Peminjam Dinar yang JUJUR

Al-lmam Bukhori rahimahullah dalam kitab Shohih-nya telah mengkisahkan dengan sanadnya dari sahabat Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwasanya Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

Sesungguhnya ada seorang laki-laki dari bani Isro’il meminjam kepada temannya uang seribu dinar. Maka pemilik uang (yang dimintai pinjarman) mengatakan: “Datangkan kepadaku para saksi yang akan kujadikan sebagai saksi!” Peminjam menjawab: “Cukuplah Alloh sebagai saksinya. “Pemilik uang berkata: “Datangkan kepadaku orang yang menanggungnya!” Peminjam menjawab: “Cukuplah Alloh sebagai penanggungnya.” Pemilik uang berkata: “Engkau benar.” Lalu pemilik uang memberikan (pijaman itu) kepadanya dengan tempo tertentu, lalu si peminjam beranjak ke laut untuk menyelesaikan urusannya.

Tatkala sudah jatuh tempo untuk membayarnya, si peminjam mencari-cari kapal yang datang (untuk pulang ke negerinya, red.) agar ia bisa membayar hutangnya tersebut. Akan tetapi, ia tidak mendapatkannya. Kemudian ia mengambil sepotong kayu, melubanginya, serta memasukkan uang seribu dinar ke dalamnya beserta secarik kertas (yang ia tulis) untuk saudaranya (pemberi pinjaman), lantas ia menutup kembali lubang tersebut dan pergi ke tepi laut seraya mengatakan:”Ya Alloh, sesungguhnya Engkau tahu bahwa dulu aku telah meminjam uang seribu dinar kepada si fulan, kemudian ia memintaku mendatangkan seorang penanggung lalu aku katakan cukuplah Alloh sebagai penanggungnya maka ia pun ridho dengan-Mu, dan juga ia meminta untuk didatangkan seorang saksi maka aku katakan pula cukuplah Alloh sebagai saksinya maka ia pun ridho dengan-Mu, dan sungguh aku telah berusaha mencari kapal agar aku dapat mengirimkan sesuatu yang menjadi haknya tersebut. Akan tetapi, aku tidak mendapatinya, maka aku titipkan uang barang ini kepada-Mu.” Kemudian ia melemparkan kayu tersebut ke lautan, kayu tersebut pun lenyap dari pandangannya. Kemudian ia beranjak dari tempat itu dan ia masih terus mencari-cari kapal yang datang ke negerinya.

Maka keluarlah laki-laki yang dulu meminjamkan uangnya, ia menunggu kalau-kalau ada kapal yang datang dan membawa hartanya tersebut. Tiba-tiba ia melihat sepotong kayu, kemudian ia mengambil dan membawanya pulang sebagai kayu bakar. Tatkala membelahnya, ternyata ia menemukan uang seribu dinar dan sepucuk surat (untuknya).

Setelah itu, datanglah orang yang dulu pernah meminjam uang kepadanya, dengan membawa uang seribu dinar untuk dibayarkan kepadanya. Si peminjam berkata: “Demi Alloh, aku selalu berusaha mencari kapal agar aku bisa menemuimu dan melunasi hutangku, namun aku tidak pernah menjumpainya kecuali waktu ini.” Pemberi pinjaman menjawab: “Bukankah engkau dulu pernah mengirimkan sesuatu kepadaku?” Peminjam menjawab: “Aku telah kabarkan kepadamu bahwa aku tidak pernah mendapatkan satu kapal pun sebelum ini.” Pemberi pinjaman menjawab: “Sesungguhnya Alloh telah menyam-paikan apa yang telah engkau kirimkan kepadaku lewat kayu tersebut.” Kemudian si peminjam pergi dan membawa kem-bali uang seribu dinar dengan hati yang lega. (HR. Bukhori dalam Kitab al-Kafalah bab “al-Kafalah fil Qord wad Duyun bil Abdan wa Ghoirihi”: 2290)

Baca faedah yang dapat diambil dari kisah ini dengan mendownload eBooknya, semoga bermanfaat…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Iklan

