Khutbah Idul Adha: Kesalahan dalam Ibadah Qurban

Nama eBook: Khutbah Idhul Adha: Kesalahan dalam Ibadah Qurban
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya, Allah memberikan kita nikmat begitu banyak, yaitu sehat wal afiat, umur panjang, kesempatan untuk beribadah, lebih-lebih lagi rezeki batin yang Allah berikan berupa nikmat iman dan Islam. Shalawat dan salam bagi nabi kita, tauladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Pada bulan Dzulhijjah tepatnya pada hari Nahr (10 dzulhijjah) kita disyariatkan untuk menyembelih sembelihan yang kita kenal dengan ibadah qurban. Dalam setiap ibadah dua hal yang menjadi tolak ukur diterimanya ibadah tersebut, pertama: ikhlas dan kedua: sesuai dengan petunjuk rasulullah.

Disamping dua kesalahan yakni tidak ikhlas dan tidak sesuai sunnah nabi, dalam ibadah kurban terdapat beberapa kesalahan lainnya diantaranya:

  1. Saling berbangga dan menyombongkan diri dalam hal qurban
  2. Sedekah dianggap lebih utama daripada berqurban
  3. Berqurban dianggap sekali seumur hidup saja
  4. Terlalu banyak pertimbangan untuk mengeluarkan uang untuk berqurban
  5. Menjual hasil qurban

Kesalahan-kesalahan tersebutlah yang dibahas dalam khutbah ini,  semoga kita terhindar darinya dan semoga ibadah kurban kita diterima disisi-Nya, amin..

Download:
Download PDF Versi AsliDownload PDF atauDownload Word

Iklan

Khutbah Idul Adha: Belajar dari Ibadah Qurban dan Haji

Nama eBook: Khutbah Idhul Adha: Belajar dari Ibadah Qurban dan Haji
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله

ِAlhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas nikmat dan karunia yang telah Allah berikan pada kita. Allah masih memberikan kita nikmat sehat, umur panjang, kesempatan serta islam dan iman. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi besar, Nabi agung, Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai panutan dan suri tauladan kita, begitu pula pada keluarga dan sahabatnya serta yang mengikuti beliau dengan baik hingga akhir zaman.

Kita telah berada pada bulan Dzulhijjah 1438 H (saat tulisan ini diposting) yang mana sebentar lagi kita akan merayakan Idhul Adha, ada dua ibadah yang kita temui pada perayaan Idul Adha, yaitu ibadah qurban dan ibadah haji.

Pada kesempatan ini penulis -semoga Allah menjaganya- menyampaikan khutbah beberapa hal yang bisa kita gali dari ibadah qurban dan juga ada beberapa pelajaran dari ibadah haji yang dijalankan oleh saudara-saudara kita di tanah suci, selamat menyimak…

Download:
Download PDF Versi AsliDownload PDF atauDownload Word

Khutbah: Agama Memperbaiki Masyarakat

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد:

Nanti orang-orang yang mengikuti syaitan akan menyesal. Mereka mengatakan sekiranya saja kami dulu mau mendengar atau memahami seruan Allah, tentu kami tidak akan menjadi penghuni neraka.

Diantara propaganda syaitan dari golongan jin dan manusia adalah mencegah manusia dari agama ini, mereka menggambarkan Islam sebagai agama yang buruk dan keras; Sebagai agama yang sempit dan mengekang kebebasan; Yang menghalangi kemajuan dan kemakmuran; Agama yang tidak sejalan dengan perkembangan zaman; dan lain-lain,

Demikianlah diantara polesan syaitan, agar kita tidak lagi antusias kepada agama ini, Agar kita  tidak lagi berpegang kepada agama ini. Padahal seorang yang berakal dan obyektif,akan mendapati agama ini bersih dari segala tuduhan ini.

Untuk itu marilah kita lihat sekelumit keindahan Islam, yang akan mewujudkan perbaikan dan kebaikan, bagi personil maupun masyarakat secara umum…

Download:
Download PDF mirror Download PDF

 

Khutbah: Bahaya Menghina Agama

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya yang telah memberi kita berbagai nikmat yang sangat banyak lagi tak terhitung banyaknya, kemudian shalawat beserta salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Dewasa ini banyak manusia termasuk kaum -yang mengaku ia seorang muslim- memperolok-olok dan menghina agama islam; dan banyak pula dari kaum -yang mengaku ia seorang muslim- membela para penghina agama islam; lihatlah kisah berikut:

