Video: Cara Sholat Sesuai Sunnah_Yufid TV

Video ini adalah penjelasan ringkas, simak berbagai petunjuk tentang sholat diblog ini, adapun kawan-kawan yang ingin download videonya silahkan klik link ini

Iklan

Sedekah Sunnah

Nama Ebook: Sedekah Sunnah
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Didalam Al-Qur’an kata-kata shadaqah (sedekah) boleh jadi berkonotasi sedekah wajib (zakat) ataupun sedekah sunnah, adapun pembahasan kali ini adalah berkaitan dengan sedekah sunnah yang dianjurkan kapan saja dan bersegera didalamnya.

Islam mengajak dan mendorong bersedekah sebagai kasih sayang kepada orang-orang yang lemah dan membantu orang-orang fakir, ditambah pahala yang diperoleh, berlipat gandanya, berakhlak dengan akhlak para nabi berupa bersedekah dan berbuat baik.

Sedekah adalah sunnah yang dianjurkan setiap waktu, dan sangat dianjurkan pada waktu dan kondisi:

  1. Waktu, seperti Bulan Ramadhan dan sepuluh (hari pertama dari) bulan Dzulhijjah.
  2. Kondisi-kondisi tertentu: waktu-waktu kebutuhan yang paling utama: bersifat tetap seperti musim dingin, atau kondisi darurat seperti terjadi kelaparan, atau kemarau dan semisal yang demikian itu. Dan sedekah paling utama adalah kepada karib kerabat yang menyembunyikan permusuhan

Banyak Ayat dan hadits yang menganjurkan bersedekah dan menyebutkan keutamaannya, diantaranya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ تَصَدَّقَ بِعَدْلِ تَمْرَةٍ مِنْ كَسْبٍ طَيِّبٍ وَلَا يَقْبَلُ اللَّهُ إِلَّا الطَّيِّبَ وَإِنَّ اللَّهَ يَتَقَبَّلُهَا بِيَمِينِهِ ثُمَّ يُرَبِّيهَا لِصَاحِبِهِ كَمَا يُرَبِّي أَحَدُكُمْ فَلُوَّهُ حَتَّى تَكُونَ مِثْلَ الْجَبَلِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Barang siapa yang bersedekah sebutir kurma dari usaha yang baik (halal) dan Allah tidak menerima kecuali yang baik saja. Dan sesungguhnya Allah menerimanya dengan tangan kanan-Nya. Kemudian Dia mengembangkannya untuk pemiliknya sebagaimana seseorang dari kalian mengembangkan anak kudanya, hingga membesar seperti gunung.'” (HR. Bukhari no.1410 dan Muslim no.1014)

Simak pembahasannya lebih lanjut dalam eBook ini, kita berdo’a kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang menjadikan kita hamba yang gemar bersedekah dan menjadi hamba yang penyayang…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Fadhilah Puasa

  • Fadhilah Bulan Ramadhan

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتْ الشَّيَاطِينُ. وفي لفظ: فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bila Bulan Ramadhan tiba pintu langit dibuka, pintu neraka Jahannam dikunci dan syetan-syetan dibelenggu”. Dalam riwayat yang lain: “Pintu surga dibuka”. (HR. Bukhari no. 1899, 1898 dan Muslim no. 1079)

  • Fadhilah Puasa

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ؛ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ؛ فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ بِفِطْرِهِ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Setiap amalan anak Adam adalah untuknya kecuali puasa karena sesungguhnya ia untuk-Ku, dan Aku yang membalasnya”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Puasa adalah membentengi diri, maka bila salah seorang kamu di hari ia berpuasa janganlah berkata kotor dan banyak bicara, dan jika seseorang memakinya atau mengajaknya bertengkar hendaklah ia mengatakan “Sesungguhnya aku sedang berpuasa”, demi yang jiwa Muhammad di tangan-Nya sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari baunya kasturi, bagi orang berpuasa ada dua kegembiraan yang dirasakan; di saat dia berbuka ia gembira dengan makanan berbukanya, dan di saat ia bertemu Rabbnya ia gembira dengan pahala puasanya”. (HR. Bukhari no. 1904, dan  Muslim no. 1151)

