Misteri Syekh Siti Jenar

Nama eBook: Misteri Syekh Siti Jenar
Penyusun: Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin حفظه الله

Pengantar:

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِـيِّ الْـمُصْطَفَى وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّ بَعْدُ

Asal muasal Syekh Siti Jenar sebenarnya tidak jelas, apakah berasal dari Persia atau asli Jawa. Namun, ajarannya cukup memberi pengaruh besar kepada masyarakat Indonesia hingga sekarang, terutama di Jawa.

Syekh Siti Jenar termasuk anggota Walisongo yang hadir pada pertemuan pertama yang diselenggarakan oleh Sunan Giri, ketua Walisongo yang baru sebagai pengganti Sunan Ampel. Di dalam pertemuan itu, dibicarakan tentang pemikiran Syekh Siti Jenar yang berkaitan dengan ma’rifat. Ternyata diketahui bahwa Siti Jenar punya pandangan menyimpang di dalam beragama. Akibatnya, tokoh ini dikeluarkan dari keanggotaan Walisongo, bahkan akhirnya dijatuhi hukuman mati.

Hukuman ditetapkan setelah Sultan Demak dan Walisongo memberi peringatan berkali-kali tentang ajarannya yang merusak aqidah umat Islam, yang baru saja dengan susah payah ditegakkan Maulana Malik Ibrahim di Jawa pada 1404 M. Namun, alasan ini belum dianggap kuat, maka hukuman mati Siti Jenar baru diambil setelah Adipati Pengging, Ki Ageng Kebo Kenongo dihukum mati karena memberontak kepada kekuasaan Demak Bintoro, ditambah murid-murid Syekh Siti Jenar yang berbuat onar karena putus asa dengan kegagalan Adipati Pengging tersebut.

Bagimanakah ajaran Siti Jenar tersebut sehingga ia difatwakan sesat oleh para Walisongo? simaklah eBook ini dan semoga kita tidak menjadi orang mudah tertipu dengan ucapan para tokoh layaknya Siti Jenar dizaman sekarang ini, amin…

Download:

Download CHMatau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Kesesatan dan Penyimpangan Sekte Baha’iyyah

Alhamdulillah, kita memuji dan bersyukur kepada Allah azza wa jalla yang telah mengaruniakan berbagai nikmat kepada kita terutama nikmat Islam dan pemahaman yang benar dalam menjalankannya. Sholawat dan salam bagi nabi utusan-Nya Muhammad shallallahu alaihi wasallam, keluarganya, para sahabatnya, para ulama dan awam kaum muslimin yang mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam hingga hari akhir.

Beberapa waktu yang lalu, kita dihebohkan dengan berita ajaran Baha’i, bahkan konon menteri agama yang baru ditunjuk sempat ingin mengkaji lagi tentang aliran ini untuk memasukkannya sebagai agama yang dilindungi di negeri ini, padahal ajaran ini pernah dilarang oleh pemerintah di era yang lalu.

Mungkin masih banyak di antara kita yang belum mengetahui bagaimana sebenarnya sekte Baha’iyyah ini dan bagaimana pokok ajaran mereka. Pada edisi kali ini, kami ketengahkan keputusan Majma’ Fiqih di Makkah pada bulan Sya’ban 1398 H dan keputusan Majma’ Fiqih Islami di Jeddah pada Jumadal Akhir 1408 H tentang kelompok ini sehingga kita bisa mewaspadainya.

Download:
Download PDF atau Download Word