Siap Naik Pelaminan

Kita memuji Allah kemudian bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Kita telah memposting berbagai eBook tentang Pernikahan dan Keluarga dikesempatan ini kami share pula eBook tulisan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal -semoga Allah menjaganya- berjudul “Siap Naik Pelaminan”, beliau dalam mukadimah berkata “Buku ini berisi bahasan pertimbangan untuk menikah, meminang, nazhar, bermusyawarah dengan keluarga, shalat istikharah, cara meminang (melamar), perlukah tes kesehatan, rukun nikah, bolehkah kasih syarat tambahan ketika mau menikah, hingga masalah persiapan mahar (mas kawin)’; daftar isi ebook ini adalah:

Mukadimah
12 Pertimbangan untuk Menikah
Pertama: Persiapan mental dan fisik
Kedua: Rumah tangga itu komitmen terberat di dunia
Ketiga: Kemantapan hati
Keempat: Kesiapan financial
Kelima: Siap menjalani kehidupan yang berbeda
Keenam: Siap menghadapi masa depan yang baru
Ketujuh: Mencari restu orang tua
Kedelapan: Siap dibatasi
Kesembilan: Hubungan seks
Kesepuluh: Menikah tak selamanya indah
Kesebelas: Menentukan visi atau impian ke depan yang ingin dicapai
Kedua belas: Modal ilmu, jangan hanya pakai modal cinta
Berlanjut pada Meminang
Kepada siapa pria harus meminang wanita?
Nazhar untuk Memantapkan
Bagian mana saja yang boleh dilihat?
Aturan saat nazhar
Wanita yang dipinang boleh melihat laki-laki yang meminangnya
Bermusyawarah untuk Menimbang, Jangan Tergesa-Gesa
Minta Tolong pada Allah Lewat Shalat Istikharah
Catatan penting untuk shalat istikharah
Cara shalat istikharah
Doa Shalat Istikharah untuk khitbhah
Meminang Pinangan Orang Lain
Bagaimana hukum nikah orang yang melamar di atas lamaran saudaranya?
Apakah melamar seorang wanita telah dilamar laki-laki fasik?
Perlukah Tes Kesehatan Sebelum Menikah?
Dampak positif dari tes kesehatan
Dampak negatif tes kesehatan
Pandangan syariat tentang tes kesehatan
Yang perlu diperhatikan dalam tes kesehatan
Sebelum Menikah Pahami Lima Rukun Nikah
Rukun pertama: Shighah
Rukun kedua: Calon istri
Rukun ketiga: Calon suami
Rukun keempat: Wali
Rukun kelima: Dua saksi
Beri Syarat Menikah: Tidak Boleh Poligami
Nikah Misyar
Siapkan Mahar
Mahar bagaimana yang sah?
Mahar berupa hafalan Alquran ataukah pengajaran Alquran?
Biografi Penulis
Pendidikan formal
Pendidikan non-formal (belajar Islam)
Karya penulis
Kontak penulis
Buku-buku yang akan diterbitkan Penerbit Rumaysho

Download:
 Download PDF mirror Download PDF

Kitab Nikah

Nama eBook: Kitab Nikah
Penulis: Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Nikah: Adalah ikatan syar’i yang menghalalkan percumbuan dari setiap suami dan isteri.

Nikah berhukum sunnah bagi orang yang memiliki syahwat namun tidak takut untuk terjerumus dalam perzinahan; yang mana nikah mengandung berbagai macam kemaslahatan bagi pria dan wanita.

Nikah akan berhukum wajib bagi orang yang takut untuk terjerumus dalam perzinahan jika dia tidak menikah. Ketika menikah, selayaknya bagi kedua suami isteri untuk berniat memelihara kehormatan serta menjaga diri dari berbagai aspek yang telah Allah haramkan, sehingga ketika berhubungan badan keduanya akan mendapatkan ganjaran darinya.

Disunnahkan bagi orang yang akan menikah untuk memilih calon isteri yang penuh kasih sayang, bisa memiliki keturunan, perawan dan memiliki kemantapan dalam agama serta kehormatannya.

Dianjurkan bagi orang yang akan meminang seorang wanita untuk melihat darinya apa-apa yang bisa menjadikannya tertarik untuk menikahinya tanpa kholwat, juga tanpa menyalami ataupun menyentuhnya serta tidak boleh pula baginya untuk menyebarkan apa yang telah dia lihat. Begitu pula bagi seorang wanita dianjurkan pula untuk melihat kepada orang yang melamarnya.

