Asma’ul Husna

Mengenal Asma wa Sifat

Judul Asli : Syarh Asma’il Husna Lis-Sa’di

Penyusun : Syaikh Shalih bin ‘Abdil ‘Aziz as-Sindi hafizhahullahu

Penerjemah : Ustadz Bisri Tujang, Lc.

Editor : Tim Portal Islam

Deskripsi : Risalah ringkas ini berisi tentang kumpulan dan sekelumit penjelasan singkat tentang Nama-Nama dan Sifat-Sifat Alloh yang Indah. Risalah ini merupakan karya dari ulama tafsir ternama, Al-’Allamah ‘Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di dan diberi sedikit keterangan dan penjelasan singkat oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz as-Sindi.

Sebagian besar kaum muslimin, mungkin mengira bahwa Asma’ul Husna itu hanyalah terbatas 99 saja, tidak lebih. Padahal, apabila diteliti lebih dalam menurut dasar al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang shahih, sesungguhnya Asma’ul Husna itu tidaklah terbatas hanya 99 nama saja. Namun, beberapa yang dikenal luas memang ada 99. Risalah ini akan mengupas sedikit tentang beberapa Asma’ul Husna dengan sedikit keterangan dan penjelasannya. Selamat menyimak dan semoga bermanfaat.[]

Download:
Syarh Asma’il Husna Lis-Sa’di

Download PDF atau Download PDF atau Download PDF

Lihat pula eBook ketegori Tauhid Asma’ was Sifat

Antara ZAMAN dan KESIALAN

Nama eBook: Antara ZAMAN dan KESIALAN
Penulis: Ustadz Abu Zahroh al-Anwar حفظه الله

Banyak keyakinan yang salah berhubungan dengan waktu, yang dikaitkan dengan bahaya atau kesialan, salah satunya tidak boleh nikah setelah hari raya puasa. Keyakinan ini dibantah oleh ibunda Aisyah:

تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي

Rosululloh صلى الله عليه وسلم menikahiku di bulan Syawal, dan menggauliku layaknya suami-istri di bulan Syawal. Maka perempuan manakah yang lebih berbahagia di sisinya dibandingkan aku? (HR. Muslim)

Banyak lagi keyakinan yang dihubung-hubungkan dengan masa, seperti terlihat pada tebel berikut:

Tabel 01: Antara Bulan, Tanggal dan Taliwangke

Bulan Tanggal Hari Taliwangke Akibat yang Timbul
Suro 17, 27, 11, 14 Rabu pahing Halangan lebih besar
Sapar 12, 22, 1, 20 Kamis pon Sering sakit
Rabi’ul Awal 13, 23, 10, 15 Jum’at wage Sakit perut
Jumadil Awal 16, 26, 10, 11 Sabtu kliwon Sakit tulang
Jumadil Akhir 11, 21, 3, 14 Senin kliwon Sakit ingatan
Rejeb 2, 22, 11, 2 Selasa legi Keracunan
Ruwah 14, 24, 19, 28 Rabu pahing Keracunan
Poso 15, 25, 10, 20 Jum’at wage Sakit mata
Syawal 17, 27, 2, 20 Senin kliwon Kena perkara
Dzulkaidah 11, 21, 6, 12 Saling bergantian sakit
Besar 13, 23, 1, 20 Selasa legi Kesusahan

Baca pos ini lebih lanjut

Kebersamaan Allah dengan Hamba

Nama eBook: Kebersamaan Allah dengan Hamba
Penulis: Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA حفظه الله

Firman Allah جل جلا له

لا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS at-Taubah [9]: 40)

Firman Allah ta’ala:

يَسْتَخْفُونَ مِنَ النَّاسِ وَلا يَسْتَخْفُونَ مِنَ اللَّهِ وَهُوَ مَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لا يَرْضَى مِنَ الْقَوْلِ

Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah bersama mereka. ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang Allah tidak ridhai. (QS an-Nisaa’ [4]: 108)

Demikianlah Allah عزّوجلّ berfirman dalam al-Qur’an dan juga pada ayat-ayat yang lain, hanya saja banyak orang yang salah dalam memahami ayat-ayat yang mulia tersebut, hingga ada yang berkata bahwa apa saja yang ada didunia ini adalah perwujudan Allah, ada pula yang mengatakan ia telah bersatu dengan wujud Allah –kita berlindung dari keyakinan ini-. Jadi apakah sebenarnya maksud ayat-ayat tersebut? simaklah eBook ini..