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kembali dari Perang Tabuk, di mana beliau dan juga para sahabat mendapatkan cobaan yang berat, salah seorang munafik berkata di suatu majlis mereka, “Tidak pernah kami melihat seperti ahli Quran kita! Mereka itu orang yang paling rakus perutnya, paling dusta lidahnya, dan paling pengecut tatkala berjumpa musuh!” Lalu seseorang di dalam majlis tersebut berkata, “Engkau dusta! Akan tetapi engkau ini adalah seorang munafik! Sungguh, akan aku beritahukan hal ini kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam” Namun wahyu telah mendahului kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dan turunlah ayat al-Quran berkenaan dengan hal itu. Orang yang melecehkan tersebut pun datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, meminta maaf atas hal tersebut. Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sama sekali tidak melihat atau menoleh kepada orang tersebut. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam hanya sekedar mengucapkan,

أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ. لاَ تَعْتَذِرُواْ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… (QS. At-Taubah/9: 65-66)

Semoga kaum muslimin kembali dan masuk kepada agamanya secara kaffah (menyeluruh), meningkatkan rasa kasih sayang diantara mereka dan keras terhadap kafirin…

Download:
Download PDF mirrorDownload PDF

Khutbah: Tidak Percaya Kaum Kafir

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Menaruh Kepercayaan Kepada Kaum Kafir

ِAlhamdulillah, kita memuji dan bersyukur kepada Allah yang telah memberi kita berbagai nikmat yang sangat banyak lagi tak terhitung banyaknya, selanjutnya shalawat dan salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga suatu hari kiamat.

Kaum kafirin dari golongan ahlul kitab dan musyrikin tidaklah pernah rela kepada kaum muslimin, Allah berfirman:

مَّا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَلاَ الْمُشْرِكِينَ أَن يُنَزَّلَ عَلَيْكُم مِّنْ خَيْرٍ مِّن رَّبِّكُمْ

Orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Rabb-mu. (QS. Al-Baqarah/2: 105)

وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُم مِّن بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّاراً حَسَداً مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِم مِّن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ

Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. (QS. Al-Baqarah/2: 105)

Hal inilah yang dibahas dalam khutbah ini dan semoga kaum muslimin menyatukan barisan diatas sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم, dengannya akan hilanglah pandangan mulia dan kepercayaan kepada kaum kafirin…

Download:
Download PDF atauDownload PDF

Menghilangkan Kegelisahan

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Menghilangkan Kegelisahan

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kebangkitan…

Dunia yang fana ini, diwarnai dengan duka, nestapa dan keresahan. Manusia harus menapaki perjalanan terjal kehidupan dunia, sehingga penuh keluh, kesah dan resah. Allah Ta’ala berfirman:

ِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً. إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً. وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعاً

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir (QS. Al-Ma’arij/70: 19-21)

Itulah realita keadaan manusia. Rasa takut, resah, tidak bisa bersabar, tidak mau berbagi, memang melekat pada diri manusia. Dan manusia akan selalu dihantui oleh berbagai perasaan ini. Bahkan sebagai pelampiasannya, ada yang mencari obat pengusir rasa takut dan gelisah ini, dengan minuman keras, narkoba, dan praktik-praktik yang diharamkan. Termasuk mendatangi para dukun, paranormal atau mempercayai ramalan zodiak, guna meraih ketenangan dan mengetahui nasib di masa depan. Wal ‘iyadzu billah. Namun bagi yang mau mengikuti petunjuk Allah Azza wa Jalla, ia tidak akan sengsara dan ia tidak akan larut dalam keresahan,

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى

Lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS. Thaha/20: 123)

Demikian ringkasan khutbah kali ini, selamat menyimak…

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Khutbah: Kiat Menyikapi Fitnah

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Kiat Menyikapi Fitnah
Penyusun: Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi

Kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga kiamat nanti.

Sebagai umat akhir zaman kepada kita datang berbagai fitnah yang kadang samar bagi kebanyakan manusia akan halnya, apakah suatu persoalan itu baik atau buruk? benar ataukah malah salah? karena banyak sesuatu yang salah diakhir zaman ini dibungkus dengan sesuatu yang seolah-olah benar…

Banyak fitnah yang mendera kita mulai dari kepemimpinan, memberontak kepada pemimpin atau minimal demontrasi -yang katanya damai tapi mayoritas ujungnya adalah anarkis-, gerakan tafkir dan terorisme yang dibungkus dengan jorgan jihad dan banyak  fitnah lainnya.