Kajian Kitab Nukhbatul Fikar

Alhamdulillah, kita memuji Allah ta’ala dan bersyukur kepadanya, selanjutnya sholawat dan salam bagi nabi kita, kepada keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti sunnah mereka hingga akhir zaman. Amma ba’du:

Maka telah kita posting sebelumnya matan dan terjemahan Nukhbatul Fikar, tentu dengan membacanya semata belumlah kita dapat memahami-nya dengan baik. Untuk menambah kepahaman kita dikesempatan yang mulia ini kami ketengahkan kajian (dalam bentuk audio) yang mengkaji kitab ini dari tiga orang ustadz yang mulia, berikut list dan link downloadnya:

A. Oleh Ustadz Badrusalam, Lc

  1. Syarat Hadits Mutawatir, Hadits Ahad, dan Hadits Shahih
  2. Penjelasan tentang Ziyadatuts Tsiqah
  3. Penjelasan tentang Sanad Mutaba’ah
  4. Penjelasan tentang Hadits Maqbul
  5. Penjelasan tentang Hadits Mursal dan Hadits Munqathi
  6. Sebab Seorang Rawi Hadits Dicela
  7. Hadits Matruk dan Hadits Munkar

Sumber Radio Rodja

B. Oleh Ustadz Abdullah Taslim, Lc, MA

  1. Keutamaan Ahli Hadits
  2. Nukhbatul Fikr 01
  3. Nukhbatul Fikr 02
  4. Nukhbatul Fikr 03
  5. Nukhbatul Fikr 04

Sumber Kajian.Net

C. Oleh Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sanusi:

  1. 01. Wasiat-Wasiat bagi Siapa Saja yang Mempelajari Ilmu Hadits; Judul Buku; Biografi Penulis
  2. 02. Perhatian Ulama terhadap Kitab Nukhbah Al-Fikar; Khutbah Al-Hajah; Karya Ulama dalam Ilmu Musthalah; Sebab & Metodologi Penulisan Buku; Definisi Khobar
  3. 03. Definisi & Pembagian Khobar; Thuruqul & Sanad Hadits; Hadits Mutawatir; Hadits Masyhur; Hadits ‘Aziz
  4. 04. Hadits Gharib; Hadits Ahad
  5. 05. Tingkat Keshahihan Hadits; Hadits Shahih; Seputar Al-Bukhary & Muslim
  6. 06. Ziyadah Tsiqah; Mahfudz; Syadz; dan lain-lain
  7. 07. Pembagian Lain Mardud; Keterputusan Sanad; Mu’allaq; Mursal; Mu’dhal; Munqathi’
  8. 08. Pembagian Lain Saqath Sanad; Mudallas; Mursalul Khafiy; Tha’n
  9. 09. Definisi & Hukum Kadzib; Tuhmah; Fuhsyul Gholath; Al-Ghaflah; Al-Fisq; Al-Wahm; Mukhalafah
  10. 10. Mu’allal; Mudraj
  11. 11.Maqlub; Al-Mazid Fi Muttashil Asanid; Mudhtharib; Mushahhaf & Muharraf; Def Meringkas Had
  12. 11.2. Pertanyaan
  13. 12. Jahalah; Al-Wuhdan; Mubham; Pembagian & Hukum Jahalah & Bid’ah; Su’ul Hifz; Ikhtilath; dan lain-lain
  14. 13. Al-‘Uluw & An-Nuzul; Al-Aqran; Mudabbaj; Al-Akabir dari Ash-Shaghir; Ash-Shaghir dari Al-Akabir
  15. 14. Bentuk Periwayatan Hadits; ‘An-‘anah; Ijazah; Munawalah; Wijadah; Wasiat Riwayat; Al-‘Ilam
  16. 15. Al-Muttafiq & Al-Muftariq; Al-Muttalif & Al-Mukhtalif; Al-Mutasyabih; Rangkaian & Pembahasan Thaba
  17. 16. Tingkatan & Kaidah Al-Jarh & At-Ta’dil; Kunyah & Nisbah Rawi; Maula; Ikhwah & Akhawat; dan lain-lain
  18. 16.2. Pertanyaan
  19. 17. Definisi & Manfaat Takhrijul Hadts; Makna & Buku-Buku Al-Mashadir Al-Ashl; dan lain-lain
  20. 18. Buku-Buku Al-Mashadir Al-Ashli; Praktik Takhrijul Hadits pada Hadits Sunan At-Tirmidzy & Abu Dawud
  21. 19. Pengenalan Al-Masanid; Al-Ma’ajim; Takhrij dengan Menggunakan Matan
  22. 20. Mentakhrij dengan  Menggunakan Tema Atau Makna Hadits; Buku-Buku yang Memuat Takhrijul Hadits
  23. 20.2. Pertanyaan

