FIDYAH dalam Ibadah Haji dan Umroh

Nama Ebook: FIDYAH dalam Ibadah Haji dan Umroh
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Fidyah adalah sesuatu yang harus dilakukan karena melanggar ketentuan dalam haji atau umrah.

Larangan-larangan Ihram dari sisi Fidyah terbagi menjadi empat (4) bagian:

  1. Yang tidak ada fidyah padanya: yaitu akad nikah.
  2. Yang fidyahnya sangat berat, yaitu jima’ dalam haji sebelum tahallul awal, fidyahnya adalah unta.
  3. Yang fidyahnya adalah balasan atau gantiannya: yaitu membunuh binatang buruan.
  4. Yang fidyahnya adalah fidyah adza (gangguan): yaitu larangan-larangan lainnya seperti mencukur rambut, memakai minyak wangi, dan semisalnya.

Bahasan kali ini adalah berhubungan dengan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi ketika ihrom haji dan umroh, dan bila mana pelanggaran itu terjadi apa yang mesti dilakukan jama’ah haji dan umroh, mari kita baca dan pahami eBook ini, selamat menyimak…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Iklan

IHROM Haji dan Umroh

Nama Ebook: IHROM Haji dan Umroh
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ:

Ihram adalah niat masuk dalam ibadah haji atau umrah.

Hikmah Ihram: Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan untuk Bait-Nya al-Haram larangan-larangan dan miqat-miqat, orang yang ingin memasuki haram tidak melewatinya kecuali apabila atas sifat yang ditentukan dan niat yang ditentukan.

Disunnahkan bagi yang ingin berihram haji atau umrah agar mandi, membersihkan diri, memakai minyak wangi di badannya dan tidak pada pakaian ihramnya, memakai sarung dan selendang putih lagi bersih juga tidak berjahit, memakai dua sendal. Dan disunnahkan bagi perempuan mandi untuk berihram, sekalipun ia sedang haid atau nifas, dan ia boleh memakai pakaian yang menutup aurat yang apa saja yang ia kehendaki, menghindari pakaian ketenaran dan pakaian sempit, dan yang menyerupai laki-laki atau orang kafir.

Baca pos ini lebih lanjut

8 WASIAT untuk Jama’ah HAJI

الْحَمْدُ لِلّهِ أَحَقُّ مَنْ ذُكِرَ وَأَوْلَى مَنْ شُكِرَ وَعَلَيْهِ أُثْنِي الْوَاحِدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَيْسَ لَهُ صَاحِبَةٌ وَلاَ وَلَد جَلَّ عَنِ الْمَثِيْلِ فَلاَ شَبِيْهَ لَهُ وَلاَ عَدِيْلَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ الْعَلِيْمُ الْخَبِيْرُ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ…أَمَّ بَعْدُ:

Sesungguhnya dalam suatu ibadah termasuk ibadah haji seorang muslim mestilah melaksanakannya dengan baik sesuai tuntunan syari’at, berikut ini adalah delapan wasiat/pesan/nasehat Syaikh Abdullah bin Shalih al-Fauzan bagi Jam’ah yang akan berhaji dan umrah. Dilaman muka ini kami sebutkan satu nasehat saja yakni ::Benar-benar Memanfaatkan Waktu:: karena kita melihat fenomena banyaknya jama’ah yang seakan berwisata saja dan sibuk ber-foto dan ber-selfie-ria, syaikh berkata:

“Seorang muslim harus benar-benar bisa memanfaatkan waktu-waktunya dan menghabiskannya untuk berbuat keta’atan kepada Allah Ta’ala, baik dalam bentuk shalat, tilawah al-Qur`an, berdzikir, membaca buku-buku yang bermanfaat, menuntut ilmu, dan disempurnakan dengan mencari sahabat yang shalih. Karena sesungguhnya seorang yang berhaji tidaklah meninggalkan negeri dan keluarganya melainkan untuk mengejar ganjaran dan pahala, dan ia berharap dapat pulang dengan memperoleh pengampunan dari Allah Ta’ala akan dosa-dosanya. Maka lazim baginya untuk memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang utama ini di tempat-tempat yang suci dengan sebenar-benarnya. Berhati-hati dari sikap menyia-nyiakan waktu dalam hal yang tidak berguna, dan menjauhkan diri dari segala perbuatan maksiat dan dosa sepanjang waktunya. Di tempat-tempat yang utama dan waktu-waktu yang berharga menjadikan at-tabi’ah (mengikuti nabi) lebih besar lagi ganjarannya. Dan terkadang pelaksanaan ketaatan dapat terkontaminasi, berakibat berkurangnya pahala”.

