Menghilangkan Kegelisahan

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Menghilangkan Kegelisahan

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kebangkitan…

Dunia yang fana ini, diwarnai dengan duka, nestapa dan keresahan. Manusia harus menapaki perjalanan terjal kehidupan dunia, sehingga penuh keluh, kesah dan resah. Allah Ta’ala berfirman:

ِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً. إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً. وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعاً

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir (QS. Al-Ma’arij/70: 19-21)

Itulah realita keadaan manusia. Rasa takut, resah, tidak bisa bersabar, tidak mau berbagi, memang melekat pada diri manusia. Dan manusia akan selalu dihantui oleh berbagai perasaan ini. Bahkan sebagai pelampiasannya, ada yang mencari obat pengusir rasa takut dan gelisah ini, dengan minuman keras, narkoba, dan praktik-praktik yang diharamkan. Termasuk mendatangi para dukun, paranormal atau mempercayai ramalan zodiak, guna meraih ketenangan dan mengetahui nasib di masa depan. Wal ‘iyadzu billah. Namun bagi yang mau mengikuti petunjuk Allah Azza wa Jalla, ia tidak akan sengsara dan ia tidak akan larut dalam keresahan,

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَى

Lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS. Thaha/20: 123)

Demikian ringkasan khutbah kali ini, selamat menyimak…

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Pengertian, Macam dan Cara Thaharah

Nama eBook: Pengertian, Macam dan Cara Thaharah
Penulis: Syaikh Sa’id bin ‘Ali Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Pembahasan tentang Thaharah biasanya diletakkan para ulama diawal kitab-kitab yang membahas masalah Fikih, karena banyak ibadah yang dipersyaratkan sebelumnya thaharah.

Menurut bahasa (etimologis), thaharah berarti pembersihan dari segala kotoran yang tampak maupun tidak tampak.

Sedangkan menurut pengertian syari’at (terminologis), thaharah berarti tindakan menghilangkan hadats dengan air atau debu yang bisa menyucikan. Selain itu juga berarti upaya melenyapkan najis dan kotoran. Dengan demikian, thaharah berarti menghilangkan sesuatu yang ada di tubuh yang menjadi penghalang bagi pelaksanaan shalat dan ibadah yang semisalnya.

Thaharah itu terdiri dari dua macam:

Macam pertama: Thaharah batin spiritual, yaitu thaharah dari kemusyrikan dan kemaksiatan. Thaharah seperti itu bisa dilakukan dengan cara bertauhid dan beramal shalih. Macam thaharah ini lebih penting dari pada thaharah fisik babkan thaharah badan tidak mungkin bisa terwujud jika masih terdapat najis kemusyrikan.

Macam kedua: Thaharah fisik, yaitu bersuci dari berbagai hadats dan najis. Dan yang ini merupakan sebagian kedua dari iman.

Thaharah dilakukan dengan dua cara:

Pertama: Thaharah dengan menggunakan air. Dan inilah yang pokok.

Kedua: Thaharah dengan menggunakan debu yang suci. Thaharah ini merupakan ganti dari thaharah dengan air jika tidak memungkinkan bersuci dengan menggunakan air pada bagian-bagian yang harus disucikan, atau karena ketiadaan air, atau karena takut bahaya yang diakibatkan oleh penggunaan air, sehingga dapat digantikan oleh debu yang suci.

Demikian ringkasan isi eBook ini, silahkan download dan selamat membaca…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Agar Tidak Serumah Dengan Setan

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Agar Tidak Serumah Dengan Syaitan
Penulis: Ustadz Abdullah Zaen, Lc, MA حفظه الله