Kita telah menyaksikan fitnah di Mesir dan sebagian negeri timur tengah, maksud hati dengan menumbangkan pemimpin yang katanya oteriter akan mendapat pemimpin yang demokratis, alih-alih berhasil yang terjadi malah kerusakan yang merata, kehancuran pada diri, harta dan kehormatan….

Berikut ini adalah khutbah yang menjelaskan kepada kita apa yang semestinya kita lakukan pada saat datang fitnah, semoga dapat kiranya kita aplikasikan, amin…

Download:
Download PDF mirror Download PDF atau Download DJVU

Khutbah Jum’at: Didik Keluargamu Menjaga Shalat

ِAlhamdulillah, kita memuji Azza wa Jalla, selanjutnya shalawat dan salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Kedudukan shalat sangatlah agung. Bila diperhatikan, banyak kelalaian berasal dari pihak orang tua. Masih ada orang tua yang menyia-nyiakan shalat. sehingga ia tidak bisa menjadi contoh baik untuk anak-anaknya. Sehingga anakanaknya tumbuh dengan melalaikan dan menyianyiakan shalat. Karena mereka tumbuh sesuai dengan didikan orang tua.

Sungguh, perilaku orang tua yang menyepelekan masalah shalat terhadap anak-anaknya, merupakan perilaku yang sangat buruk. Perhatikanlah ucapan Imam lbnu Qayyim Al -Jauziyyah rahimahullah yang mengkhususkan para bapak dalam masalah yang sangat penting ini. Beliau berkata: “Barangsiapa tidak memperhatikan untuk mengajarkan hal bermanfaat kepada anaknya, namun justru ia meninggalkannya begitu saja, maka sungguh ia telah berbuat sangat buruk sekali kepada sang anak. Yang sering terjadi, rusaknya anak disebabkan karena orang tua, yang tidak memperhatikan mereka, dan tidak mengajarkan kepada mereka kewajibankewajiban dan sunnah-sunnah agama. Para bapak telah menyia-nyiakan mereka saat kecil. Sehingga sang anak tidak bisa bermanfaat bagi dirinya, dan juga tidak bisa memberi manfaat kepada orangtua mereka di saat dewasa.”

Baca pos ini lebih lanjut

Agar Tidak Serumah Dengan Setan

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Agar Tidak Serumah Dengan Syaitan
Penulis: Ustadz Abdullah Zaen, Lc, MA حفظه الله

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

ِSemua orang ingin memiliki rumah yang tenteram dan nyaman. Sayangnya, dalam usaha mewujudkan keinginan ini, kebanyakan orang baru sekedar melakukan hal-hal yang bersifat duniawi. Yakni dengan mendirikan bangunan yang megah dan melengkapinya dengan berbagai fasilitas penunjang. Selama tidak berlebihan, sebenarnya itu boleh saja. Namun yang memprihatinkan, mereka lupa bahwa inti kenyamanan dan ketentraman rumah sebenarnya justru bersumber dari ketenangan hati penghuninya. Yang itu akan dicapai manakala mereka rajin beribadah dan memanfaatkan tempat tinggalnya untuk hal-hal yang diridhai Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Apa saja yang perlu kita lakukan di rumah kita, supaya tempat tinggal kita nyaman dan damai? Juga agar rumah kita tidak menjadi tempat favorit para syaitan? Di antara yang perlu kita perhatikan adalah:

Pertama: Mengucapkan salam sebelum masuk rumah
Kedua: Mengucapkan basmalah saat masuk rumah
Ketiga: Mengucapkan basmalah saat masuk rumah
Keempat: Memakmurkan rumah dengan ibadah dan membaca al-Qur’an

Simak lebih lanjut khutbah ini, temukan dalil dan penjelasan yang disampaikan penulis dan semoga rumah-rumah kita menjadi taman tempat tinggal yang indah, amin…

Download:
Download PDF atau Download DJVU

Khutbah: Wasiat Untuk Umat

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Wasiat Untuk Umat

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga kiamat nanti.

عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الدِّينُ النَّصِيحَةُ! قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ.

Dari Tamim Ad-Daari radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Agama itu adalah nasihat.” Kami bertanya, “Nasihat untuk siapa ya Rasulullah?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Nasihat untuk Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan kaum muslimin semua” (HR. Muslim)

Berikut ini adalah khutbah yang mewasiatkan kepada kita semua berupa pesan dan nasihat terhadap berbagai persoalan di zaman yang penuh fitnah ini, semoga dapat kiranya kita amalkan kandungan khutbah ini, amin…

Download:
Download PDF mirror Download PDF atau Download DJVU