  • Fadhilah Orang yang Berpuasa

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فِي الْـجَنَّةِ ثَـمَانِيَةُ أَبْوَابٍ، فِيهَا بَابٌ يُسَمَّى الرَّيَّانَ لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُونَ

Baca pos ini lebih lanjut

Fikih Puasa

Nama eBook: Puasa
Penulis: Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِـيِّ الْـمُصْطَفَى وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّ بَعْدُ

Kita telah berbagi banyak eBook tentang Puasa, dalam kesempatan ini kami ketengahkan pula sebuah eBook tentang Puasa yang diambil dari Kitab Besar ‘Ringkasan Fikih Islam’ oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry, adapun isi dari ebook ini adalah:

1. MAKNA, HUKUM DAN KEUTAMAAN PUASA
Makna Puasa
Hikmah Puasa
Hukum Puasa Ramadhan
Keutamaan Bulan Ramadhan
Keutamaan Puasa
2. PERHUKUMAN PUASA
Hukum Melihat Hilal Ramadhan
Niat Puasa
Cara Berpuasa Orang Sakit dan Tua Renta
Hukum Puasa Dalam Perjalanan
Cara Berpuasa di Negara yang Matahari Tidak Terbenam
Yang Membatalkan Puasa
Hukum Orang yang Mendengar Adzan Saat Sahur
Yang Tidak Membatalkan Puasa
Kaffarat Hubungan Suami-lstri di Siang Ramadhan
3. SUNNAH PUASA
Keutamaan Laylatul Qadr
Keistimewaan Laylatul Qadr
4. MAKRUH, WAJIB DAN BOLEH BAGI ORANG PUASA
Wishal yang Dilarang dan yang Dibolehkan
Puasa dan Berbuka (Tidak Puasa) Nabi
5. PUASA SUNNAH
Puasa Dua Macam
Jenis Puasa Sunnah
6. I’TIKAF
Makna I’tikaf
Hukum I’tikat
Syarat Sah I’tikaf
Memulai dan Mengakhiri I’tikaf
Batas Waktu I’tikaf

Download:
Download PDF mirror Download PDF atau Download DJVU

Saat Ramadhan Menyapa

Nama eBook: Saat Ramadhan Menyapa
Penulis: Ustadz Ali Ahmad bin Umar

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Penulis -semoga Allah menjaganya- berkata:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Ikhwatii wa Akhaawati Fiddin,

Kali ini menjelang kehadiran bulan yang penuh keberkatan dan kenikmatan ini. Aku ingin sedikir berbagi hikmah padamu. Hikmah yang kukumpulkan dari berbagai nasihat para ulama untuk diri kita. Dengannya aku berharap semoga menjelang Ramadhan dan saat kita lebih bersemangan untuk memburu kebajikan disetiap kesempatan dan keadaan. Hingga kita tidak menjadi orang yang memilih dan memilah waktu untuk keta’atan. Tidak pula mengamalkan shadaqah utama dengan meninggalkan kesempatan terbaik yang diberikan.

Sungguh….seorang ulama telah memberi nasihat :”Jadilah engkau hamba Allah dalam setiap keadaan dan jangan menjadi hamba Allah hanya dalam satu keadaan”.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwasiat kepada Abu Dzar Al Ghifari radhiyallahu ‘anhu dan Mu‟adz Bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اتَّقِ اللَّهِ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعْ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Bertakwalah kamu kepada Allah dimana dan kapan saja kamu berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan niscaya kebaikan itu menghapus keburukan itu, dan pergaulilah manusia dengan ahlak yang baik.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad, Shahih)

Mu’alla bin Al-Fadhl, salah satu ulama tabiu’ tabiin berkata:

“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.”

SSilahkan baca untaian nasehat ini selengkapnya, semoga bermanfaat….