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Miqot-Miqot Ibadah Haji dan Umroh

Nama Ebook: Miqot Haji dan Umroh
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ:

Al-Mawaqiit: bentuk jama’ dari kata miqat, yaitu tempat beribadah dan waktunya.

Miqat-Miqat terbagi dua:

  1. Zamani/Berdasarkan Waktu: yaitu bulan-bulan haji, Syawal, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.
  2. Makani/Berdasarkan Tempat: yaitu tempat yang berihram darinya orang yang ingin melaksanakan haji dan umrah, yaitu ada lima:
  • Dzul-hulaifah: yaitu miqat penduduk Madinah dan yang melewatinya. Jaraknya dari kota Makkah sekitar empat ratus dua puluh (420) KM,
  • Juhfah: Yaitu miqat penduduk Syam, Mesir dan yang sejajar dengannya atau melewatinya. Ia adalah satu perkampungan di dekat Rabigh,
  • Yalamlam: yaitu miqat penduduk Yaman dan yang sejajar dengannya atau melewatinya, (jama’ah haji Indonesia melewati miqot ini bila turun di Jeddah),
  • Qarnul-Manazil: yaitu miqat penduduk Najd dan Tha`if dan yang sejajar dengannya atau melewatinya,
  • Dzatu-‘Irq: yaitu miqat penduduk Iraq dan yang sejajar dengannya atau melewatinya.

Baca pos ini lebih lanjut

HAJI: Pengertian, Hukum dan Manfaatnya

Nama Ebook: Pengertian Haji, Hukum dan Manfaatnya
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ:

Haji adalah beribadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan menunaikan manasik/ ibadah-ibadah menurut sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, di tempat yang tertentu dan di masa yang tertentu.

Hukum Haji: Haji adalah salah satu rukun Islam, diwajibkan pada tahun ke sembilan Hijriyah. Hukumnya wajib atas setiap muslim, yang merdeka, balig, berakal, mampu, sekali dalam seumur hidup secara bersegara, (jika sudah mampu tidak boleh ditunda-tunda).

Yang Mampu Melaksanakan Haji: Yaitu orang yang sehat badan, mampu melakukan perjalanan, mempunyai bekal dan kendaraan yang memungkinkan dengannya menunaikan ibadah haji hingga pulang, setelah membayar kewajiban seperti hutang, nafkah yang disyari’atkan untuknya dan keluarganya, dan ia mempunyai kelebihan untuk menutupi kebutuhan pokoknya.

Demikian diantara isi eBook kali ini, selamat membaca…

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Nasehat Untuk Pekerja Wanita

Nama eBook: Nasehat Untuk Pekerja Wanita
Penulis: Syaikh Tsurayya lbrahih As Saif

Penulis berkata:

Segala Puji Bagi Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Kaum muslimah yang dimuliakan Allah, ku ucapkan salam penghormatan, salam kesejahteraan dan salam penduduk sorga, Assalamu’alaikum warahmatullah wabarokatuh…

Aku sampaikan khabar gembira tentang suatu nikmat yang sangat besar, yaitu nikmat iman dan islam yang membuat seseorang apapun statusnya seorang pembantu, tuan, kaya, miskin, hitam atau putih warna kulitnya. Karena setiap manusia bila ingin merasakan indahnya kebahagiaan hanya bisa meraihnya dengan keimanan kepada Allah Azza wa Jalla.

