Dunia Dalam Pandangan Seorang Muslim

Nama eBook: Dunia Menurut Pandangan as-Sunnah
Oleh: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

:الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Dunia bagi kaum muslimin adalah sarana menuju kampung akhirat, karena itu mari kita perhatikan beberapa kaidah akan hal dunia di bawah ini:

  1. Jangan tertipu oleh dunia
  2. Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam lebih menyukai hidup sederhana dalam urusan dunia
  3. Orang mu’min hendaknya lebih menyukai kehidupan akhirat daripada dunia
  4. Dunia tempat balak dan fitnah
  5. Manusia rakus dunia
  6. Bahaya rakus urusan dunia
  7. Dunia bagi orang Islam seperti penjara
  8. Hindari Tabdzir
  9. Hidup sederhana
  10. Keindahan dunia berbahaya bagi yang tipis iman

Demikianlah secara ringkas akan dunia, silahkan baca eBook selengkapnya dan semoga bermanfaat….

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Iklan

Jenis-Jenis Fitnah dan Supaya Selamat Darinya

Nama eBook: Ragam FITNAH
Penulis: Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Fitnah itu banyak ragamnya. Ia semakin banyak dan dahsyat serta terus bermunculan di akhir zaman. Dan manusia sepanjang hayatnya selalu berdampingan dengan fitnah, hanya saja ada yang bergesekan dengan fitnah dalam porsi sedikit, ada yang banyak, diantara jenis-jenis fitnah adalah:

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. At-Taghabun/64:15)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ

Baca pos ini lebih lanjut

Memahami Agama: Pelindung Dari Fitnah

Nama eBook: Memahami Agama Garda Pelindung Dari Fitnah
Penulis: Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang telah menganugerahkan kepada kita nikmat terbesar, yakni Nikmat Islam, disamping berbagai nikmat lainnya yang sangat besar yang wajib kita syukuri.

Namun perlu diingat bahwa ada rintangan dan halangan yang bisa menghadang manusia,  yang terkadang bisa mengeluarkannya dari pagar Islam. Ada banyak fitnah dahsyat yang menghadang manusia. Oleh karena itu, kita harus mengenali fitnah-fitnah tersebut; sebagaimana kita juga harus mengetahui jalan keluar dari fitnah-fitnah tersebut bila ia telah  menimpa.

Bertolak dari sinilah seorang Sahabat besar, Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu mengatakan: “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tentang keburukan. Karena khawatir kalau-kalau aku terjatuh ke dalamnya.”

Fitan adalah bentuk jamak dari kata fitnah. Maknanya adalah ujian dan cobaan agar dengan hal itu bisa terlihat benarnya iman atau justru ia memiliki sifat nifaq.

Sedangkan Paham agama, diistilahkan dengan sebutan al-fiqhu fi ad-din. Kata al-fiqh secara bahasa berarti memahami. Sedangkan secara syara’, fiqh adalah memahami hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ada dalam Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jadi, mengetahui tentang Islam dan mengenalnya dengan seksama, mengetahui hukum-hukum dan rinciannya adalah perkara yang wajib. Kemudian juga (merupakan hal yang wajib) mengetahui perkara-perkara yang bisa memalingkan dari Islam, mengetahui hal-hal yang bisa menghalangi antara seorang hamba dengan Islam; atau penyakit-penyakit yang bisa melemahkan Islam dalam hatinya.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan kita termasuk orang-orang yang sabar dan tegar dalam menghadapi berbagai fitnah terus menghempas.

Download:
Download PDF atau Download Word

Khutbah: Kiat Menyikapi Fitnah

Nama eBook: Khutbah Jum’at: Kiat Menyikapi Fitnah
Penyusun: Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi

Kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga kiamat nanti.

Sebagai umat akhir zaman kepada kita datang berbagai fitnah yang kadang samar bagi kebanyakan manusia akan halnya, apakah suatu persoalan itu baik atau buruk? benar ataukah malah salah? karena banyak sesuatu yang salah diakhir zaman ini dibungkus dengan sesuatu yang seolah-olah benar…

Banyak fitnah yang mendera kita mulai dari kepemimpinan, memberontak kepada pemimpin atau minimal demontrasi -yang katanya damai tapi mayoritas ujungnya adalah anarkis-, gerakan tafkir dan terorisme yang dibungkus dengan jorgan jihad dan banyak  fitnah lainnya.