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

ِSemua orang ingin memiliki rumah yang tenteram dan nyaman. Sayangnya, dalam usaha mewujudkan keinginan ini, kebanyakan orang baru sekedar melakukan hal-hal yang bersifat duniawi. Yakni dengan mendirikan bangunan yang megah dan melengkapinya dengan berbagai fasilitas penunjang. Selama tidak berlebihan, sebenarnya itu boleh saja. Namun yang memprihatinkan, mereka lupa bahwa inti kenyamanan dan ketentraman rumah sebenarnya justru bersumber dari ketenangan hati penghuninya. Yang itu akan dicapai manakala mereka rajin beribadah dan memanfaatkan tempat tinggalnya untuk hal-hal yang diridhai Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Apa saja yang perlu kita lakukan di rumah kita, supaya tempat tinggal kita nyaman dan damai? Juga agar rumah kita tidak menjadi tempat favorit para syaitan? Di antara yang perlu kita perhatikan adalah:

Pertama: Mengucapkan salam sebelum masuk rumah
Kedua: Mengucapkan basmalah saat masuk rumah
Ketiga: Mengucapkan basmalah saat masuk rumah
Keempat: Memakmurkan rumah dengan ibadah dan membaca al-Qur’an

Simak lebih lanjut khutbah ini, temukan dalil dan penjelasan yang disampaikan penulis dan semoga rumah-rumah kita menjadi taman tempat tinggal yang indah, amin…

Download:
Download PDF atau Download DJVU

Khutbah Idhul Fithri: Cara Meraih Kebahagian

Nama eBook: Khutbah Idhul Fithri: Cara Meraih Kebahagian

ِAlhamdulillah, kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga kiamat nanti.

Realita yang melanda kaum muslimin saat ini berupa kesengsaraan, krisis, ketertindasan dan berbagai keburukan lainnya, penyebabnya adalah tidak lain menjauhnya kaum muslimin dari al-Qur’an dan petunjuk nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Sungguh, solusi terbaik untuk memperbaiki realita umat Islam saat ini adalah dengan memegang teguh ajaran Islam yang murni. Yaitu Islam yang dipelajari oleh para Shahabat dari Rasulullah. Islam yang telah diterapkan oleh para Shahabat dalam semua sisi kehidupan mereka. Islam yang mencakup tatanan kehidupan yang sempurna dan undang-undang perbaikan yang paripurna sehingga menjadi penerang jalan bagi umat manusia di seluruh dunia. Islam inilah yang membuat kaum Muslimin menjadi kuat, disegani, membawa obor penerang yang menyinari dunia dengan keselamatan, kebaikan, rahmat, keadilan, kemajuan dan kemakmuran.

Oleh karena itu, seluruh umat Islam, baik penguasa ataupun rakyat wajib tunduk kepada Allah, merendahkan diri dihadapan-Nya serta patuh terhadap syariat-syari’at-Nya. Itulah kunci keamanan dan satu-satu jalan meraih kejayaan, keamanan, ketentraman dan kebahagian.

Demikianlah kira-kira isi ringkas khutbah Idhul Fithri kali ini yang diangkat dari Khutbah Idul Fithri yang disampaikan di Masjid Nabawi di Madinah al-Munawwrah oleh DR. Husein Alu Syaikh pada tanggal 1 Syawal 1435 H dengan judul as-Sabilul Wahid Ii Tahqiq as-Sa’adah, selamat menyimak

Download:
Download PDF atau Download DJVU

Meresapi Kenikmatan Shalat

Nama eBook: Meresapi Kenikmatan Shalat
Penulis: Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa حفظه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Inti setiap ibadah adalah menghadirkan hati. Demikian pula ibadah shalat. Ketika seorang hamba shalat, hatinya harus ikut shalat, tidak tersibukkan dengan pikiran yang lain. Jika hal ini terwujud maka kelezatan ibadah shalat dapat tercapai.

Seorang muslim yang hakiki dia akan dapat merasakan kelezatan ibadahnya. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

“Yang merasakan manisnya iman adalah orang yang ridha Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai Rasulnya.”

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“(Ada) tiga perkara yang jika ada dalam diri seseorang maka dia akan merasakan manisnya iman: (1) barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selainnya, (2) barangsiapa yang mencintai seseorang dan dia tidak mencintainya kecuali karena Allah, dan (3) barangsiapa yang benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana dia benci untuk dicampakkan ke dalam api neraka.”