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Update-4: Pedoman Puasa dan Hari Raya

Nama eBook: Pedoman Puasa dan Hari Raya
Penulis: Para Ulama dan Ustadz Ahlus Sunnah

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد:

eBook ini diposting disaat negara Indonesia melakukan Pemilihan Umum tahun 2019, kita berdo’a kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang semoga pemimpin Indonesia kedepannya adalah pemimpin yang takut kepada Allah Ta’ala dan sayang kepada Rakyat-Nya. Mari kita bersama mendo’akan kebaikan negeri ini, semoga do’a-do’a kita di-Ijabah, amin…

Alhamdulillah kita telah berada di bulan Sya’ban (tahun 1440 H saat tulisan ini posting) menuju Bulan Ramadhan yang mulia, atas kasih sayang dan karunia Allah kami dapat kembali meng-update sebagian besar eBook-eBook yang seputar Puasa dan Hari Raya yang kami beri Judul Pedoman Puasa dan Hari Raya, Menuju Insan Ber-Taqwa”. Pada update ke-4 ini ditambahkan beberapa eBook (yang ditulis dengan warna hijau), secara lengkap isi eBook ini adalah:

  1. Nasehat Menjelang Ramadhan oleh Syaikh Abdul Aziz Abdullah bin Baz رحمه الله
  2. Bekal Ramadhan oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu رحمه الله yang terdiri dari 20 Topik
  3. Sifat Shaumin Nabi صلى الله عليه وسلم fii Ramadhan oleh Syaikh Salim ‘Ied al-Hilali dan Syaikh Ali Hasan yang terdiri dari 23 tema dan setiap tema memiliki beberapa topik
  4. Risalah Ramadhan oleh Syaikh Abdul Aziz Abdullah bin Baz رحمه الله
  5. Rasulullah di Bulan Ramadhan oleh Syaikh Musa Alu Nasr حفظه الله
  6. Tugas Mukmin di Bulan Ramadhan oleh Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid حفظه الله
  7. Ibadah Muslimah di Bulan Penuh Berkah oleh Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  8. Ensiklopedi Amalan Bulan Ramadhan oleh Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi حفظه الل dan Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  9. Bersama Nabi di Bulan Suci oleh Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  10. Amalan di Bulan Suci Ramadhan oleh Ustadz Mohammad Iqbal Ghazali
  11. Memaksimalkan Ibadah di Bulan Penuh Berkah oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc, MA حفظه الله
  12. Meraih Ampunan Allah di Bulan Ramadhan yang Mulia
  13. Rasulullah Berbuka di Awal Waktu
  14. Bulan Ramadhan Bersama Al-Qur’an oleh Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  15. Kaidah Fiqh Seputar Puasa oleh Ustadz Ahmad Sabiq حفظه الله yang berisi 4 Kaidah
  16. Pembatal Puasa di Zaman Modern oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M حفظه الله
  17. Masalah Masalah Kontemporer Seputar Puasa oleh Ustadz Abu Ubaidah dan Ustadz Abu Abdillah
  18. Doa dan Dzikir Seputar Puasa Beserta Syarahnya yang sebelumnya telah diterbitkan di Blog kami doandzikir.wordpress.com
  19. Tafsir Ayat Puasa dan Faedah Hukumnya oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Hilali حفظه الله
  20. Kewajiban Puasa: Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 183-184 oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه اللهه
  21. Keutamaan Ramadhan dan Hukum-hukum Puasa: Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 185 oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله
  22. Tafsir Surat al-Qadr oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله
  23. Hadits-hadits Dhaif Seputar Puasa lebih dari 10 hadits dhaif dan palsu, pada bab ini ditambahkan dua artikel
  24. Bulan Ramadhan da Kesucian Jiwa oleh Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi حفظه الله
  25. 10 Renungan dalam Berpuasa oleh Syaikh Nawaf bin ‘Ubaid Ar-Ra’uji
  26. Puasa Sunnah dan Bid’ah, Bab ini berisi Puasa sunnah karya Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi, kemuadian kajian tentang puasa sunnah pada bulan-bulan tertentu dan juga puasa yang tidak disyari’atkan; penambahan pada bab ini banyak mengambil dari eBook Amalan Sunnah dan Bid’ah Bulanan
  27. 45 Fatwa tentang Puasa yang berasal dari jawaban para ulama yakni Syaikhul Islam, Syaikh bin Baz, Syaikh al-Albani, Syaikh ibn Utsaimin, syaikh Muqbil, Syaikh ibn Jibrin, Syaikh al-Fauzan, Syaikh al-Munajjid dan Lajnah Daimah yang sebelumnya telah kami posting di Blog Kami SoaldanJawab.Wordpress.com
  28. Pernik Semarak Ramadhan di Indonesia oleh Ustadz Anas Burhanuddin, MA حفظه الله
  29. Bid’ah-Bid’ah di Bulan Ramadhan oleh Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi حفظه الله
  30. Beberapa Kekeliruan Seputar Lailatul Qadar oleh Syaikh Mashur Hasan Salman حفظه الله
  31. Zakat Fithri, dalam masalah ini ditambahkan dua eBook yakni Tuntunan Zakat Fithri oleh Ustadz Abu Isma’il Muslim al Atsari حفظه الله dan Bimbingan Praktis Zakat Fithri oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawas, L.c حفظه الله
  32. Berhari Hari bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم oleh Syaikh Ali Hasan dengan topik lebih 17 item
  33. Panduan Praktis Berhari Raya yang disarikan dari tulisan Syaikh Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani
  34. Bersama Kita Berhari Raya oleh Ustadz Abu Umar Basyir حفظه الله
  35. Kemudian 2 Tulisan tentang Wajibnya Berpuasa dan Berhari Raya bersama Pemerintah
  36. Sholat Hari Raya di Tanah Lapang oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M حفظه الله
  37. Idhul Fithri dan Halal bil Halal, eBook ini terdiri dari empat tulisan Berjabat Tangan , Sunnahkah?! oleh Ustadz DR. Nur Ihsan حفظه الله, Maaf-Maafan dalam Rangka Hari Raya, Disyariatkan? oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni,MA حفظه الله, Idhul Fitri dan Halal Bihalal oleh Ustadz Ahmas Faiz Asifudin حفظه الله, dan Menyingkap Keabsahan Halal Bihalal oleh Ustadz Anas Burhanuddin, MA حفظه الله, disamping sebuah Tajuk dari Majalah As-Sunnah
  38. Kumpulan Artikel Ramadhan dari Muslim.Or.Id yang berisi > 70 artikel bermanfaat.