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Untaian Karya Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr

Alhamdulillah, kami memuji Allah, menyanjung-Nya dan bersyukur kepada-Nya,  selanjutnya shalawat dan salam bagi nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan juga kepada keluarga, sahabatnya serta setiap orang yang mengikuti sunnahnya hingga akhir zaman, amma ba’du

Alhamdulillah, tiada akan pernah berhenti pujian kepada Allah عزّوجلّ yang dengan kasih sayang dan pertolongannya kami dapat meng-compile eBook-eBook karya Syaikh Abdur Rozzaq al-Badr خفظه الله kedalam satu eBook (CHM) yang terdiri dari:

  1. Biografi Syaikh Abdur Rozzaq
  2. 15 Faktor Mantapnya Aqidah
  3. Keajaiban Ayat Kursi
  4. Faktor-faktor Pasang Surutnya Iman
  5. Bekal Berharga dalam Berdakwah
  6. Metode Islami Menuju Persatuan Insani
  7. 10 Kaidah Penting Tentang Istiqomah
  8. Agar Kita Selamat dari Fitnah
  9. Seorang Mukmin Ibarat Pohon Kurma
  10. Baca pos ini lebih lanjut

Nama Allah: Al-Ghalib dan An-Nashir

Nama eBook: Al-Ghalib dan An-Nashir
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq al-Abbad al-Badr خفظه الله

Diantara  nama-nama Allah عزّوجلّ adalah al-Ghalib dan  an-Nashir.   Nama al-Ghalib disebutkan dalam al-Qur’an pada satu tempat saja yaitu dalam firman-Nya :

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya (QS. Yusuf/12:21)

Sedangkan nama an-Nashir disebutkan pada empat tempat:

وَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَوْلاكُمْ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong (QS. al-Anfal/8:40)

Juga dalam surat an-Nisa’/4 ayat ke-45; Surat al-Hajj/22 ayat ke-78 dan surat al-Furqan/25 ayat ke-31.

Silahkan lihat pembahasan kedua nama Allah yang mulia ini..

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Penyimpangan dalam Tauhid Asma’ was Sifat

Nama eBook: Kaidah Memahami Sifat Allah
Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA خفظه الله

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم, Amma ba’du:

Telah kita posting sebelumnya Kaidah Memahami Tauhid Asma’ was Sifat dan Kaidah-Kaidah Memahami Sifat-sifat Allah yang Mulia, didalamnya disebutkan beberapa penyimpangan (Ilhad) dalam hal Tauhid Asma’ was Sifat, dikesempatan ini penyimpangan tersebut akan dibahas lebih detil yakni:

  1. Pengertian al-Ilhad (Penyimpangan) Dalam Nama dan Sifat Allah Ta’ala
  2. Ancaman Keras dan Dosa yang Sangat Besar Karena Menyimpang Dalam Masalah Ini
  3. Bentuk-Bentuk Ilhad (Penyimpangan) Dalam Memahami Nama dan Sifat Allah Ta’ala
  4. Contoh-contoh Penyimpangan Dalam Nama dan Sifat Allah Ta’ala yang Tersebar di Masyarakat
  5. Cara Untuk Menyelamatkan Diri dari Penyimpangan dan Dosa Besar Ini.

Kemudian untuk lebih menambah manfaat, maka pada eBook ini kami gabungkan eBook-eBook sebelumnya dalam topik ini, Semoga Allah ta’ala yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang membimbing kita menuju ridho-Nya, amin..

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Nama eBook: Sikap Kita Terhadap Para Sahabat
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al-Badr خفظه الله

Pengantar:

Sesungguhnya Allah عزّوجلّ mengabarkan bahwa Allah سبحانه و تعالى telah ridha kepada para Sahabat dan mereka pun ridha kepada Allah عزّوجلّ. Allah سبحانه و تعالى berfirman:

وَالسَّابِقُونَ الأوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. (QS. at-Taubah [9]: 100)

Dalam ayat yang mulia tersebut Allah سبحانه و تعالى menyebutkan bahwa yang Ia ridha-i adalah Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka…dan kemudian dilanjutan ayat disebutkan bagi merekalah surga.

