Untaian Karya Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr

Alhamdulillah, kami memuji Allah, menyanjung-Nya dan bersyukur kepada-Nya,  selanjutnya shalawat dan salam bagi nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan juga kepada keluarga, sahabatnya serta setiap orang yang mengikuti sunnahnya hingga akhir zaman, amma ba’du

Alhamdulillah, tiada akan pernah berhenti pujian kepada Allah عزّوجلّ yang dengan kasih sayang dan pertolongannya kami dapat meng-compile eBook-eBook karya Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr خفظه الله kedalam satu eBook (CHM) yang terdiri dari:

  1. Biografi Syaikh Abdur Rozzaq
  2. 15 Faktor Mantapnya Aqidah
  3. Keajaiban Ayat Kursi
  4. Faktor-faktor Pasang Surutnya Iman
  5. Bekal Berharga dalam Berdakwah
  6. Metode Islami Menuju Persatuan Insani
  7. 10 Kaidah Penting Tentang Istiqomah
  8. Agar Kita Selamat dari Fitnah
  9. Seorang Mukmin Ibarat Pohon Kurma
  10. Baca pos ini lebih lanjut

Nama Allah: Al-Ghalib dan An-Nashir

Nama eBook: Al-Ghalib dan An-Nashir
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq al-Abbad al-Badr خفظه الله

Diantara  nama-nama Allah عزّوجلّ adalah al-Ghalib dan  an-Nashir.   Nama al-Ghalib disebutkan dalam al-Qur’an pada satu tempat saja yaitu dalam firman-Nya :

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya (QS. Yusuf/12:21)

Sedangkan nama an-Nashir disebutkan pada empat tempat:

وَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَوْلاكُمْ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong (QS. al-Anfal/8:40)

Juga dalam surat an-Nisa’/4 ayat ke-45; Surat al-Hajj/22 ayat ke-78 dan surat al-Furqan/25 ayat ke-31.

Silahkan lihat pembahasan kedua nama Allah yang mulia ini..

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Penyimpangan dalam Tauhid Asma’ was Sifat

Nama eBook: Kaidah Memahami Sifat Allah
Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA خفظه الله

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم, Amma ba’du:

Telah kita posting sebelumnya Kaidah Memahami Tauhid Asma’ was Sifat dan Kaidah-Kaidah Memahami Sifat-sifat Allah yang Mulia, didalamnya disebutkan beberapa penyimpangan (Ilhad) dalam hal Tauhid Asma’ was Sifat, dikesempatan ini penyimpangan tersebut akan dibahas lebih detil yakni:

  1. Pengertian al-Ilhad (Penyimpangan) Dalam Nama dan Sifat Allah Ta’ala
  2. Ancaman Keras dan Dosa yang Sangat Besar Karena Menyimpang Dalam Masalah Ini
  3. Bentuk-Bentuk Ilhad (Penyimpangan) Dalam Memahami Nama dan Sifat Allah Ta’ala
  4. Contoh-contoh Penyimpangan Dalam Nama dan Sifat Allah Ta’ala yang Tersebar di Masyarakat
  5. Cara Untuk Menyelamatkan Diri dari Penyimpangan dan Dosa Besar Ini.

Kemudian untuk lebih menambah manfaat, maka pada eBook ini kami gabungkan eBook-eBook sebelumnya dalam topik ini, Semoga Allah ta’ala yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang membimbing kita menuju ridho-Nya, amin..

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Nama eBook: Sikap Kita Terhadap Para Sahabat
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al-Badr خفظه الله

Pengantar:

Sesungguhnya Allah عزّوجلّ mengabarkan bahwa Allah سبحانه و تعالى telah ridha kepada para Sahabat dan mereka pun ridha kepada Allah عزّوجلّ. Allah سبحانه و تعالى berfirman:

وَالسَّابِقُونَ الأوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. (QS. at-Taubah [9]: 100)

Dalam ayat yang mulia tersebut Allah سبحانه و تعالى menyebutkan bahwa yang Ia ridha-i adalah Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka…dan kemudian dilanjutan ayat disebutkan bagi merekalah surga.

Namun sikap manusia kadang malah menghinakan, meremehkan bahkan mengkafirkan para sahabat seperti kaum Syiah dan orang-orang sok ulama zaman ini seperti JIL, untuk terhindar dari semua hal tersebut bacalah eBook ini  ‘Beginilah Seharusnya Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Download:
Beginilah Seharusnya Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Download CHM atau Download ZIP mirror Download CHM atau Download ZIP

e-Book Natal dan Tahun Baru

الْحَمْدُ اللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَـمِيْنْ، وَالصَّلاَةُ والسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَيْنَ، أَمَّ بَعْدُ

Membentengi agama kita dari pencampuradukan keyakinan yang bukan dari Islam adalah sangat penting, berbagai makar telah dihembuskan para musuh Allah عزّوجلّ , musuh Rasul-Nya dan Musuh Umat Islam agar umat ini secara berlahan mengikuti millah mereka, mereka membuat seolah-olah semua keyakinan adalah baik; mereka mendidik orang-orang yang bajunya Islam menjadi agen mereka menghancurkan agama yang hanif ini…

Salah satu yang dihembuskan oleh mereka adalah walau berbeda agama kita harus saling menghormati dan salah satunya adalah ikut mengucapkan selamat kepada hari raya kaum non muslim bahkan ikut merayakannya. Sungguh kita lihat berbagai kalangan yang notebene mengaku Islam mengucapkan selamat Natal, Selamat Imlek dan lainnya dari hari raya kaum kuffar.