Kita telah menyaksikan fitnah di Mesir dan sebagian negeri timur tengah, maksud hati dengan menumbangkan pemimpin yang katanya oteriter akan mendapat pemimpin yang demokratis, alih-alih berhasil yang terjadi malah kerusakan yang merata, kehancuran pada diri, harta dan kehormatan….

Berikut ini adalah khutbah yang menjelaskan kepada kita apa yang semestinya kita lakukan pada saat datang fitnah, semoga dapat kiranya kita aplikasikan, amin…

Download:
Download PDF mirror Download PDF atau Download DJVU

Hudzaifah dan Jalan Keluar Fitnah Akhir Zaman

Nama eBook: Hudzaifah bin al Yaman: Penyimpan Rahasia Rasulullah
Penyusun: Ustadz Abu Faiz Sholahuddin حفظه الله

Pengantar:

Beliau adalah Abu Abdillah Hudzaifah bin al-Yaman al-‘Abasi, sang penyimpan rahasia Rasulullah صلى الله عليه وسلم, musuh utama orang-orang munafik, kekasih setia dan sahabat dekatnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Beliau memiliki banyak keutamaan yang sebagiannya tidak dimiliki sahabat lainnya diantaranya ialah ia menyimpan nama-nama munafikin madinah atas perintah Rasulullah, dan ia memiliki jawaban permasalahan umat ini, terutama yang berkenaan dengan fitnah dan ujian yang menimpa umat ini. Jalan keluar dari gejolak fitnah akhir zaman telah beliau rekam dengan baik langsung dari narasumber aslinya, yaitu seorang yang tidak berbicara dari hawa nafsunya melainkan dari wahyu yang diwahyukan kepadanya, inilah kisahnya:

Hudzaifah رضي الله عنه mengatakan, “Wahai Rasulullah, dahulu kami berada pada masa jahiliah dan kejelekan, lalu Allah mendatangkan kebaikan yang sedang kita rasakan sekarang ini, apakah setelah ini akan ada kejelekan?” Nabi  menjawab, “lya.” Hudzaifah  bertanya lagi, “Apakah setelah itu akan ada kebaikan lagi?” Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab, “Benar, namun telah ada kabutnya.” Kata Hudzaifah, “Aku balik bertanya, ‘Apa itu kabut yang mengotorinya?'” Nabi menjawab, “Suatu kaum yang berpegang bukan kepada sunnah dan petunjukku, kalian mengenali mereka dan mengingkari mereka.” Hudzaifah melanjutkan pertanyaannya, “Apakah setelah itu akan ada kejelekan lagi?” Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab, “Benar,—merekalah—para da’i yang menyeru di ambang pintu Neraka, siapa saja yang menyambut seruannya akan digelincirkan ke dalam Neraka.” Hudzaifah melanjutkan, “Wahai Rasulullah, sebutkan ciri-ciri da’i tersebut.” Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab, “Mereka masih satu kulit dengan kita, dan berbicara dengan lisan-lisan kita.” Hudzaifah melanjutkan, “Lalu apa yang Rasul perintahkan kepada kami tatkala kami menjumpai zaman tersebut?” Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab, “Tetaplah berpegang pada jama’ah kaum muslimin dan imam mereka.” Kata Hudzaifah رضي الله عنه, “Aku katakan, ‘Seandainya pada waktu itu kami tidak memiliki jama’ah maupun imam?'” Nabi صلى الله عليه وسلم menjawab, “Tinggalkanlah semua kelompok-kelompok sesat tersebut, meskipun engkau harus menggigit akar pohon hingga kematian menjemputmu dan engkau tetap berada pada prinsip tersebut.” (HR. al-Bukhari: 3411, Muslim: 1847)

Download:

Download CHM atau Download ZIP dan Download Word atau Download PDF

Dunia yang Fana

Nama eBook: Dunia yang Fana
Penyusun: Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin حفظه الله

Pengantar:

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِـيِّ الْـمُصْطَفَى وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّ بَعْدُ

Banyak orang lupa atau tidak sadar bahwa dunia hanya sebagai tempat peristirahatan sementara dan tempat tinggal sejenak untuk mencari bekal perjalanan menuju kampung akhirat. Oleh karena itu dunia hanya sebagai lahan untuk beramal dan tempat untuk beribadah kepada Allah عزّوجلّ, sedangkan akhirat sebagai kampung menuai balasan dan memetik pahala, seperti firman Allah عزّوجلّ:

Selayaknya kita bersiap diri meninggalkan kampung dunia menuju kampung akhirat dengan selalu menambah simpanan kebaikan, bersegera memenuhi panggilan Allah, memperbanyak bekal dan bertobat dengan tobat nasuha, kalau tidak, kita pasti akan tertipu fatamorgana dunia, sedang tabiat dunia hanya satu, dunia meninggalkan kita atau kita meninggalkan dunia. Manakah lebih dahulu menghampiri kita, hanya Allah yang Maha Mengetahui dan Menentukan.

Dari Ibnu Umar رضي الله عنهما berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم memegang pundakku, lalu bersabda:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ رضي الله عنهما يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

“Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.” Lalu Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata: “Jika engkau di waktu sore, maka janganlah engkau menunggu pagi dan jika engkau di waktu pagi, maka janganlah menunggu sore, dan pergunakanlah waktu sehatmu sebelum kamu sakit, dan waktu hidupmu sebelum kamu mati,” (HR. Bukhari No. 6416).

Penulis -semoga Allah menjaganya- menjelaskan hakikat dunia dan banyaknya fitnah didalamnya dan untuk itu semua sikap Qona’ah-lah yang bisa menangkal itu semuanya.

Download:

Download CHMatau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Agar Selamat dari Fitnah

Nama eBook: Agar Kita Selamat dari Fitnah
Penulis: Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al-Badr خفظه الله

Pengantar:

Dalam kata pendahuluan Syaikh berkata:

Diriwayatkan dari al-Miqdad bin al-Aswad رضي الله عنه dari Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم bahwasanya beliau صلى الله عليه وسلم bersabda:

إِنَّ السَّعِيْدَ لَمَنْ جُنَّبَ الْفِتَنَ

Sesungguhnya orang yang berbahagia itu adalah orang yang dijauhkan dari fitnah.

Banyak orang yang memiliki ghirah (kecemburuan terhadap agamanya) dan orang tulus yang menginginkan kebaikan dan kebahagian untuk diri-diri mereka dan menginginkan ketinggian dan kemuliaan untuk umat Islam, bertanya-tanya :

  1. Dengan apa kebahagiaan itu bisa diraih ?
  2. Bagaimana tujuan mulia ini bisa digapai?
  3. Bagaimana caranya agar terlindung dari berbagai macam fitnah ?
  4. Bagaimana seorang Muslim bisa selamat dari kejelekan, bahaya dan keburukan fitnah ?

Baca pos ini lebih lanjut

Bantahan Untuk Para Pengusung Tafkir

Nama eBook: Bantahan Untuk Para Pengusung Tafkir
Penulis: Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Syaifullah حفظه الله

Pengantar:

Segala puji hanya milik Allah عزّوجلّ, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya. Amma ba’du:

Sungguh syubhat tafkir adalah fitnah yang sangat mengkhawatirkan, seseorang yang telah terkena paham ini tidak segan lagi mengkafirkan sanak saudaranya bahkan ayah dan ibunya sendiri, setelahnya adalah pengkafiran semua negeri Islam tak terkecuali negeri pemelihara dua tanah suci, bahkan teriakan pengkafiran negeri tersebut lebih lantang lagi dari mereka.

Para pengusung tafkir ini (kalau boleh dikatakan neo khawarij) tumbuh dalam berbagai kelompok yang umumnya berupa jaringan rahasia yang bahasannya dapat dilihat disini.

Mengingat hal tersebut kami mengkompile tiga tulisan yaitu Tafsir Ayat Hukum, Syubhat Ayat Hukum dan Membedah Syubhat Tafkir dalam sebuah eBook yang kemudian kami beri judul Bantahan Untuk Para Pengusung Tafkir, kami berharap eBook ini menjadikan sadar saudara-saudara kita terutama pemudanya dari fitnah tafkir ini dan menjadikan peringatan bagi kita semua…

Download:
Download CHM atau Download ZIP mirrorDownload CHM atau Download ZIP

Tulisan Terkait:
Fatwa Ulama Ahlus Sunnah Mengecam Terorisme
Jaringan Rahasia dalam Pandangan Syar’i
Bom Syahid atau Bom Bunuh Diri