Download ZIP Folder atau via Archive.org

Sumber Dzulqarnain.Net

Kisah Isra’ Mi’raj

Nama Ebook: Kilas Balik Peristiwa Isro’ Mi’roj
Penulis : Ustadz Abu Faiz حفظه الله

Imam al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan imam lainnya meriwayatkan:

 

Dari sahabat Anas rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosululloh shollalahu ‘alahi wasallam bercerita: “Suatu waktu didatangkan kepadaku buroq yaitu binatang berwarna putih panjang lebih tinggi dari himar dan lebih kecil dari bighol. Hentakan kakinya sejauh mata memandang, maka aku menaikinya hingga sampai ke Baitul-Maqdis. Aku menambatkannya di tempat di mana para nabi menambatkan tunggangannya. Lalu aku masuk masjid kemudian sholat dua roka’at lalu aku keluar. Jibril ‘alahissalam datang membawa segelas khomer dan segelas susu. Maka aku memilih susu, lalu Jibril ‘alahissalam mengatakan: “Engkau telah memilih yang sesuai fithroh.”

Kemudian buroq membawa kami ke langit. Jibril ‘alahissalam meminta dibukakan pintu langit lalu dikatakan: “Siapa Anda?” Dia menjawab: “Jibril.” Lalu dikatakan: “Engkau bersama siapa?” Dia menjawab: “Muhammad.” Lalu dikatakan: “Sungguh dia telah diutus?” Jibril menjawab: “Benar dia telah diutus.” Maka pintu langit dibuka. Tiba-tiba aku bertemu Nabi Adam ‘alahissalam, maka beliau (Adam) menyambutku dan mendoakan kebaikan kepadaku.

Kemudian kami naik ke langit kedua, maka Jibril pun meminta untuk dibukakan pintu langit ke dua. Lalu dikatakan: “Siapa Anda?” Dia menjawab: “Jibril.” Lalu dikatakan: “Engkau bersama siapa?” Dia menjawab: “Muhammad.” Lalu dikatakan: “Sungguh dia telah diutus?” Jibril menjawab: “Benar dia telah diutus.” Maka pintu langit dibuka. Tiba-tiba aku bertemu dengan dua anak bibiku yaitu Isa bin Maryam ‘alahissalam dan Yahya bin Zakariya ‘alahissalam. Maka keduanya menyambutku dan mendoakan kebaikan kepadaku.

Baca pos ini lebih lanjut

Dha’if Sunan Abu Daud

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ:

Sekitar lima tahun yang lalu telah kita posting Shahih Sunan Abu Daud, pada kesempatan ini kita share pula Dha’if Sunan Abu Daud hasil penelitian Syaikh Muhammad Nashir al-Albani -semoga Allah merahmatinya.

Mengenal hadits dha’if dan palsu sangatlah penting bagi seorang muslim, apalagi para khatib, apatahlagi pemberi fatwa; dengan mengetahuinya -paling tidak- pertama: kita tidak akan membawakannya sehingga kita terhindar dari ancaman neraka bagi siapa saja yang berdusta atas nabi, kedua: kita tidak mengamalkan dan berhukum dengan hadits dha’if apalagi yang palsu.

Semoga Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, memberi kita kekuatan dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya untuk mengharap wajah-Nya semata, amin….

Download:
Download CHM mirrorDownload CHM atau Download ZIP

Ka’ab bin ‘Ujrah al-Anshari

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Dalam sejarah Islam, golongan Anshar telah merengkuh keutamaan sangat besar dengan menjadi penolong Nabi dan kaum Muhajirin dengan memberikan tempat tinggal dan bersiap sedia untuk membela Islam dan kaum Muslimin.