eBook ini kami compile dengan dua tampilan yakni dengan latar belakang klasik dan latar belakang biru putih, sebagai gambar dibawah ini:

Dengan eBook ini kami berharap akan menjadi pedoman bagi kita semua dalam menjalankan Puasa dan Berhari Raya sehingga kita semua menjadi Insan yang ber-Taqwa, Amin…

Download:

Google Drive Google Site Mediafire
V1 V2 V1 V2 V1 V2
Download CHM Download CHM Download ZIP Download ZIP Download CHM Download CHM

24 Jam di Bulan Ramadhan

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Insya Allah sekitar 1 bulan lagi kita akan memasuki bulan ramadhon, tentang puasa telah kita posting eBook Pedoman Puasa dan Hari Raya yang berisi sangat banyak ilmu tentang berpuasa dan berhari raya.

Dikesempatan ini kami share pula sebuah eBook karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal hafizhahullah yang berjudul 24 Jam di Bulan Ramadhan, pada kata pengantar beliau berkata:

Buku ini adalah buku yang insya Allah bisa membantu dalam amaliyah di bulan Ramadhan. Buku ini sebenarnya dikembangkan dari sebuah buku kecil dalam teks Arab “Baramij ‘Amaliyyah li Al Usroh Al-Muslimah fi Ramadhan” karya Nayif bin Jam’an Al-Jaridan hafizhahullah yang diambil dari Majallatul Bayan yang diterbitkan tahun 1431 H. Juga buku ini diambil dari Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab rahimahullah serta Tajrid Al-Ittiba’ fi Bayaan Asbab Tafadhul Al A’mal karya Syaikh Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili hafizhahullah.

