Dunia Dalam Pandangan Seorang Muslim

Nama eBook: Dunia Menurut Pandangan as-Sunnah
Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Dunia bagi kaum muslimin adalah sarana menuju kampung akhirat, karena itu mari kita perhatikan beberapa kaidah akan hal dunia di bawah ini:

  1. Jangan tertipu oleh dunia
  2. Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam lebih menyukai hidup sederhana dalam urusan dunia
  3. Orang mu’min hendaknya lebih menyukai kehidupan akhirat daripada dunia
  4. Dunia tempat balak dan fitnah
  5. Manusia rakus dunia
  6. Bahaya rakus urusan dunia
  7. Dunia bagi orang Islam seperti penjara
  8. Hindari Tabdzir
  9. Hidup sederhana
  10. Keindahan dunia berbahaya bagi yang tipis iman

Demikianlah secara ringkas akan dunia, silahkan baca eBook selengkapnya dan semoga bermanfaat….

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Dunia yang Fana

Nama eBook: Dunia yang Fana
Penyusun: Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin حفظه الله

Pengantar:

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِـيِّ الْـمُصْطَفَى وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّ بَعْدُ

Banyak orang lupa atau tidak sadar bahwa dunia hanya sebagai tempat peristirahatan sementara dan tempat tinggal sejenak untuk mencari bekal perjalanan menuju kampung akhirat. Oleh karena itu dunia hanya sebagai lahan untuk beramal dan tempat untuk beribadah kepada Allah عزّوجلّ, sedangkan akhirat sebagai kampung menuai balasan dan memetik pahala, seperti firman Allah عزّوجلّ:

Selayaknya kita bersiap diri meninggalkan kampung dunia menuju kampung akhirat dengan selalu menambah simpanan kebaikan, bersegera memenuhi panggilan Allah, memperbanyak bekal dan bertobat dengan tobat nasuha, kalau tidak, kita pasti akan tertipu fatamorgana dunia, sedang tabiat dunia hanya satu, dunia meninggalkan kita atau kita meninggalkan dunia. Manakah lebih dahulu menghampiri kita, hanya Allah yang Maha Mengetahui dan Menentukan.

Dari Ibnu Umar رضي الله عنهما berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم memegang pundakku, lalu bersabda:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رضي الله عنهما يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

“Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.” Lalu Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata: “Jika engkau di waktu sore, maka janganlah engkau menunggu pagi dan jika engkau di waktu pagi, maka janganlah menunggu sore, dan pergunakanlah waktu sehatmu sebelum kamu sakit, dan waktu hidupmu sebelum kamu mati,” (HR. Bukhari No. 6416).

Penulis -semoga Allah menjaganya- menjelaskan hakikat dunia dan banyaknya fitnah didalamnya dan untuk itu semua sikap Qona’ah-lah yang bisa menangkal itu semuanya.

Download:

Download CHMatau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Kebahagiaan Mana yang Ingin Anda Raih

Nama eBook: Kebahagian Mana yang Ingin Anda Raih
Penulis: Ustadz Abu Ismail Muslim al-Atsari حفظه الله

Penulis berkata:

Sebagian orang berkata, ‘Hidup itu yang penting happy’. Dari situ kemudian mereka berbuat semaunya. Mereka tidak peduli dengan segala macam aturan. Mereka ingin hidup bahagia, tapi melakukan perbuatan maksiat yang membahayakan dirinya di akherat. Mereka tertipu dengan kebahagiaan sesaat yang mereka rasakan di dunia ini, sehingga mereka tetap berani dan tetap nekad melakukan perbuatan yang dilarang agama. Memang, hidup bahagia merupakan dambaan setiap makhluk. Namun banyak orang yang tidak tahu atau tidak mau tahu bahwa kebahagiaan hakiki adalah kebahagiaan akherat. Allah عزّوجلّ berfirman:

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui (QS. al-Ankabut/29: 64)

