Bekal-Bekal Keimanan Bagi Pengusaha Muslim

Nama eBook: Bekal-Bekal Keimanan Bagi Pengusaha Muslim
Penulis: Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawas, MA حفظه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Penulis berkata diawal risalah:

Iman dan amal adalah dua perkara prinsip yang saling terikat antara satu dan lainnya sebagaimana ruh dan jasad. Di dalam Al-Qur’an didapatkan lafazh iman yang dikaitkan dengan amal shalih lebih dari 200 kali penyebutan.

Hasan Al-Bashri rahimahullah mendefinisikan iman dengan “Apa yang telah menetap dalam hati manusia, kemudian dibenarkan dengan perbuatan.”

Al-Auza’i rahimahullah berkata: “Dahulu para ulama salaf (maksudnya para sahabat, pent) tidak membedakan (memisahkan) antara iman dan amal.” (Fathul Bari, karya Ibnu Hajar Al-Asqolani I/5)

Dengan demikian, iman merupakan faktor penting yang akan menggerakkan semua bentuk aktivitas manusia. Dari sini nampak adanya urgensi untuk menggabungkan antara iman dan amal shalih bagi para pengusaha muslim. Berikut ini kami akan sebutkan beberapa prinsip keimanan yang semestinya diketahui dan diamalkan oleh setiap pengusaha muslim.

Kemudian penulis menyebutkan hal yang dimaksud dan menjelaskannya diantaranya adalah:

  1. Menghadirkan Niat yang Baik Dalam Bekerja
  2. Meyakini Bahwa Harta Milik Allah, Manusia Hanya Diberi Amanah
  3. Mengimani Takdir Allah Disertai Sikap Selalu Bersyukur
  4. Selalu Berusaha dan Bekerja untuk Mendapatkan Rezeki Disertai Tawakkal Kepada Allah
  5. Meyakini Bahwa Allah Telah Menentukan Kelebihan Atas Orang Lain
  6. Selalu Menjaga Aturan-aturan Syari’at dalam Ibadah.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Bekal Berharga dalam Berdakwah

Nama eBook: Bekal Berharga dalam Berdakwah
Penulis: Syaikh Prof. Dr. Abdurrozzaq al-Badr خفظه الله

Pengantar:

Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan agama untuk kita dan menyempurnakan nikmat-Nya serta menjadikan umat ini sebaik-baik umat dan mengutus seorang rasul yang membacakan ayat-ayat-Nya, menyucikan dan mengajarkan kepada kita Kitab dan Hikmah, semoga shalawat dan salam (terlimpah) kepada nabi yang Allah عزّوجلّ utus untuk rahmat seluruh alam, nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم beserta keluarganya dan semua sahabatnya

Tidak ragu lagi bahwa sesungguhnya dakwah kepada Allah عزّوجلّ merupakan kewajiban agama yang terpenting, ibadah dan ketaatan yang paling mulia, karena dengannya menjadi jelas antara hidayah dan kesesatan dan ia merupakan tugas para rasul dan pengikut mereka hingga hari kiamat.

Allah عزّوجلّ merahmati hamba-Nya dengan mengutus kepada mereka nabi yang menerangkan secara rinci agama-Nya agar mereka beribadah ke-pada-Nya dengan ilmu sehingga mereka tidak mengatakan: “Kami tidak mengetahui agama Allah, kami tidak didatangi oleh Rasul, maka putuslah uzur.”

Baca pos ini lebih lanjut