Hari Raya-Hari Raya yang Tidak Disyari’atkan

Nama eBook: Hari Raya-Hari Raya yang Tidak Disyari’atkan
Penulis: Syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali

Ahamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya, Allah telah memberikan kita begitu banyak nikmat, yaitu sehat wal afiat, umur panjang, kesempatan untuk beribadah, lebih-lebih lagi rezeki batin yang Allah berikan berupa nikmat iman dan Islam. Shalawat dan salam bagi nabi kita, tauladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Salah satu nikmat yang diberikan Allah Ta’ala kepada kita adalah ia menetapkan bagi kita hari raya untuk beribadah kepada-Nya dan menampakkan rasa syukur kepada-Nya. Hari raya dalam satu tahun ada dua yakni hari raya Idhul Fithri dan Idhul Adha, dan tiap pekannya hari Jum’at.

Hanya saja sekarang ini, manusia membuat berbagai perayaan layaknya seperti hari raya, diantara yang dibahas penulis dalam eBook ini adalah:

  1. Perayaan Tahun Baru Hijriah
  2. Perayaan Maulid Para Wali
  3. Hari Ibu
  4. Hari Raya Orang-Orang Baik

Semuanya bukanlah perayaan yang disyari’atkan dalam agama Islam, karena Islam telah sempurna dan tidak memerlukan tambahan didalamnya walau sedikit, semoga Allah menjaga kita umat Islam, amin..

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Fatwa: Menentukan Awal Ramadhan

Segala puji hanya bagi Allah dan semoga shalawat dan salam   dilimpahkan kepada (Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ) yang tidak ada nabi setelahnya.

Amma ba’du,

Majelis al-Majma’ af-Fiqhi al-lslami dalam pertemuan keempat yang telah diadakan di kantor al-Amanah al-‘Amah (Kantor Pusat) Liga Muslim Dunia (Rabithah al-Alam al-lslami) di Makkah Mukarramah antara tanggal 7-17 Rabi’ul Awal 1401 H membahas satu surat dari Jum’iyah ad-Dakwah al-lslamiyah (organisasi dakwah Islam) di Singapura tertanggal 16 Syawal 1399 H bertepatan dengan tanggal 8 Agustus 1979 M.

Surat ini ditujukan kepada Konsul Kedutaan Kerajaan Saudi Arabia di Singapura. Isinya adalah telah terjadi perbedaan pendapat antara organisasi dakwah ini dengan Majelis Islam di Singapura pada masalah permulaan dan akhir bulan Ramadhan (tahun 1399 H bertepatan dengan tahun 1979).

Jum’iyah (organisasi Islam) ini memandang awal dan akhir bulan Ramadhan dimulai dengan dasar melihat hilal (ru’yah syar’iyyah) sesuai dengan keumuman daiil-dalil syariat. Sedangkan Majelis Islami (Majelis Ulama) di Singapura memandang awal dan akhir Ramadhan ditentukan dengan hisab falak. Mereka beralasan dengan pernyataan, bahwasanya negara-negara di wilayah Asia langitnya terhalangi awan -dan khususnya-Singapura. Tempat-tempat untuk melihat hilal mayoritas tidak bisa dipakai ru’yah. Ini termasuk udzur yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu wajib menentukannya dengan cara hisab.

Setelah anggota Majelis al-Majma’ al-Fiqh al-lslami melakukan penelitian lengkap terhadap masalah ini dalam perspektif nash-nash syariat, maka Majelis al-Majma’ ai-Fiqh al-lslami menetapkan dukungannya kepada organisasi dakwah Islam pada pendapatnya karena jelasnya dalil-dalil syariat seputar hal itu.

Demikian juga menetapkan permasalahan ini yang ada di tempat-tempat seperti Singapura dan sebagian wilayah Asia, dan lainnya, yang langitnya banyak terhalangi hal-hal yang menghalangi ru’yah, maka kaum musiimin di wilayah-wilayah ini dan yang sepertinya untuk mengambil keputusan negara Islam yang bersandar kepada ru’yah mata dalam melihat hilal tanpa menggunakan hisab dengan segala bentuknya yang mereka percayai. Itu semua sebagai pengamalan sabda Rasulullah:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ، وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاثِينَ

Berpuasalah kalian kerena melihatnya dan beridul fithri-lah kalian karena melihatnya, apabila kalian terhalangi darinya maka sempurnakanlah jumlahnya tiga puluh.

Dan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wasallam yang lainnya:

لا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلالَ أَوْ تُكْمِلُوا الْعِدَّةَ، وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلالَ أَوْ تُكْمِلُوا الْعِدَّةَ

Janganlah  berpuasa hingga melihat hilal atau sempurnakan jumlah bulan dan jangan berhari raya hingga melihat hilal atau menyempurnakan bulan.