Demikian sedikit tentang isi eBook ini, masih banyak hal yang disebutkan dalam eBook ini seperti melamar dan segala hal berkaitan dengannya, rukun dan syarat sah Nikah, Khutbah Nikah, Keutamaan Menikah, Tujuan Bersetubuh, Hikmah Poligami, dan lain sebagainya yang semestinya di ilmui oleh setiap muslim…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Ila’, Zihar dan Li’an

Nama Ebook: Ila’, Zihar dan Li’an
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Kembali kita membahas berbagai hukum dalam Kitab ‘Nikah’, setelah dibahas sebelumnya tentang thalaq, rujuk dan hulu’. Dikesempatan yang mulia ini kita ketengahkan tentang Ila’, Zihar dan Li’an.

Ila’ adalah sumpah seorang suami yang mampu untuk bersetubuh dengan menggunakan nama Allah atau salah satu nama-Nya, atau salah satu sifat-Nya, untuk tidak menyetubuhi isteri pada kemaluannya untuk selamanya atau lebih dari empat bulan.

Ketika pada masa jahiliyah, apabila ada seorang laki-laki yang tidak menyukai isterinya dan dia tidak menginginkannya menikah dengan pria lain, maka dia akan bersumpah untuk tidak menyentuh wanita tersebut untuk selamanya, atau hanya satu sampai dua tahun, dengan tujuan untuk menyengsarakannya, laki-laki tersebut membiarkannya tergantung, dia itu tidak seperti isterinya dan bukan pula wanita yang diceraikan. Kemudian Allah ingin menentukan batasan untuk perbuatan ini, Dia membatasinya selama empat bulan dan membatalkan apa yang lebih darinya sebagai bentuk untuk membendung kejelekan.

Zihar adalah menyerupakan isteri atau sebagian tubuhnya dengan wanita yang diharamkan untuk dinikahi selamanya, seperti perkataan: kamu seperti ibuku, atau seperti punggung saudariku, dan semisalnya.

Baca pos ini lebih lanjut

Rujuk dan Hulu’

Nama Ebook: Rujuk dan Hulu’
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

Alhamdulillah segala puji hanya teruntuk kepada Allah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم.

Sebelumnya kita telah memposting eBook sekitar hukum ‘Thalaq’, selanjutnya dikesempatan ini kita membahas seputar Rujuk (Roja’ah) dan Hulu’.

Roj’ah adalah pengembalian wanita yang telah dicerai selain thalaq bain kepada ikatan sebelumnya tanpa akad.

Adapun Hulu’ adalah berpisahnya pasangan suami-isteri dengan imbalan yang dibayarkan isteri kepada suami.

Diperbolehkan hulu’ ketika seorang wanita telah membenci suaminya, baik itu disebabkan oleh buruknya pergaulan dia, jeleknya akhlak atau pribadinya, ataupun karena takut terjerumus dalam dosa dengan meninggalkan haknya. Dianjurkan bagi suami untuk menerima hulu’ tersebut sebagaimana dia telah diperbolehkan oleh agama.

Apabila seorang isteri membenci suami karena agamanya, seperti meninggalkan shalat, atau tidak memperdulikan kehormatan diri, jika tidak memungkinkan baginya untuk merubah, maka dia wajib untuk mencari jalan agar suami tersebut menceraikannya. Akan tetapi jika suaminya melakukan beberapa hal yang diharamkan, namun dia tidak memaksa isterinya untuk ikut melakukannya, dalam keadaan ini tidak wajib bagi isteri untuk meminta hulu’.

Hulu’ diperbolehkan pada setiap saat, baik itu dalam keadaan suci ataupun haidh, wanita yang melakukan hulu’ beriddah satu kali haidh saja. Seorang suami boleh menikahi kembali yang di hulu’nya dengan syarat atas ridho wanita tersebut, dengan akad dan mahar baru setelah selesainya iddah.