Namun sikap manusia kadang malah menghinakan, meremehkan bahkan mengkafirkan para sahabat seperti kaum Syiah dan orang-orang sok ulama zaman ini seperti JIL, untuk terhindar dari semua hal tersebut bacalah eBook ini  ‘Beginilah Seharusnya Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Download:
Beginilah Seharusnya Sikap Kita Terhadap Para Sahabat

Download CHM atau Download ZIP mirror Download CHM atau Download ZIP

e-Book Natal dan Tahun Baru

الْحَمْدُ اللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ رَحْمَةً لِلْعَالَـمِيْنْ، وَالصَّلاَةُ والسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ الرَّحْمَةِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَيْنَ، أَمَّ بَعْدُ

Membentengi agama kita dari pencampuradukan keyakinan yang bukan dari Islam adalah sangat penting, berbagai makar telah dihembuskan para musuh Allah عزّوجلّ , musuh Rasul-Nya dan Musuh Umat Islam agar umat ini secara berlahan mengikuti millah mereka, mereka membuat seolah-olah semua keyakinan adalah baik; mereka mendidik orang-orang yang bajunya Islam menjadi agen mereka menghancurkan agama yang hanif ini…

Salah satu yang dihembuskan oleh mereka adalah walau berbeda agama kita harus saling menghormati dan salah satunya adalah ikut mengucapkan selamat kepada hari raya kaum non muslim bahkan ikut merayakannya. Sungguh kita lihat berbagai kalangan yang notebene mengaku Islam mengucapkan selamat Natal, Selamat Imlek dan lainnya dari hari raya kaum kuffar.

Kemudian yang hampir tidak dipahami oleh kaum muslimin ialah ikut bergembira ria dalam menyambut tahun baru Masehi dan mereka telah digiring seakan-akan hal tersebut adalah momen nasional atau momen internasional yang sah-sah saja bahkan pantas diperingati dan kami melihat sebagian khatib diatas mimbar mengajak bermuhasabah dalam pergantian tahun masehi tersebut…

Baca pos ini lebih lanjut

Ucapan Selamat Natal, Bolehkah?!

Nama eBook: Mengucapkan Selamat Natal Dianggap Perbuatan Baik
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal خفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka hingga hari yang dijanjikan, Amma ba’du:

Penulis diawal eBook berkata:

Ucapan selamat natal sejak beberapa tahun ini menjadi kontroversi. Sebagian kalangan membolehkan kaum muslimin untuk mengucapkan selamat natal pada nashrani karena dianggap sebagai bentuk ihsan (berbuat baik). Dalil yang digunakan dalam membolehkan hal ini adalah firman Allah Ta’ala,

Inilah di antara alasan untuk melegalkan mengucapkan selamat natal pada orang nashrani. Mereka memang membawakan dalil, namun apakah pemahaman yang mereka utarakan itu membenarkan mengucapkan selamat natal?

Semoga Allah عزّوجلّ menolong kami untuk menyingkap tabir manakah yang benar dan manakah yang keliru. Hanya Allah yang memberi pertolongan…

Download:
Silahkan download via:

IbnuMajjah.Com

Kaidah Memahami Sifat Allah

Nama eBook: Kaidah-kaidah Memahami Sifat Allah
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA حفظه الله

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka hingga hari yang dijanjikan, Amma ba’du:

Telah kita posting sebelumnya Kaidah Memahami Tauhid Asma’ was Sifat, Pada eBook ini akan dibahas lebih rinci kaidah memahami Sifat-sifat Allah ta’ala, karena banyak orang yang keliru dalam hal ini…

Sesungguhnya Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah صلى الله عليه وسلم  sangat banyak sekali menyebutkan tentang sifat-sifat Allah سبحانه و تعالى. Maka dari itu selayaknya kita sebagai seorang muslim mengerti dan memahami sifat-sifat tersebut sesuai dengan kebesaran Allah عزّوجلّ tanpa mengingkari dan tidak pula menyerupakannya dengan sifat-sifat makhluk. Serta kita mampu mengambil pelajaran imaniyah dan amaliyah dari makna sifat-sifat Allah عزّوجلّ tersebut. Dengan demikian kita akan mampu meningkat kualitas ibadah kita meraih nilai peringkat ihsan, yaitu beribadah seolah-olah kita melihat Allah سبحانه و تعالى.

Baca pos ini lebih lanjut