. Bahaya rakus urusan dunia
  7. Dunia bagi orang Islam seperti penjara
  8. Hindari Tabdzir
  9. Hidup sederhana
  10. Keindahan dunia berbahaya bagi yang tipis iman

Demikianlah secara ringkas akan dunia, silahkan baca eBook selengkapnya dan semoga bermanfaat….

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Ulbah bin Zaid: Kedermawanan sang Fakir

Al-lmam Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab Kitab al-Bidayah wa Nihayah menceritakan seorang sahabat bernama Ulbah bin Zaid al-Haritsi radhiyallahu ‘anhu.

Ketika itu, musim panceklik sedang melanda Madinah. Ekonomi kaum muslimin sedang sulit. Musim panas sedang berada di puncaknya. Angin musim itu juga membawa hawa panas, debu-debu beterbangan mengotori atap-atap dan halaman rumah penduduk kota Madinah, kulit serasa diiris, mata perih seperti diteteskan air cuka pada luka.

Pada kondisi yang demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan seruan Jihad ke daerah Tabuk, Beliau mengajak para dermawan untuk menginfakkan harta mereka demi keberangkatan pasukan prihatin ini, dalam sejarah dikenal dengan Jaisyul ‘Usroh.

Para munafiqin gelisah dengan perjalanan jauh di musim itu. Mereka selalu mengatakan: “Seharusnya keberangkatan tidak musim panas ini”; adapun kaum muslimin seperti yang saksikan sahabat Ulbah, ia melihat kesibukan yang dilakukan kaum muslimin untuk persiapan jihad ke Tabuk. la melihat kaum muslimin dari seluruh pelosok negeri tinggal dan menetap di tanah kelahirannya, yaitu Madinah, untuk menunggu hari keberangkatan mereka berjihad.

Para sahabat seperti Abu bakar, Umar, Abdurrahman, Abbas, Thalhah, Sa’ad bin Ubadah, Muhammad bin Maslamah dan para sahabat lainnya radhiyallahu ‘anhum baik yang kaya maupun sedikit harta berlomba-lomba menginfakkan hartanya untuk jihad tersebut.

Adupun Ulbah bin Zaid al-Haritsi radhiyallahu ‘anhu adalah orang yang miskin tak memiliki apapun, melihat kaum muslimin berinfak dan bersiap menuju jihad, pulanglah Ulbah radhiyallahu ‘anhu membawa semua kesedihannya. Ketika senja sudah menutupi bumi, dan malam pun telah larut, Ulbah belum bisa memejamkan matanya sekejap pun. Yang dapat ia lakukan adalah berbolak-balik ke kiri dan ke kanan di atas tikar tidurnya, apa yang dapat dia infakkan untuk jihad, karena dalam perang ini Rasulullah tidak membawa pasukan yang tidak memiliki kenderaan, ia menangis….mengadu kepada Allah dan bersedekah…

Apakah yang disedekahkan oleh Ulbah radhiyallahu ‘anhu, padahal ia tidak memiliki harta, bahkan Rasulullah di shubuh hari berkata kepadanya, “Bergembiralah Ulbah. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh sedekahmu malam dini hari tadi telah ditetapkan sebagai sedekah yang diterima.”, silahkan baca eBook-nya….

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Penyebab Hidup Sengsara

Nama eBook: Penyebab Hidup Sengsara
Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Tak seorangpun yang ingin hidup sengsara dan rugi di Dunia dan Akhirat, Jika manusia di dunia bahagia dengan iman dan amal sholih, niscaya akan bahagia pula di akhiratnya. Sebaliknya bila hidupnya sengsara karena kekufurannya, maka di akhirat pun akan rugi.

Penyebab yang membawa kerugian di dunia dan di akhirat secara umum ialah sebagaimana disebutkan di dalam Surat al-Ashr, yaitu orang yang tidak beriman, tidak beramal sholih, tidak berdakwah, dan tidak saling menasehati dengan kesabaran. Sedangkan penyebab yang lain, ialah sebagai berikut:

  1. Kekufuran
  2. Kemurtadan
  3. Kemusyrikan atau menyekutukan Alloh
  4. Menolak yang haq dan menerima kebatilan
  5. Mendustakan hari pembalasan amal
  6. Berdusta atas nama Alloh dan Nabi
  7. Enggan bertaubat dan istighfar
  8. Berbuat kerusakan di bumi
  9. Mengikuti hawa nafsu dan jejak orang kafir
  10. Menjadikan setan sebagai walinya
  11. Merasa aman dari adzab Alloh
  12. Berbuat zholim

Silahkan baca eBooknya dan didalamnya akan disampaikan dengan ringkas dalil-dalilnya, semoga bermanfaat….