Ada empat puluh amalan dalam sehari yang bisa diamalkan dengan mudah dalam 24 jam sehingga buku ini diberi judul “24 Jam di bulan Ramadhan”. Buku ini tak luput dari penjelasan dalil untuk setiap amalan sehingga lebih menambah keyakinan untuk beramal.

Download:
 Download PDF mirror Download PDF

Sholat Subuh Jum’at Bersama Rasululloh

Nama eBook: Shalat Subuh di Hari Jum’at Bersama Rasulullah
Penyusun: Ustadz ‘Ashim bin Musthofa حفظه الله

Pengantar:

Sesunguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberikan contoh kepada kita menuju ridha Ilahi, dan para sahabat telah menghapal, mempraktekkan dan mentransfer semua itu kepada generasi berikutnya; diantaranya adalah bacaan nabi dalam shalat subuh dihari Jum’at:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الصُّبْحِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِ (الـم. تَنْزِيلُ) فِي الرَّكْعَةِ الْأُولَى وَفِي الثَّانِيَةِ (هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنْ الدَّهْرِ لَـمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Biasanya di hari Jum’at, Rasulullah membaca dalam shalat Subuh surat as-Sajdah pada rakaat pertama dan al-Insan pada rakaat kedua”. (Muttafaqun ‘alaih)

Hadits ini menunjukkan disunnahkannya membaca surat as-Sajdah di rakaat pertama dan surat al-lnsan di rakaat kedua di shalat Subuh pada hari Jum’at.

Inilah salah satu petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bacaan shalat Subuh. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam yang dikenal sebagai insan yang ra’uf rahim (belas-kasihan dan penyayang) dan berat bagi Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam penderitaan umat, memimpin umat dalam shalat Subuh dengan bacaan surat-surat yang menurut kita sudah amat panjang tersebut. Dan akan sangat panjang bila tidak pernah dipraktekkan oleh imam masjid.

Mari kita bina diri kita untuk mencintai petunjuk-petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla memudahkan kita untuk menggapainya. Amin…

Download:

Download PDF atau Download Word

Tuntunan Lengkap Sholat Sunnah Rowatib

:اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ

Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-Tathowwu’ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib.

Dan sesungguhnya at-tathowwu’ (ibadah sunnah) di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga”. (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan rinciannya:

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh”. (HR. Tirmidzi dan an-Nasa’i)

Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga penulis menjelaskan 30 hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Hadyu, Kurban dan Aqiqah

Nama Ebook: Hadyu, Kurban dan Aqiqah
Penulis : Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Hadyu adalah binatang ternak yang disembelih untuk mendekatkan diri pada Allah, dan sembelihan yang diwajibkan bagi yang haji tamattu’, qiran atau karena terhalang.

Kurban adalah hewan yang disembelih di hari raya Idul Adha, berupa unta, sapi, atau kambing dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk bayi yang dilahirkan, hukumnya sunnah muakkadah.

Hukum berkurban adalah sunnah muakkad bagi kaum muslimin yang mampu melaksanakannya.

Waktu menyembelih hewan kurban: yaitu setelah shalat Idul Adha di hari raya kurban hingga hari terakhir dari hari tasyriq.

Aqiqah: disunnahkan untuk anak laki-laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing. Disembelih di hari ke tujuh untuk bayi, diberi nama, dicukur rambutnya, dan bersedekah perak seberat rambutnya. Jika terlewat, maka disembelih di hari ke empat belas (14) dari kelahiran, jika terlewat lagi, maka pada hari ke dua puluh satu (21). Jika terlewat lagi, maka di waktu kapanpun boleh.

Syarat binatang ternak dalam hadyu, berkurban, dan aqiqah adalah unta yang sudah berusia lima tahun atau lebih, sapi yang berusia dua tahun atau lebih, kambing kibas yang berusia enam bulan atau lebih, dan kambing kacang yang berusia satu tahun atau lebih dan tidak cacat.

Demikian sekilas hukum binatang ternak untuk sembelihan dalam rangka ber-ibadah kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala, sila download untuk mendapat pembahasan lebih lanjut dalam topik ini…

Download:
Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word