Demikian sekilas isi eBook ini, semoga kita makin mengilmui agama kita yang adil ini…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Wanita Dalam Pandangan Islam, Yahudi dan Nashrani

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Pandangan manusia terhadap wanita dalam Islam sangat dipengaruhi oleh media yang memblow-up bahwa wanita dalam Islam sangatlah direndahkan, mereka mengambil sumbernya dari para pembenci Islam, orientalis dan orang yang mengaku Islam tapi lidah dan tulisannya merendahkan Islam (lebih tepatnya mungkin disebut munafikun).

eBook ini adalah buah karya Dr. Syarief Muhammad Abdul Adhim seorang Dosen di Universitas Koiter – Kinjistoon – Ontario – Kanada, yang membandingkan kedudukan wanita dalam tiga agama samawi (Yahudi, Kristen dan Islam), lihatlah wahai manusia!! bahasan beliau yang bersumber dari kitab asli ketiga agama tersebut.

Bagi yang insyaf akan mengagungkan kedudukan wanita dalam Islam, dan bagi yang beriman akan meningkatkan ke imanan-nya, dan bagi pembenci Islam dan munafikin semoga diberi hidayah oleh Allah Subhana wa Ta’ala dan sesungguhnya hanya Dia yang dapat memberi petunjuk…

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Hukum Sekitar Thalaq

Nama Ebook: Bab THALAQ
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga, sahabatnya رضي الله عنهم dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Thalaq adalah melepas seluruh ikatan suami-isteri ataupun sebagiannya.

Adapun hikmahnya Allah mensyari’atkan pernikahan untuk mendirikan kehidupan suami isteri yang mapan, dibangun atas kecintaan dan kasih sayang diantara keduanya, saling menjaga kehormatan pasangannya, mendapat keturunan dan sebagai penyalur syahwat, apabila tujuan-tujuan tersebut ada yang ternodai ataupun rusak salah satunya yang disebabkan oleh buruknya akhlak salah satu dari suami-isteri, adanya kebiasaan yang tidak disukai atau buruknya hubungan diantara keduanya, ataupun lainnya dari penyebab yang mengarah kepada pertikaian terus menerus yang menjadikan kehidupan suami-isteri mereka menjadi berat, apabila permasalahannya telah sampai pada batas ini, Islam telah mensyari’atkan suatu rahmat kepada pasangan tersebut dengan sebuah jalan keluar, yaitu thalaq (perceraian).

Thalaq berhukum mubah ketika dia diperlukan, seperti ketika buruknya akhlak seorang isteri, atau karena buruknya pelayanan. Sementara itu thalaq diharamkan ketika tidak diperlukan, seperti ketika kehidupan pasangan suami isteri mapan. Thalaq bisa dianjurkan ketika dalam keadaan darurat, seperti keadaan isteri yang tersiksa jika terus hidup bersama suami tersebut, atau karena dia sangat membenci suaminya, dan lainnya.

Thalaq akan menjadi wajib terhadap suami ketika mendapati isterinya tidak melaksanakan shalat, atau dia tidak bisa menjaga kehormatannya, selama dia tidak mau bertaubat dan tidak juga menerima nasehat.

Suami diharamkan untuk menceraikan isterinya yang masih dalam keadaan haidh dan nifas, juga dalam keadaan bersih yang telah dia setubuhi padanya, selama belum ada kejelasan tentang kehamilannya, sebagaimana juga diharamkan untuk menceraikan isterinya thalaq tiga sekaligus dengan satu ucapan atau dalam satu majlis.

Diperbolehkan bagi seorang wanita untuk meminta thalaq dihadapan qodi (hakim pengadilan) jika dia merasa tersiksa oleh permasalahan yang menjadikannya tidak sanggup lagi hidup dibawah lindungan suaminya oleh berbagai sebab yang dibenarkan syari’at.

Demikian sepintas permasalahan tentang thalaq, sebuah permasalahan yang tidak boleh dimudah-mudahkan dan tidak boleh jadi bahan candaan, dalam eBook ini akan dibahas cukup lengkap tentang bab ini, marilah kita berusaha mengilmuinya dan insyaAllah dengannya kita akan makin mencintai Islam yang mulia ini….

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Panduan Mendidik Anak Sesuai Sunnah

Nama Ebook: Panduan Mendidik Anak Sesuai Sunnah Nabi
Penulis : Syaikh Abdussalam as-Sulayman

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم.