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Sedekah Sunnah

Nama Ebook: Sedekah Sunnah
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Didalam Al-Qur’an kata-kata shadaqah (sedekah) boleh jadi berkonotasi sedekah wajib (zakat) ataupun sedekah sunnah, adapun pembahasan kali ini adalah berkaitan dengan sedekah sunnah yang dianjurkan kapan saja dan bersegera didalamnya.

Islam mengajak dan mendorong bersedekah sebagai kasih sayang kepada orang-orang yang lemah dan membantu orang-orang fakir, ditambah pahala yang diperoleh, berlipat gandanya, berakhlak dengan akhlak para nabi berupa bersedekah dan berbuat baik.

Sedekah adalah sunnah yang dianjurkan setiap waktu, dan sangat dianjurkan pada waktu dan kondisi:

  1. Waktu, seperti Bulan Ramadhan dan sepuluh (hari pertama dari) bulan Dzulhijjah.
  2. Kondisi-kondisi tertentu: waktu-waktu kebutuhan yang paling utama: bersifat tetap seperti musim dingin, atau kondisi darurat seperti terjadi kelaparan, atau kemarau dan semisal yang demikian itu. Dan sedekah paling utama adalah kepada karib kerabat yang menyembunyikan permusuhan

Banyak Ayat dan hadits yang menganjurkan bersedekah dan menyebutkan keutamaannya, diantaranya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ وَلَا يَقْبَلُ اللَّهُ إِلَّا الطَّيِّبَ وَإِنَّ اللَّهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِينِهِ ثُمَّ يُرَبِّيهَا لِصَاحِبِهِ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ حَتَّى تَكُونَ مِثْلَ الْجَبَلِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang bersedekah sebutir kurma dari usaha yang baik (halal) dan Allah tidak menerima kecuali yang baik saja. Dan sesungguhnya Allah menerimanya dengan tangan kanan-Nya. Kemudian Dia mengembangkannya untuk pemiliknya sebagaimana seseorang dari kalian mengembangkan anak kudanya, hingga membesar seperti gunung.'” (HR. Bukhari no.1410 dan Muslim no.1014)

Simak pembahasannya lebih lanjut dalam eBook ini, kita berdo’a kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang menjadikan kita hamba yang gemar bersedekah dan menjadi hamba yang penyayang…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Ibadahnya Para Imam Madzhab di Malam Hari

الحمد الله، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Sebagaimana tidak samar lagi bagi kita, bahwa beribadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla di malam hari mempunyai kelebihan dan keutamaan sendiri yang dimalkan dan dicontohkan Rasulullah shalllahu ‘alaihi wasallam dan diikuti para orang shaleh hingga hari ini.

Pada eBook ini kita sampaikan pengamalan ibadah dimalam hari yang dilakukan para Imam Madzhab yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam asy-Syafi’i, Imam Ahmad dan kami tambahkan pula Imam Waki’ bin Jarrah dan Imam Bukhari -semoga Allah merahmati mereka-.

Dilaman muka ini kita kutip sedikit tentang Imam asy-Syafi’i; dia adalah imam pada masanya, orang alim pada zamannya, pembela hadits dan ahli fiqih agama ini.

Husain al-Karabisi rahimahullah berkata, “Aku pernah bermalam bersama Imam asy-Syafi’i, maka kira-kira selama sepertiga malam, dia melakukan shalat dan aku tidak melihatnya membaca lebih dari lima puluh ayat, jika pun lebih banyak, maka dia hanya membaca seratus ayat. Dia tidak melewatkan satu ayat rahmat pun, melainkan dia meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla untuk dirinya sendiri dan untuk seluruh kaum muslimin. Dan dia tidak melewatkan satu ayat adzab pun, melainkan dia berlindung kepada Allah ‘Azza wa Jalla darinya dan dia meminta keselamatan untuk dirinya sendiri dan seluruh kaum muslimin, seakan-akan padanya telah terhimpun harapan dan kecemasan.”