Tokoh kita sekarang ini termasuk salah satu Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang berasal dari golongan Anshar yang telah Allah Azza wa Jalla puji dalam al-Quranul Karim. Bahkan ia pun masuk jajaran Sahabat yang masyhur. la pun termasuk orang-orang yang berbaiat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada Baiatur Ridhwan.

la adalah Ka’ab bin ‘Ujrah al-Anshari as-Salimi al-Madani radhiyallahu ‘anhu. Berkunyah Abu Muhammad atau Abu ‘Abdillah atau Abu Ishaq.

Salah satu teladan dari beliau -semoga Allah meridhainya- ialah pengagungannya terhadap sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia menganggapnya sebuah perkara yang agung hingga mesti dihadiahkan kepada generasi berikutnya, Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan hadits dalam Shahihnya melalui jalur ‘Abdur Rahman bin Abi Laila rahimahullah. la mengatakan: Ka’ab bin ‘Ujrah radhiyallahu ‘anhu menjumpaiku, lalu ia berkata, ‘Maukah kamu aku beri hadiah yang aku dengar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka, aku menjawab, “Ya. Hadiahkanlah itu kepadaku” Kemudian ia berkata, “Kami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kami mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, bagaimanakah mengucapkan shalawat kepada engkau wahai Ahlil Bait?. (Karena) sesungguhnya Allah Ta’ala telah mengajarkan kepada kami untuk mengucapkan salam kepada (Engkau)’!, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ucapkanlah oleh kalian:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ

“Ya Allah berikanlah rahmat kepada Muhammad dan  keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung. Ya Allah berilah karunia kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan karunia kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung.”‘

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

40 Hadits Keutamaan Al-Qur’an

Nama eBook: 40 Hadits Keutamaan Al-Qur’an
Penulis: Syaikh Abu Muhammad al-Biqa’i asy-Syami al-Atsari

Pengantar:

Segala puji milik Allah yang Maha Esa tempat bersandar segala urusan yang tidak beranak dan tidak diperanakkan dan tidak ada yang sepadan dengan-Nya. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada sebaik-baik manusia di permukaan bumi, kepada keluarganya dan para shahabatnya sebagai umat terbaik, dan yang mengikuti mereka dengan baik.

Berikut ini kumpulan sebagian hadits-hadits pilihan tentang keutamaan Al-Qur`an, semoga semakin menambah semangat kita membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, amin..

عَنْ أَبِي شُرَيْحٍ الْخُزَاعِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: أَبْشِرُوا وَأَبْشِرُو! أَلَيْسَ تَشْهَدُونَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ؟ قَالُوا: نَعَمْ، قَالَ: فَإِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ سَبَبٌ طَرَفُهُ بِيَدِ اللَّهِ وَطَرَفُهُ بِأَيْدِيكُمْ، فَتَمَسَّكُوا بِهِ، فَإِنَّكُمْ لَنْ تَضِلُّوا وَلَنْ تَهْلِكُوا بَعْدَهُ أَبَدًا

  1. Dari Abu Syuraih Al-Khuza’i radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menemui kami lalu bersabda, “Bergembiralah dan bergembiralah kalian! Bukankah kalian bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah?” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya Al-Qur`an ini ujungnya terhubung di tangan Allah dan ujung yang lain terhubung di tangan kalian, maka pegang teguhlah ia, karena kalian tidak akan tersesat dan binasa setelah itu selamanya.” [Shahih: Shahîh Ibnu Hibbân (no. 122, I/329), Mushannaf Ibnu Abî Syaibah (no. 30006, VI/125), Al-Mu’jam Al-Kabîr Ath-Thabarânî (no. 491, XXII/108), dan Syu’abul Iman Al-Baihaqî (no. 201, II/352)]

عَنْ عِمْرَانِ بْنِ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّهُ مَرَّ عَلَى قَاصٍ يَقْرَأُ ثُمَّ سَأَلَ، فَاسْتَرْجَعَ ثُمَّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ قَرَأَ القُرْآنَ فَلْيَسْأَلِ اللَّهَ بِهِ، فَإِنَّهُ سَيَجِيءُ أَقْوَامٌ يَقْرَءُونَ القُرْآنَ يَسْأَلُونَ بِهِ النَّاسَ