Serta hadits-hadits yang semakna dengannya. Baca pos ini lebih lanjut

Update-3: Pedoman Puasa dan Hari Raya

Nama eBook: Pedoman Puasa dan Hari Raya
Penulis: Para Ulama dan Ustadz Ahlus Sunnah

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد:

Alhamdulillah kita telah berada di bulan Sya’ban menuju Bulan Ramadhan yang mulia, atas kasih sayang Allah kami bisa meng-compile sebagian besar eBook-eBook yang seputar Puasa dan Hari Raya yang kami beri Judul “Pedoman Puasa dan Hari Raya, Menuju Insan Ber-Taqwa“.

Postingan kali ini adalah update ke-3 eBook Pedoman Puasa dan Hari Raya Menuju Insan Ber-Taqwa yang telah diterbitkan sebelumnya, pada edisi ini yang ditambahkan adalah memaksimalkan Ibadah di Bulan Penuh Berkah dan Puasa Sunnah dan Bid’ah, secara lengkap isi eBook ini adalah:

  1. Bekal Ramadhan oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu رحمه الله yang terdiri dari 20 Topik
  2. Sifat Shaumin Nabi صلى الله عليه وسلم fii Ramadhan oleh Syaikh Salim ‘Ied al-Hilali dan Syaikh Ali Hasan yang terdiri dari 23 tema dan setiap tema memiliki beberapa topik
  3. Risalah Ramadhan oleh Syaikh Abdul Aziz Abdullah bin Baz رحمه الله
  4. Rasulullah di Bulan Ramadhan oleh Syaikh Musa Alu Nasr حفظه الله
  5. Tugas Mukmin di Bulan Ramadhan oleh Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid حفظه الله
  6. Ibadah Muslimah di Bulan Penuh Berkah oleh Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  7. Ensiklopedi Amalan Bulan Ramadhan oleh Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi حفظه الل dan Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  8. Bersama Nabi di Bulan Suci oleh Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  9. Amalan di Bulan Suci Ramadhan oleh Ustadz Mohammad Iqbal Ghazali
  10. Memaksimalkan Ibadah di Bulan Penuh Berkah oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc, MA حفظه الله
  11. Bulan Ramadhan Bersama Al-Qur’an oleh Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله
  12. Kaidah Fiqh Seputar Puasa oleh Ustadz Ahmad Sabiq حفظه الله yang berisi 4 Kaidah
  13. Pembatal Puasa di Zaman Modern oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M حفظه الله
  14. Masalah Masalah Kontemporer Seputar Puasa oleh Ustadz Abu Ubaidah dan Ustadz Abu Abdillah
  15. Doa dan Dzikir Seputar Puasa Beserta Syarahnya yang sebelumnya telah diterbitkan di Blog kami doandzikir.wordpress.com
  16. Tafsir Ayat Puasa dan Faedah Hukumnya oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Hilali حفظه الله
  17. Kewajiban Puasa: Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 183-184 oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه اللهه
  18. Keutamaan Ramadhan dan Hukum-hukum Puasa: Tafsir QS. Al-Baqarah/2: 185 oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله
  19. Tafsir Surat al-Qadr oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله
  20. Hadits-hadits Dhaif Seputar Puasa lebih dari 10 hadits dhaif dan palsu, pada bab ini ditambahkan dua artikel
  21. Bulan Ramadhan da Kesucian Jiwa oleh Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi حفظه الله
  22. 10 Renungan dalam Berpuasa oleh Syaikh Nawaf bin ‘Ubaid Ar-Ra’uji
  23. Puasa Sunnah dan Bid’ah, Bab ini yang paling banyak penambahannya, berisi Puasa sunnah karya Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi, kemuadian kajian tentang puasa sunnah pada bulan-bulan tertentu dan juga puasa yang tidak disyari’atkan; penambahan pada bab ini banyak mengambil dari eBook Amalan Sunnah dan Bid’ah Bulanan
  24. 45 Fatwa tentang Puasa yang berasal dari jawaban para ulama yakni Syaikhul Islam, Syaikh bin Baz, Syaikh al-Albani, Syaikh ibn Utsaimin, syaikh Muqbil, Syaikh ibn Jibrin, Syaikh al-Fauzan, Syaikh al-Munajjid dan Lajnah Daimah yang sebelumnya telah kami posting di Blog Kami SoaldanJawab.Wordpress.com
  25. Pernik Semarak Ramadhan di Indonesia oleh Ustadz Anas Burhanuddin, MA حفظه الله
  26. Berhari Hari bersama Rasulullah صلى الله عليه وسلم oleh Syaikh Ali Hasan dengan topik lebih 17 item
  27. Panduan Praktis Berhari Raya yang disarikan dari tulisan Syaikh Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani
  28. Bersama Kita Berhari Raya oleh Ustadz Abu Umar Basyir حفظه الله
  29. Kemudian 2 Tulisan tentang Wajibnya Berpuasa dan Berhari Raya bersama Pemerintah
  30. Sholat Hari Raya di Tanah Lapang oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M حفظه الله
  31. Kumpulan Artikel Ramadhan dari Muslim.Or.Id yang berisi > 70 artikel bermanfaat.