Hilal bin al-‘Ala’ rahimahullah berkata, “Asy-Syafi’i, Yahya bin Ma’in dan Ahmad bin Hanbal pernah keluar menuju Makkah, tatkala mereka sampai di Makkah, mereka singgah di suatu tempat. Asy-Syafi’i langsung berbaring dan Yahya bin Ma’in pun demikian, sedangkan Ahmad bin Ahmad berdiri melakukan shalat. Tatkala memasuki waktu Shubuh, asy-Syafi’i berkata, ‘Sungguh aku telah membahas dua ratus masalah untuk kaum muslimin.’ Yahya bin Ma’in berkata: ‘Aku telah menghilangkan dua ratus pendusta dari hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.’ Dan Ahmad berkata, ‘Aku telah melakukan shalat beberapa raka’at yang di dalamnya aku telah mengkhatamkan al-Qur’an.'”

Simak lebih lengkap kisah mereka, semoga kita termotivasi untuk lebih bersemangat beribadah dimalam hari, demi mencari ridha Rabb al-Alamiin.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Saat Ramadhan Menyapa

Nama eBook: Saat Ramadhan Menyapa
Penulis: Ustadz Ali Ahmad bin Umar

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Penulis -semoga Allah menjaganya- berkata:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Ikhwatii wa Akhaawati Fiddin,

Kali ini menjelang kehadiran bulan yang penuh keberkatan dan kenikmatan ini. Aku ingin sedikir berbagi hikmah padamu. Hikmah yang kukumpulkan dari berbagai nasihat para ulama untuk diri kita. Dengannya aku berharap semoga menjelang Ramadhan dan saat kita lebih bersemangan untuk memburu kebajikan disetiap kesempatan dan keadaan. Hingga kita tidak menjadi orang yang memilih dan memilah waktu untuk keta’atan. Tidak pula mengamalkan shadaqah utama dengan meninggalkan kesempatan terbaik yang diberikan.

Sungguh….seorang ulama telah memberi nasihat :”Jadilah engkau hamba Allah dalam setiap keadaan dan jangan menjadi hamba Allah hanya dalam satu keadaan”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwasiat kepada Abu Dzar Al Ghifari radhiyallahu ‘anhu dan Mu‟adz Bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Bertakwalah kamu kepada Allah dimana dan kapan saja kamu berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan itu menghapus keburukan itu, dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad, Shahih)

Mu’alla bin Al-Fadhl, salah satu ulama tabiu’ tabiin berkata:

“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.”

SSilahkan baca untaian nasehat ini selengkapnya, semoga bermanfaat….

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Dzikir di Waktu Pagi dan Sore Hari

Nama eBook: Dzikir-Dzikir di Waktu Pagi dan Sore Hari
Penyusun: Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdul ‘Aziiz Al-‘Aidaan

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Pada blog kita ini telah banyak diposting tentang dzikir pagi dan petang, dikesempatan yang mulia ini kami share pula Dzikir Pagi dan Petang yang disusun oleh Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdul ‘Aziiz Al-‘Aidaan.

Dzikir kepada Allah Ta’ala (dzikrullah) adalah sebuah kebutuhan seorang muslim, sehingga al-Imam Ibnu Qayyim berkata: “Dzikir bagi hati seperti air bagi ikan, maka bagaimana-kah kondisi ikan itu tanpa air?”

eBook ini diberi pengantar Syaikh Abdullah bin Abdurrohman bin Jibrin yang dia berkata:

Sungguh saya telah membaca bacaan wirid-wirid ini yang disadur dari Kitabullah dan Sunnah Shohih, dan saya berpesan kepada saudara-saudaraku, seluruh kaum muslimin untuk selalu menjaga dan membacanya sebagai wirid pagi dan sore hari, di mana dalam membacanya terdapat pengaruh yang sangat jelas di dunia dan pahala di kampung akhirat.

Kami sampaikan pula bagi yang belum mendapatkan berbagai eBook tentang Dzikir Pagi dan Petang agar mendapatkannya di link Dzikir Pagi dan Petang Versi Full, semoga berkah…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word