Saudariku muslimat yang dimuliakan Allah, sungguh kebahagiaan rohani adalah kebahagiaan yang hakiki dan pasti diikuti dengan kebahagiaan jasmani. Dan bagaimanapun seseorang jika mencari kebahagiaan dengan jalan memuaskan kebutuhan jasmaninya saja niscaya ia tetap dalam kesempitan dan kegundahan, karena ia mengabaikan rohaninya dan berpaling dari berzikir kepada Allah Ta’ala. Seperti banyak dialami oleh orang-orang yang berperadaban maju dari segi materi namun kosong dari segi rohani, mereka mengakhiri hidup mereka dengan bunuh diri untuk membebaskan jasmani dan rohaninya karena mereka tidak tahu jalan yang benar menuju kebahagiaan…

Penulis memberi nasehat yang menyentuh hati kapada kita semua, terkhusus ukhti Muslimah dan didalamnya ada nasehat bagi para wanita yang bekerja, semoga ini menjadi pelita bagi kita semua, dan Allah-lah yang memberikan taufiq…

Download:
Download PDF atau Download DJVU

Kepada UKTHI Muslimah

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Robb sekalian alam. Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad keluarga, shahabat dan pengikutnya sampai hari kiamat.

Ukhti Al Muslimah…….!

Musuh-musuh Islam tidak henti-hentinya berusaha untuk menjauhkan wanita muslimah dari Agarna Islam yang haq dan lurus ini. Di setiap tempat dan kesempatan mereka selalu melontarkan tuduhan-tuduhan keji yang ditujukan kepada wanita-wanita mu’minah yang suci. Mereka mengatakan bahwa :

“Islam adalah penjara bagi wanita”, karena wanita dalam Islam wajib dirumah, tidak diizinkan keluar kecuali ada hajat.
“Menetapnya wanita dirumah melemahkan ekonomi suatu negara.”
“Wanita-wanita muslimah itu sakit, kulitnya penuh dengan kadas dan panu, oleh sebab itu mereka memakai hijab untuk menutupi aibnya.”

Ukhti Al Muslimah…….!

Tahukah anda apa yang mereka kehendaki?! Mereka hanya menghendaki satu perkara. Menghancurkan agama Islam dan merusak generasi Islam dengan menyebarkan kekejian di tengah masyarakat beriman. Mereka menghendaki agar wanita-wanita muslimah yang suci keluar dari rumahnya, dari bentengnya. Mereka menghendaki agar kamu menjadi barang dagangan yang murah, sebagai pemuas syahwat.

Mereka menipumu agar kamu keluar dari syurga sebagaimana iblis mengeluarkan Bapak Ibu kita Adam dan Hawa darinya. Iblis pcngeluarkan Adam dan Hawa dari syurga dalam keadaan telanjang, tanpa pakaian, yang menutup aurat mereka.

Ukhti Al Muslimah…….!

Bacalah eBook ini yang berisi nasehat yang akan mengokohkan engkau dalam Islam dan tetap dalam balutan hijab-mu yang indah.

Download:
Download PDF atau Download DJVU

50 Nasehat Untuk Muslimah

Segala puji hanya bagi Allah Ta’ala, sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, para keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Pada eBook ini ada beberapa kumpulan petunjuk dan bimbingan yang apabila kalian wahai ukhti melaksanakannya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, selalu menjaganya, dan menyesal bila meninggalkannya, Insya Allah hidup kalian akan berbalik dari rasa kecewa menuju keikhlasan, dari kemalangan menuju kebahagiaan, bahkan akan kalian rasakan warna yang lain dari hidup kalian, dan kalian akan memandangnya dengan pandangan yang lain pula.

Maksud dan tujuan dari penulisan buku ini tidak lain hanyalah rasa cinta kepada kewajiban, mengharap pahala, dan keinginan keras dalam mencari kemaslahatan, buku ini wahai saudariku berisi 50 nasehat yang mencakup nasehat dalam hal: Ucapan, Pendengaran, Pakaian, Sosial Kemasyarakatan, Perpustakaan dan Pergi Kepasar. Semoga Allah Ta’ala memberikan taufik kepada kita semua.

Download:
Download PDF atau Download DJVU

Meraih Ampunan Allah di Bulan Ramadhan

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Dosa-dosa banyak diampuni di bulan Ramadhan, karena bulan itu merupakan bulan rahmat, ampunan, pembebasan dari neraka, dan bulan untuk melakukan kebaikan. Bulan Ramadhan juga merupakan bulan kesabaran yang pahalanya adalah surga.