Berikut kita share sebuah eBook yang sangat penting bagi para orang tua atau calon orang tua, sebuah buku yang mengulas cara mendidik anak berdasarkan dalil al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Adapun isi buku ini adalah sebagai berikut:

KATA PENGANTAR
KATA SAMBUTAN : Syaikh Shalih Fauzan Al-Fauzan
PENDAHULUAN
ANAK ADALAH NIKMAT DAN HIBAH (KARUNIA) ALLAH
ANAK ITU ADALAH PERHIASAN SEKALIGUS FITNAH
PERTAMA : Anak Sebagai Perhiasan
KEDUA : Anak Sebagai Fitnah
KETIGA : Kerap kali anak itu bisa melalaikan orang tua dari menaati Allâh
DOA PARA NABI DAN ORANG SHALIH DI DALAM MEMINTA KETURUNAN (ANAK)
MANFAAT ANAK YANG SHALIH
KEWAJIBAN MENDIDIK ANAK DI ATAS KEBAIKAN
DUA MACAM HIDAYAH
PERTAMA : Hidayah Dilâlah (arahan) wa Irsyâd (bimbingan) wa Bayân (penjelasan)
KEDUA : Hidayah Taufîq wa Ilhâm wa Qobûl (penerimaan)
LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DI DALAM MENDIDIK ANAK
PERTAMA : Memulai dari memperbaiki diri sendiri
KEDUA : Memilih Ibu (Isteri)
KETIGA : Menyebut nama Allâh sebelum jima’ dengan isteri
KEEMPAT : Memperhatikan ibu yang sedang hamil
Al-Bisyâroh (Bergembira dan menyampaikan kabar gembira) dengan kelahiran anak
Sujud Syukur
KELIMA : Keutamaan Mendidik Anak Perempuan di dalam Islam
Mendidik anak perempuan dijadikan oleh Islam sebagai jalan untuk masuk ke dalam surga
Keutamaan Mendidik Anak Perempuan Semata Wayang
KEENAM : Adzan Di Telinga Bayi Yang Baru Lahir
KETUJUH : Sunnah yang sepatut-nya dipraktekkan seorang muslim adalah Tahnîk
KEDELAPAN : Memberi Nama dan Kuniyah yang baik
Kuniyah
KESEMBILAN : Aqiqah
Mencukur Rambut
KESEPULUH : Menyusui Sang Bayi
KESEBELAS : Berdoa
KEDUA BELAS : Mengajarkan Kalimat Tauhid kepada anak-anak
KETIGA BELAS : Membiasakan mereka untuk beradab dan berakhlaq yang baik
KEEMPAT BELAS : Berlemah lembut dan bercanda dengan anak
KELIMA BELAS : Membersihkan rumah dari permainan yang sia-sia dan alat-alat musik
KEENAM BELAS : Melindungi rumah dengan Bacaan al-Qur’an, Dzikir dan Sholat di dalamnya
MENDIDIK ANAK DARI USIA 7 SD 14 TAHUN
PERTAMA : SHOLAT
KEDUA : MENGAJARKAN ANAK ALQUR’AN
KETIGA : MENDIDIK ANAK UNTUK MENAATI ALLAH DAN RASULULLAH صلى الله عليه وسلم
KEEMPAT : MENDIDIK MEREKA UNTUK MENCINTAI ULAMA DAN ULIL AMRI
KELIMA : MEMILIH SEKOLAH
KEENAM : MENYELEKSI KAWAN DEKATNYA
PENUTUP
TENTANG PENERJEMAH

Download:
 Download PDF mirror Download PDF

Wanita Muslimah, Sabar Hadapi Musibah

Segala Puji Bagi Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan keluarganya serta seluruh pengikutnya hingga hari akhir, Amma ba’du:

Ketahuilah, wahai Muslimah. Semoga Allah merahmati kita semua.  Sesungguhnya cobaan termasuk sunnatullah di alam semesta ini dan sekaligus menjadi ketetapan syari dari-Nya. Ketetapan ini Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapkan pada hamba-hamba-Nya, tidak akan diangkat hingga Hari Kiamat.

Musibah-musibah memuat pesan sebagai media mensucikan diri, peringatan, hukuman atau siksaan. la akan membersihkan jiwa kaum Mukminin, peringatan bagi para pelaku maksiat dari perbuatan maksiat-maksiat.

Musibah juga berfungsi sebagai sanksi bagi orang yang bersikeras untuk melanjutkan perbuatan maksiatnya, dan hukuman bagi orang-orang sombong dan pembangkang.