Ketika menjelaskan maksud ayat ini, Imam Ibnu Katsir رحمه الله mengatakan, “Allah عزّوجلّ berfirman (dalam rangka) memberitakan betapa dunia itu hina, akan hancur dan akan sirna (pada saat yang telah ditentukan). Dan dunia ini tidak kekal, dan sekedar mendatangkan kelalaian dan bersifat permainan. Dia berfirman, “dan sesungguhnya akherat itulah yang sebenarnya kehidupan“, maksudnya (akherat itu) adalah kehidupan yang kekal, yang haq, yang tidak akan binasa dan tidak sirna. Kehidupan akherat berlangsung terus-menerus selama-lamanya. Firman-Nya (yang artinya,) “kalau mereka mengetahui“, maksudnya, jika manusia tahu, maka sungguh mereka akan lebih mengutamakan sesuaru yang bersifat baqa’ (kekal) daripada yang fana (akan binasa).” (Tafsir lbnu Katsir, surat al-‘Ankabut/29:64)

Oleh karena itu, agar tidak salah langkah, tujuan dan prioritas dalam mengejar kebahagiaan yang kita inginkan, di sini akan kami sampaikan beberapa hal terkait kebahagiaan di dunia dan akherat.

Download:

Download CHM mirrorDownload CHM mirror-1 Download CHM mirror-2 Download CHM dan Download Word atau Download PDF

Hasrat Jiwa yang Tercela

Nama eBook: Hasrat Jiwa yang Tercela
Penulis: Abu Unaisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله

Pada pengantar penulis berkata:

Terkadang seoran muslim teperdaya oleh ajakan jiwanya yang tercela, sehingga dengan sadar atau tidak sadar dia telah keluar dari rel syar’i. Bagaimanakah hakikat hasrat yang tercela tersebut? Sudahkah kita menyadari dan mawas diri terhadapnya? Temuilah jawabannya dalam pembahasan berikut ini.

Kemudian penulis menyebutkan pentingnya membersihkan jiwa, benteng dari hasrat tercela, bentuk-bentuk hasrat tercela yang topik bahasannya dapat dilihat pada gambar berikut…

Hasrat Jiwa yang Tercela

Download:
Hasrat Jiwa yang Tercela

Download CHM atau Download ZIPmirrorDownload CHM atau Download ZIP

Milikilah Sifat Zuhud

Nama eBook: Milikilah Sifat Zuhud
Penulis: Ustadz Abu Aniisah Sayhrul Fatwa bin Lukman  حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Amma ba’du:

Secara bahasa, zuhud maknanya adalah sedikit dalam segala sesuatu. Al-Imam Ibnu Faris رحمه الله mengatakan, “Asal huruf za, ha, dan dal menunjukkan atas sesuatu yang sedikit.”

Al-Imam Ali al-Jurjani رحمه الله mengatakan, “Dikatakan bahwa zuhud adalah benci terhadap dunia dan berpaling darinya. Ada yang mengatakan, ‘Zuhud adalah meninggalkan kesenangan dunia dalam rangka mencari kebahagiaan akhirat.'”

Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله mengatakan, “Zuhud di dunia adalah benci terhadap dunia. Yaitu seorang manusia tidak mengambil bagian dunia kecuali apa yang membawa manfaat untuk akhiratnya. Baca pos ini lebih lanjut

Dengan Niat, Amal Dunia Jadi Ladang Akhirat

Nama eBook: Dengan Niat, Amal Dunia Jadi Ladang Akhirat
Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Arifi Badri, M.A حفظه الله

Pengantar:

Segala puji hanya milik Allah عزّوجلّ, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya.

Allah عزّوجلّ telah menggariskan bahwa kehidupan umat manusia bukan hanya sekali, namun dua kali. Kehidupan dunia yang fana sebagai awal dari kehidupan dan akan dilanjutkan dengan kehidupan akhirat yang kekal abadi. Sukses di dunia belum tentu berkelanjutan hingga di akhirat. Baca pos ini lebih lanjut