Puasa adalah perisai dan penghalang dari dosa dan kemaksiatan serta pelindung dari neraka, maka celakalah orang yang menemui bulan Ramadhan namun ia tidak diampuni dosanya; dalam hadits shahîh dijelaskan, sesungguhnya Nabi mengucapkan amîn sebanyak tiga kali tatkala Jibril berdoa, Para Sahabat bertanya:

أَمَّنْتَ يَا رَسُوْلَ اللَّه؟ قَالَ : جَاءَنِيْ جِبْرِيْلُ فَقَالَ :بُعْدًا لِمَنْ أَدْرَكَ رَمَضَانَ فَلَمْ يُغْفَرْلَهُ، قُلْتُ : آمِيْن، فَلَمَّا رَقَيْتُ الشَّانِيَةُ قَالَ: بُعْدًا لِمَنْ ذُكِرتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، قُلْتُ : آمِيْن، فَلَمَّا رَقَيْتُ الشَّالِشَةَ قَالَ: بُعْدًا لِمَنْ أَدْرَكَ أَبَوَاهُ الْكِبَرَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُدْخِلاَهُ الْجَنَّةَ، قُلْتُ: آمِيْن

“Wahai Rasulullah! Engkau telah mengucapkan amîn”. Beliau menjawab: “Jibril telah mendatangiku, kemudian ia berkata: “Celakalah orang yang menjumpai Ramadhan lalu tidak diampuni”. Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki tangga mimbar kedua maka ia berkata: “Celakalah orang yang disebutkan namamu di hadapannya lalu tidak mengucapkan salawat kepadamu”. Maka aku menjawab: “Amîn”. Ketika aku menaiki anak tangga mimbar ketiga, ia berkata: “Celakalah orang yang kedua orang tuanya mencapai usia tua berada di sisinya, lalu mereka tidak memasukkannya ke dalam surga”. Maka aku jawab: “Amîn” (HR. Al-Hakim, ia menshaihkan sanadnya, disetujui Imam adz-Dsahabi dan disahihkan Syaikh al-Albani rahimahumullah)

Insya Allah sehari lagi kita akan memasuki Ramadahan 1439 H, mari kita amalkan Ramadhan dengan amal yang dilandasi ikhlas dan ilmu yang shahihah, semoga Allah Ta’ala mengampuni dosa-dosa kita, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

 

Sholat: Definisi, Keutamaan dan Ancaman

Nama eBook: Sholat: Definisi, Keutamaan dan Ancaman
Penulis: Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasul Allah Nabi terakhir dan penutup bagi para Nabi, Muhammad bin Abdullah shallallahu alaihi wa sallam, kepada keluarga dan para sahabatnya, serta kepada siapa saja yang meniti jalannya sampai datangnya hari pembalasan.

Shalat adalah sebuah perkara yang sangat besar di dalam Islam, dan mempunyai kedudukan yang tidak bisa disamakan dengan ibadah-ibadah lainnya, shalat adalah perkara pertama yang diwajibkan dalam peribadahan, ia merupakan rukun Islam terpenting setelah Syahadatain, dan sebuah amalan yang paling afdhol dan dicintai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah telah agungkan perkara ini di dalam Al-Qur’an dan memuliyakan para pelakunya, dan Dia sebutkan dan wasiatkan secara khusus di antara bentuk -bentuk keta’atan yang lainnya. Nabi sallallahu alaihi wa sallam pun telah menjadikan perkara ini sebagai sesuatu yang paling dia cintai dan dapat menenangkan jiwanya. Beliau ajarkan keutamaan Sholat kepada para Sahabatnya, supaya hati-hati dan jiwa raga mereka menjadi khusyu’, perangai dan akhlaq mereka menjadi baik, oleh sebab itu mereka menjadi pemimpin dan penguasa yang mulia.

Tidak diragukan lagi bahwa Shalat yang dilakukan secara benar dan khusyu’ adalah merupakan sebab utama kemenangan ummat, dan jalan menuju kepada keselamatan di dunia dan akherat.

eBook ini sebagai penjelasan ringkas tentang definisi Sholat, anjuran untuk melaksanakannya, dan ancaman bagi yang menyepelekannya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan buku ini bermanfa’at bagi yang membacanya, mendengarkannya, mencetaknya, dan menyebarluaskannya, sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Mengabulkan segala permintaan.

Download:
Download PDF mirrorDownload PDF atau Download DJVU