Kemudian -semoga Allah menjaganya- menjelaskan hal yang bisa membuat kita merasakan kenikmatan sholat, menyelami makna sholat dan hikmah setiap gerakan sholat, semoga kita termasuk orang yang mencapai kenikmatan sholat, Amin…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download Word atau Download PDF

Tips Mendakwahi Orang Kafir

Nama eBook: Tips Mendakwahi Non Muslim
Penulis: Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-Buthoni حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam yang telah memberikan berbagai nikmat yang terhingga kepada kita, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari akhir.

Dalam eBook Dakwah telah kita sampaikan bahwa berdakwah itu sesuai kondisi, kemudian telah pula dijelaskan cara mendakwahi orang awam, mendakwahi pengikut hawa nafsu dan mendakwahi penguasa; maka dikesempatan yang mulia ini kita kketengahkan tips mendakwahi orang kafir.

Sebagaimana dikatakan penulis diawal eBook, Tujuan, materi, uslub, dan objek dakwah telah dijelaskan oleh Allah عزّوجلّ dalam ayat:

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

Ajaklah kepada jalan Rabbmu dengan hikmah, dan mau’izhah hasanah, dan mendebat mereka dengan cara yang baik. (QS an-Nahl [16]: 125)

Ajak kepada jalan Rabbmu” sebagai tujuan dakwah, “dengan hikmah” sebagai materi dan uslub dakwah sekaligus objek dakwah. Sebab hikmah adalah Kitab dan Sunnah maksudnya apabila seseorang mencari kebenaran dan siap menerimanya maka cukup disampaikan dalil firman Allah dan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم kepadanya. “Mau’izhah hasanah” maksudnya ada orang yang mengetahui kebenaran tetapi terasa berat menerimanya maka perlu nasihat dengan cara yang baik yaitu disebutkan keutamaan amal shalih dan kejelekan menyelisihinya. “Debat dengan cara yang baik” maksudnya ada orang yang mengetahui kebenaran tetapi dia memiliki syubhat (kerancuan).

Demikianlah berdakwah kepada manusia baik muslim maupun kafir, dalam eBook ini penulis -semoga Allah menjaganya- menjelaskan berbagai hal yang diperhatian dalam mendakwahi orang kafir mulai dari kaidah yang harus dipegang para da’i, tugas da’i mendakwahi orang kafir yang mau masuk Islam dan membimbingnya setelah masuk Islam dan berbagai hal lainnya, semoga bermanfaat…

Download:
Download CHM
mirror Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Tata Cara Mandi Wajib

Nama eBook: Tata Cara Mandi Wajib
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman. Amma ba’du:

Telah kita posting eBook yang menerangkan hal-hal yang mengharuskan mandi wajib, kali ini akan diketengahkan Tata Cara (Sifat) Mandi Wajib, pada eBook ini penulis akan menjelaskan antara lain:

  1. Syarat Sah Mandi
  2. Rukun Mandi
  3. Detil Tata Cara Mandi
  4. Tata Cara Mandi Bagi Wanita
  5. Apakah ada Wudhu’ setelah Mandi, dan
  6. Menggunakan Handuk Setelah Mandi

Semoga hal ini dapat kita mengerti dan amalkan karena thaharah sangatlah erat hubungannya dengan sahnya amal ibadah lainnya…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Sikap Kepada Orang Awam

Nama eBook: Sikap Terbaik Terhadap Orang Awam
Penulis: Ustadz Yulian Purnama حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Dalam keseharian kita dalam berbagai lapangan kehidupan dan juga termasuk dalam hal agama, kita akan menemui orang yang awam, dalam hal ini kita hendaknya bersikap sebagaimana dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِي بِشْرٍ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي إِيَاسٍ، قَالَ: سَمِعْتُ عَبَّادَ بْنَ شُرَحْبِيلَ – رَجُلًا مِنْ بَنِي غُبَرَ – قَالَ: أَصَابَنَا عَامُ مَخْمَصَةٍ، فَأَتَيْتُ الْمَدِينَةَ، فَأَتَيْتُ حَائِطًا مِنْ حِيطَانِهَا، فَأَخَذْتُ سُنْبُلًا فَفَرَكْتُهُ وَأَكَلْتُهُ، وَجَعَلْتُهُ فِي كِسَائِي، فَجَاءَ صَاحِبُ الْحَائِطِ، فَضَرَبَنِي وَأَخَذَ ثَوْبِي، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَخْبَرْتُهُ، فَقَالَ لِلرَّجُلِ :”مَا أَطْعَمْتَهُ إِذْ كَانَ جَائِعًا، أَوْ سَاغِبًا، وَلَا عَلَّمْتَهُ إِذْ كَانَ جَاهِلًا” ، فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَرَدَّ إِلَيْهِ ثَوْبَهُ، وَأَمَرَ لَهُ بِوَسْقٍ مِنْ طَعَامٍ، أَوْ نِصْفِ وَسْقٍ