  1. Dari Imran bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, dia melewati seorang tukang cerita sedang membaca Al-Qur`an untuk meminta-minta, lalu Imran membaca istirja’ (inna lillahi dst–penj) kemudian berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca Al-Qur`an, hendaklah meminta kepada Allah dengannya. Sungguh akan datang beberapa kaum yang membaca Al-Qur`an untuk meminta-minta kepada manusia.” [Hasan: Sunan At-Tirmidzî (no. 2917, V/175), Al-Mu’jam Al-Kabîr Ath-Thabarânî (no. 374, XVIII/167), dan Syu’abul Iman Al-Baihaqî (no. 2627, II/533)]

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَفِينَا الأَعْرَابِيُّ وَالأَعْجَمِيُّ، فَقَالَ: اقْرَءُوا فَكُلٌّ حَسَنٌ، وَسَيَجِيءُ أَقْوَامٌ يُقِيمُونَهُ كَمَا يُقَامُ الْقِدْحُ، يَتَعَجَّلُونَهُ وَلاَ يَتَأَجَّلُونَهُ

  1. Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menemui kami saat kami sedang membaca Al-Qur`an dan di tengah kami ada orang Arab dan orang non-Arab, lalu beliau bersabda, “Bacalah oleh kalian dan masing-masing adalah kebaikan. Akan datang nanti beberapa kaum yang menegakkannya sebagaimana tegaknya bejana. Mereka bersegera (dalam mengamalkannya) dan tidak berlambat-lambat.” [Hasan: Sunan Abû Dâwud (no. 830, I/220), Musnad Ahmad (no. 14898, III/257), dan Syu’abul Iman Al-Baihaqî (no. 2642, II/835)]

Silahkan baca selengkapnya pada link download dibawah ini:
Versi 1: Download PDFatau Download Word
Versi 2: Download PDFatau Download Word
Versi Pustaka Syabab: Download PDF atau Download Word
Versi CHM: Download CHM atau Download ZIP

Syarah Manzhumah al-Baiquniyyah

الْـحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ:

Matan dan terjemah Manzhuumah al-Baiquuniyyah telah kita posting dua hari yang lalu, ia adalah syair ringkas yang memuat berbagai istilah dalam ilmu hadits; pada kesempatan kali ini kami memposting dua syarah ringkas terhadap kitab tersebut yang disusun oleh dua ustadz yang berbeda:

Pertama: 
Judul: Syarh Ringkas Al-Mandzumah Al-Baiquniyyah
Penulis: Ustadz Abu Khaleed Resa Gunarsa, Lc
Tautan: http://www.sabilulilmi.com atau http://www.sabilulilmi.wordpress.com
Keterangan: Syarah ditulis dalam lima (5) postingan berseri

Kedua:
Judul:  Syarah Ringkas Manzhumah Al-Baiquniyah
Penyusun:  Nor Kandir
Penerbit: Pustaka Syabab
Tautan: www.norkandirblog.wordpress.com
Keterangan: File dalam format PDF

Dengan hadirnya dua syarah ini tentunya akan menambah khasanah ilmu yang kita dapatkan, karena yang satu dengan yang lain akan saling melengkapi, semoga Allah Tabaraka wa Ta’ala memberi penulis dan pensyarah kebaikan di dunia dan akhirat, begitu pula doa kita untuk kaum muslimin, selamat belajar…

Download:
1. Syrah oleh Abu Khaleed
 Download PDF atau Download WordmirrorDownload PDF

1. Syrah oleh Nor Kandir
 Download PDF atau lewat web pensayarhDownload PDF

Sebaik-Baik Manusia

  1. Beriman dan Beramal Shaleh

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُوْلَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. (QS. Al-Bayyinah/98: 7)

Pada ayat diatas kita ketahui bahwa sebaik-baik makhluk adalah orang-orang yang beriman dan beramal shalih.[1] Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga menyebutkan di dalam beberapa hadits tentang ciri manusia atau Mukmin yang terbaik. Di antara hadits-hadits tersebut yang bisa penulis sebutkan pada tulisan ini adalah dengan lafaz-lafaz sebagai berikut:

  1. Ingat Allah bila Melihatnya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ خِيَارَ عِنْدَ اللهِ مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ الَّذِيْنَ إِذَا رُؤُزا ذُكِرَ اللهُ –تَعَلَى-

Sesungguhnya sebaik-baik hamba di kalangan umat ini adalah yang apabila mereka dilihat maka Allah ‘Azza wa Jalla diingat?[2]

  1. Belajar dan Mengajarkan al-Qur’an

Baca pos ini lebih lanjut

Ringkasan Syarah Hadits Arba’in an-Nawawi

الْـحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Kitab Arba’in Nawawiyyah yang ditulis Imam an-Nawawi rahimahullah adalah sebuah kitab yang penuh berkah, yang banyak dihafalkan, dikaji dan disyarah para ulama, ini karena keikhlasan beliau dan isinya merupakan hadits-hadits fondasi Islam, sehingga beliau memberi nama kitabnya ini dengan judul al-Arba’in fi Mabanil Islam wa Qawa’idil Ahkaam (40 Hadits Tentang Fondasi Islam dan Landasan Hukum).

Kami telah lama men-share beberapa matan Arbai’in an-Nawawi, selanjutnya pada kesempatan ini kami share:

  1. Ringkasan syarah kitab ini dalam bahasa kita yakni Ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi – Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafizhohulloh yang disusun Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam (Staf Pengajar Ma’had Ihyaus Sunnah, Tasikmalaya) yang ter-compile dalam HaditsWeb 7.0,
  2. Sumber dari eBook seperti dikatakan peng-compile HaditsWeb 7.0 adalah muslim.or.id, kami mencoba untuk menyelusurinya namun kami tidak menjumpainya lagi, mungkin telah dihapus dari www.muslim.or.id,
  3. Ebook ini pada HaditsWeb 7.0 tanpa teks hadits dalam bahasa arab dan tidak menjelaskan status hadits,
  4. Kami menambahkan teks arab haditsnya dari software salafiDB,
  5. Status hadits kami ambil dari catatan kaki Matan Hadits Arba’in terbitan Pustaka Ibnu Umar yang mengambilnya dari al-Maktabah asy-Syamilah, khusus hadits ke-30 kami tambahkan komentar akan status hadits tersebut,
  6. Kami men-share eBook ini dalam format PDF, DOC dan CHM.

Kami berharap, apa yang kami perbuat pada eBook ini membuatnya lebih baik dan lebih mudah dimanfaatkan oleh kaum muslimin, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download WordmirrorDownload PDF

Bulughul Maram versi 4.1.7

Alhamdulillah, kita memuji Allah Rabb semesta alam, kemudian shalawat dan salam bagi nabi kita yang mulia Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang mana ucapan, perbuatan dan persetujuan beliau merupakan sumber syariat Islam yang dengannya selamatlah kita pada kehidupan dunia dan akhirat, amma ba’du:

Beberapa tahun yang lalu telah kita share ebook Bulughul Marom versi 2 dan 3 yang di-compile oleh Dani Hidayat, kemudian beliau melakukan perbaikan ebook tersebut sampai ke versi 4.1.7 dan inilah yang kita share dikesempatan ini.

Kitab Bulughul Marom karya Imam Ibnu Hajar al-Asqalani adalah kitab yang mengandung banyak manfaat, sebagai buktinya dari zaman dahulu sampai sekarang kitab ini tidak lepas dari perhatian ulama dan para penuntut ilmu, dengan mempelajari dan mengambil manfaat darinya.

Kitab ini terdiri dari 16 kitab mulai dari Kitab Taharah sampai Kitab al-Jami’, tiap kitab terdiri dari beberapa bab dengan jumlah hadits yang bervariasi tiap bab-nya, secara keseluruhan hadits dalam kitab ini 1.596.

Semoga Allah merahmati Imam Ibnu Hajar dan orang-orang yang berjasa dalam kitab beliau ini sampai ketangan kita dan anak cucu kita nantinya…

Download:

Download CHMmirror Download CHM mirror-1Download CHM

Baca Kitab hadits lainnya dikategori Kitab Hadits