Musibah bermacam-macam dan banyak sekali. Dan ujian yang paling berat adalah cobaan yang menimpa jiwa dan nyawa. Sementara seorang wanita Muslimah kuat dengan imannya kepada Allah, la bersandang tameng kesabaran dan kalimat istirja’, tanpa mencela kejadian-kejadian dan musibah-musibah yang melanda. la menerima ketetapan Allah dan takdir-Nya.

eBook ini diarahkan kepada wanita Muslimah, dan termasuk pembahasan yang mesti ia pelajari dengan baik dan ia mengerti hukum-hukum seputarnya, selamat membaca…

Download:
Download CHMatau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Bangga Dengan BANYAK ANAK

Nama eBook: Bangga Dengan BANYAK ANAK
Penulis: Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali AM حفظه الله

Alhamdulillah, kita memuji Allah azza wa jalla dan bersyukur kepada-Nya yang telah menganugerahkan nikmat yang sangat banyak kepada kita. Sholawat beserta salam bagi Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam, keluarga, sahabat dan yang mengikuti sunnah mereka hingga akhir zaman. Amma ba’du:

Penulis -semoga Allah menjaganya- berkata pada awal eBook:

Sering terlontar dari para ibu rumah tangga -dan banyak manusia- ucapan-ucapan seperti: dua anak saja cukup, banyak anak makin repot, sedikit tapi berkualitas lebih baik daripada banyak tapi tidak terurus… dan semisal ucapan di atas.

Kebanyakan di kalangan kaum wanita di zaman serba modern ini cenderung merasa bangga apabila ditanya jumlah anaknya kemudian menjawab: anak saya dua, atau tiga, akan merasa risih atau malu kalau menjawab: anak saya lima atau enam … dan seterusnya. Bahkan tidak jarang para dokter di rumah sakit atau para bidan di rumah bersalin akan marah atau paling tidak sinis ketika mendengar bahwa pasiennya akan melahirkan anak yang kelima atau keenam … dan seterusnya, kemudian dengan setengah memaksa mereka menganjurkan setelah proses persalinannya untuk segera ber-KB.

Penulis akan membahas opini kebanyakan kaum wanita bahwa dengan banyak anak ibu menjadi lebih repot, resqi lebih sempit, kesempatan untuk mendapatkan pendidikan lebih sulit, banyak anak menjadikan anak-anak kurang berkualitas dan lainnya, semoga bermafaat…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

eBook Siap Menikah

Nama eBook: Siap Dipinang
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya, amma ba’du:

Berikut sebuah buku  berisi bahasan mengenai hal-hal yang mesti disiapkan sebelum menikah. Bahasannya mencakup keutamaan menikah, hukum menikah, keutamaan nikah muda, hingga kiat-kiat untuk menikah, berikut ini daftar isinya:

Mukadimah
Kita Diciptakan Berpasang-Pasangan
Menikah Punya Keutamaan
1. Menikah akan membuat seseorang lebih merasakan ketenangan
2. Menikah akan membuka pintu rezeki
3. Orang yang menikah berarti menjalankan sunnah para Rasul
4. Menikah lebih akan menjaga kemaluan dan menundukkan pandangan
5. Menyempurnakan separuh agama
Hukum Menikah
Enggan Menikah Karena Ingin Sibuk Ibadah
Nikah Muda itu Lebih Asyik
Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak
Bersegera nikah akan mudah memperbanyak umat ini
Rintangan nikah muda
Nikah Tak Mesti Menunggu Sarjana
Belum Juga Naik Pelaminan
Ingin nikah namun belum mampu
Yang ini mampu, namun…
Kiat-Kiat untuk Menikah
1. Yang penting punya ma’isyah, tidak mesti mapan (sudah bisa bertanggung jawab)
2. Cari ikhwan dan akhwat sesuai kriteria
3. Minta restu orang tua, pertimbangkan pendapat mereka, juga pendapat keluarga
4. Kenali (ta’aruf dengan) akhwat, lewat orang ketiga atau lewat pihak keluarga lebih aman dari godaan
5. Ta’aruf makin cepat dengan akhwat lebih baik, tanda serius
6. Teruskan dengan khitbah atau lamaran
7. Berusaha terus memperbaiki diri
8. Berusaha melobi untuk prosesi nikah berusaha tidak bertentangan dengan syariat
9. Berusaha nikah dengan sederhana, bukah WAH
10. Banyak memohon pada Allah agar dimudahkan segera mendapatkan jodoh yang terbaik
Memilih Kerja ataukah Menikah?
Mulai Persiapan Sederhana
Faedah Hadits
Berusaha Tidak Berutang untuk Menikah

Download:
 Download PDF mirrorDownload PDF