Kemudian yang hampir tidak dipahami oleh kaum muslimin ialah ikut bergembira ria dalam menyambut tahun baru Masehi dan mereka telah digiring seakan-akan hal tersebut adalah momen nasional atau momen internasional yang sah-sah saja bahkan pantas diperingati dan kami melihat sebagian khatib diatas mimbar mengajak bermuhasabah dalam pergantian tahun masehi tersebut…

Baca pos ini lebih lanjut

Ucapan Selamat Natal, Bolehkah?!

Nama eBook: Mengucapkan Selamat Natal Dianggap Perbuatan Baik
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal خفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka hingga hari yang dijanjikan, Amma ba’du:

Penulis diawal eBook berkata:

Ucapan selamat natal sejak beberapa tahun ini menjadi kontroversi. Sebagian kalangan membolehkan kaum muslimin untuk mengucapkan selamat natal pada nashrani karena dianggap sebagai bentuk ihsan (berbuat baik). Dalil yang digunakan dalam membolehkan hal ini adalah firman Allah Ta’ala,

Inilah di antara alasan untuk melegalkan mengucapkan selamat natal pada orang nashrani. Mereka memang membawakan dalil, namun apakah pemahaman yang mereka utarakan itu membenarkan mengucapkan selamat natal?

Semoga Allah عزّوجلّ menolong kami untuk menyingkap tabir manakah yang benar dan manakah yang keliru. Hanya Allah yang memberi pertolongan…

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Kaidah Memahami Sifat Allah

Nama eBook: Kaidah-kaidah Memahami Sifat Allah
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA خفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka hingga hari yang dijanjikan, Amma ba’du:

Telah kita posting sebelumnya Kaidah Memahami Tauhid Asma’ was Sifat, Pada eBook ini akan dibahas lebih rinci kaidah memahami Sifat-sifat Allah ta’ala, karena banyak orang yang keliru dalam hal ini…

Sesungguhnya Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم  sangat banyak sekali menyebutkan tentang sifat-sifat Allah سبحانه و تعالى. Maka dari itu selayaknya kita sebagai seorang muslim mengerti dan memahami sifat-sifat tersebut sesuai dengan kebesaran Allah عزّوجلّ tanpa mengingkari dan tidak pula menyerupakannya dengan sifat-sifat makhluk. Serta kita mampu mengambil pelajaran imaniyah dan amaliyah dari makna sifat-sifat Allah عزّوجلّ tersebut. Dengan demikian kita akan mampu meningkat kualitas ibadah kita meraih nilai peringkat ihsan, yaitu beribadah seolah-olah kita melihat Allah سبحانه و تعالى.

Baca pos ini lebih lanjut

15 Faktor Kokohnya Aqidah

Nama eBook: Faktor-faktor Penopang Mantapnya Aqidah
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al-Badr خفظه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Sesungguhnya, ‘Aqîdah Islâmîyah yang murni lagi suci, yang digali dari al-Kitâb dan as-Sunnah, memiliki kedudukan yang tinggi lagi teratas di dalam agama, bahkan kedudukannya bagaikan kedudukan suatu pondasi bagi bangunan, bagaikan kedudukan hati terhadap jasad dan kedudukan akar bagi pohon.

Allôh Ta’âlâ berfirman :

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللّهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاء

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah Telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit.” (QS Ibrâhîm (14): 24).

Jadi, perkara aqidah ini merupakan perkara yang sangat besar, kedudukannya tinggi dan statusnya mulia. Perkaranya tertanam di dalam jiwa dan terpendam di dalam hati pemiliknya, sehingga dari aqidah-lah mereka beranjak dan condong kepadanya serta demi aqidah pula-lah mereka membela. Begitu tingginya kedudukan aqidah di dalam jiwa dan hati mereka, sehingga menyebabkan hati menjadi mantap dan jiwa menjadi kokoh. Hal ini membuahkan dan membentuk perangai yang baik, manhaj yang lurus, kesempurnaan di dalam amalan, ketekunan di dalam ketaatan dan ibadah, dan menetapi perintah Allôh Tabâroka wa Ta’âlâ. Setiap kali aqîdah ini semakin kokoh tertanam di dalam jiwa dan semakin mantap terpendam di dalam hati mereka, pada saat itulah aqidah akan membawa mereka kepada setiap kebaikan dan mendorong mereka kepada segenap keberhasilan, kebaikan dan keistiqomahan.

Baca pos ini lebih lanjut

Memahami Tauhid Asma’ was Sifat

Nama eBook: Memahami Tauhid Asma’ was Sifat
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA خفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka sampai hari kiamat, Amma ba’du:

Para pembaca yang dirahmati Allah, pada kesempatan kali ini pembahasan kita seputar kaidah memahami tauhid asmaa’ was sifat. Karena salah satu tujuan diutusnya para rasul dan nabi adalah untuk mengenalkan manusia kepada Allah عزّوجلّ melalui nama dan sifat-sifat-Nya. Oleh sebab itu tidak sedikit ayat-ayat Al-Qur’an maupun hadits-hadits Rasul صلى الله عليه وسلم menyebutkan nama-nama Allah سبحانه و تعالى yang indah dan sifat-sifat Allah yang mulia.

Baca pos ini lebih lanjut

10 Kaidah Istiqomah

Nama eBook: 10 Kaidah Istiqomah
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq al-Abbad al-Badr خفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah kita bertahmid kepada Allah ta’ala. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

eBook ini membahas berbagai hal yang berkaitan dengan masalah istiqomah, dan pembahasan tentang istiqomah adalah pembahasan yang sangat penting dan memiliki kedudukan yang besar. Oleh karena itu setiap dari diri kita harus selalu memperhatikannya dan memberikan porsi yang besar dan kesungguhan serta penjagaan. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ. أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Baca pos ini lebih lanjut