Dari Abu Bisyr Ja’far bin Abi Iyyas, ia berkata, aku mendengar ‘Abbad bin Syurahbil (seorang lelaki dari Bani Ghubar) berkata:

“Aku mengalami masa paceklik. Maka aku pun datang ke kota Madinah. Ketika itu aku sampai di salah satu kebun yang ada di Madinah. Kuraup kurmanya dan kumakan, dan sebagian kusimpan di bajuku. Lalu pemilik kebun datang. Ia memukulku dan mengambil bajuku. Aku pun datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Aku ceritakan kejadian tersebut. Maka Rasulullah pun berkata kepada pemilik kebun:

‘Mengapa engkau tidak beri makan orang ini jika memang ia kelaparan? Mengapa engkau tidak ajari ia jika memang ia tidak paham?‘

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam memerintahkan pemilik kebun mengembalikan pakaiannya dan memberikannya setengah atau satu wasaq kurma”.

Demikianlah agama ini mengajarkan semua sisi kehidupan dan petunjuk gai kita semua, hadits ini mempunyai banyak faidah yang disebutkan penulis, silahkan membacnya…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Baca pula:
Mendakwahi Orang Awam

Cara Tobat dari Harta Haram

Nama eBook: Taubat dari HARTA HARAM
Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, MA حفظه الله

الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Hidup di masyarakat yang heterogen seperti di negeri ini tentunya memiliki dinamika yang berbeda dengan hidup di masyarakat yang homogen. Perbedaan budaya, ideologi, dan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum agamanya tampak dengan nyata.

Dalam pergaulan dan transaksi dalam keadaan seperti ini sangat mungkin menjerumuskan kita kedalam ‘memakan harta haram‘, dalam eBook ini akan dijelaskan mengapa sebuah harta menjadi haram dan bagaimana cara bertobat dari harta haram tersebut bagi yang terjerumus atau ‘menjerumuskan’ diri didalamnya…

Kita berdoa kepada Allah Rabb yang membolak balikkan hati agar kiranya kita tetap istiqomah dan terhindar dari harta haram dan mengampuni segala dosa kita, dan Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Sifat Sholat Nabi Full Gambar

Nama eBook: Sifat Sholat Nabi Full Gambar
Penyusun: Tim Majelis Ilmu Publiser

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Pujian yang tak berhingga selalu kita ucapkan untuk mengungkap rasa syukur kita kepada Allah عزّوجلّ, yang telah menjadikan nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم sebagai teladan kita dalam segala sisi kehidupan.

Berikut ini adalah Sifat Sholat Nabi صلى الله عليه وسلم yang kita mesti meneladani cara beliau sholat, berikut ini kami ketengahkan kepada kita semua Sifat Sholat Nabi Full Gambar yang kami scaning dari kalender tahun 1434 H edisi Sifat Sholat Nabi صلى الله عليه وسلم, Gambar dalam eBook tersebut berdasarkan karya dan pemeriksaan al-Ustadz Arif Fathul Ulum L.c -semoga Allah menjaganya-.

Kami sarankan para pembaca juga membaca berbagai eBook dalam kategori sholat untuk memperdalam pemahaman. Akhirnya kami berharap eBook ini menjadi amal jariyah bagi pembuat, penyusun dan menyebarkannya, amin…

Download:
Download PDF