eBook ini kami compile dengan dua tampilan yakni dengan latar belakang klasik dan latar belakang biru putih, sebagai gambar dibawah ini:

Dengan eBook ini kami berharap akan menjadi pedoman bagi kita semua dalam menjalankan Puasa dan Berhari Raya sehingga kita semua menjadi Insan yang ber-Taqwa, Amin…

Download:

Google Drive Google Site Mediafire
V1 V2 V1 V2 V1 V2
Download CHM Download CHM Download ZIP Download ZIP Download CHM Download CHM

Catatan:
Bagi pengguna android untuk membuka file CHM dapat menggunakan SUPERCHM yang tulisannya dapat dilihat disini atau CHM Reader lainnya.

Panduan Praktis BERHARI RAYA

Nama eBook: Panduan Praktis Berhari Raya
Disusun oleh: Ustadz Arief Syarifuddin حفظه الله

Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan untuk umat ini musim-musim (momen-momen) kebaikan dan pahala di sepanjang tahunnya. Hikmahnya agar keutamaan dan pahala tersebut terus mengalir bagi umat ini. Ini merupakan karunia dan kenikmatan yang amat besar setelah nikmat Islam dan iman yang wajib untuk disyukuri.

Tidak terasa kita telah di penghujung Ramadhan 1435 H (saat tulisan ini diposting), manakala bulan Ramadhan yang merupakan salah satu di antara bulan-bulan musim kebaikan yang teragung itu berlalu dengan terbitnya hilal awal malam bulan Syawal, maka tibalah hari esok yang dinanti oleh umat Islam. Hari di mana setiap Muslim yang telah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan itu memperoleh salah satu dari dua kebahagiaan yang telah dijanjikan oleh Allah عزّوجلّ melalui lisan Rasul-Nya صلى الله عليه وسلم. Itulah hari ‘ledul Fithri, hari raya dan hari berbuka. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَ حُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ بِفِطْرِهِ، وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

Baca pos ini lebih lanjut

Idul Fitri dan Halal Bihalal

Nama eBook: Idul Fitri dan Halal Bihalal
Penulis: Para Ustadz

Alhamdulillah, Kita memuji dan bersyukur kepada Allah Rabb semesta, Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah bagi Rasulullah صلى الله عليه وسلم, kepada keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik, Amma ba’du:

InsyaAlalh tidak berapa lama lagi kita akan memasuki Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Kegiatan apapun di hari raya, diluar masalah peribadatan, adalah kegiatan yang sah-sah saja, jika hanya dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa gembira, misalnya makan-makan bersama, bertemu keluarga dan handai tolan. Sebab memang diperbolehkan kaum Muslimin mengungkapkan kegembiaraan hatinya pada saat-saat hari raya, sepanjang hal itu tidak menyimpang dari ketentuan syar’i.

Masalahnya, memang terdapat banyak hal yang kemudian menyimpang dari ketentuan syari’at, seperti ikhtilath (bercampur antara laki-laki dan perempuan bukan mahram), jabat tangan antar lawan jenis, hura-hura, pamer aurat, pamer kecantikan, nyanyian-nyanyian maksiat, main petasan dan lain sebagainya. Bahkan mungkin menyangkut masalah peribadatan yang tidak ada contohnya dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم maupun dari para Sahabat Beliau رضي الله عنهم.

Baca pos ini lebih lanjut

Pedoman Puasa dan Hari Raya

Nama eBook: Pedoman Puasa dan Hari Raya
Penulis: Para Ulama dan Ustadz Ahlus Sunnah

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillah kita telah berada di bulan Sya’ban menuju Bulan Mulia Bulan Ramadhan, atas kasih sayang Allah kami bisa meng-compile sebagian besar eBook-eBook yang seputar Puasa dan Hari Raya yang kami beri Judul “Pedoman Puasa dan Hari Raya, Menuju Insan Ber-Taqwa“, adapun eBook yang disatukan dalam eBook ini adalah:

  1. Bekal Ramadhan oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu رحمه الله  yang terdiri dari 20 Topik
  2. Sifat Shaumin Nabi صلى الله عليه وسلم fii Ramadhan oleh Syaikh Salim ‘Ied al-Hilali dan Syaikh Ali Hasan yang terdiri dari 23 tema dan setiap tema memiliki beberapa topik
  3. Rasulullah di Bulan Ramadhan oleh Syaikh Musa Alu Nasr خفظه الله
  4. Amalan di Bulan Suci Ramadhan oleh Ustad Mohammad Iqbal Ghazali
  5. Kaidah Fiqh Seputar Puasa oleh Ustadz Ahmad Sabiq خفظه الله  yang berisi 4 Kaidah
  6. Pembatal Puasa di Zaman Modern oleh Ustadz Abu Ibrohim Muhammad Ali A.M خفظه الله yang menjelaskan 4 masalah kontemporer dan hubungannya dengan Puasa
  7. Doa dan Dzikir Seputar Puasa yang berjumlah 7 Doa dan Dzikir yang sebelumnya telah diterbitkan di Blog kami doandzikir.wordpress.com
  8. Tafsir Surat al-Qadr oleh Ibnu Katsir asy-Syafi’i dan Tafsir Ayat Puasa oleh Syaikh Salim bin ‘Ied Hilali Baca pos ini lebih lanjut

45 Fatwa Seputar Puasa

Nama eBook: 45 Fatwa Seputar Puasa
Penulis: Para Ulama

Pengantar:

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah semata, kemudian shalawat dan salam bagi Rasulullah صلى الله عليه وسلم , bagi keluarganya, sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir masa.

Kembali kami memuji Allah سبحانه و تعالى, karena taufik dan kasih sayangnya eBook yang telah lama kami rencanakan ini dapat direalisasikan. eBook ini asalnya adalah fatwa-fatwa para ulama seputar puasa yang sebagian besarnya telah kami posting sebelumnya di blog kami soaldanjawab.wordpress.com.

eBook ini berisi 45 fatwa yang berasal dari jawaban para ulama yakni Syaikhul Islam, Syaikh bin Baz, Syaikh al-Albani, Syaikh ibn Utsaimin, syaikh Muqbil, Syaikh ibn Jibrin, Syaikh al-Fauzan, Syaikh al-Munajjid dan Lajnah Daimah. Ke-45 fatwa tersebut adalah:

  1. Membayar Zakat Fithri Sebelum ‘Id
  2. Qadha’ Puasa Karena Menyusui
  3. Qadha’ Puasa Setelah Ramadhan Berikutnya
  4. Berbuka Karena Mengira Matahari Sudah Tenggelam
  5. Hari Raya di Hari Jum’at, Tetapkah Sholat Jum’at
  6. Hukum Cuci Darah Saat Berpuasa
  7. Hukum Menggunakan Pasta Gigi dan Obat Tetes Ketika Puasa
  8. Hukum Menggunakan Penyemprot Mulut Saat Puasa
  9. Hukum Meninggalkan Shalat Id
  10. Hukum Menonton & Bermain Kartu di Bulan Ramadhan Baca pos ini lebih lanjut

Salah Memaknai Idul Fitri

Nama eBook: Salah Memaknai Idul Fitri
Penulis: Ustadz Ahmad Faiz Asifuddin حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, serta shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, kepada keluarganya, sahabatnya . Amma ba’du.

Kita sekarang telah berada dalam bulan syawal, walau Idul Fitri sebenarnya hanyalah satu hari namun suasana hari raya masih sungguh terasa sampai beberapa hari kedepan.

Sudah terbentuk opini di kalangan banyak kaum Muslimin bahwa Idul Fitri adalah saat bersenang-senang, seakan baru lepas dari beban puasa selama satu bulan penuh. Sebagian lagi berdalih menikmati keuntungan melimpah dari hasil dagang selama Ramadhân. Sebagian yang lain mengemukakan alasan-alasan lain sesuai dengan aktifitasnya selama Ramadhân. Yang jelas, menurut anggapan sementara sebagian kaum Muslimin, Idul Fitri adalah hari bersenang-senang sampai puas, seakan tanpa batas. Oleh karena itu, banyak kaum Muslimin yang menyusun agenda-agenda kegiatan, tanpa memperdulikan aturan syari’at.

Penulis setelah menjelaskan fenomena ini kemudian menjelaskan secara proporsional apa yang seharusnya kita lakukan sehingga hari raya kita menjadi bermakna dan diridhoi Allah عزّوجلّ.

Download:
Download PDF atau Download Word

Berhari Raya Ikut Siapa?!

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam. Shalawat dan salam kepada Rasulullah صلي الله عليه وسلم berserta kepada keluarganya dan sahabatnya semua, amma ba’du:

Sudah beberapa tahun ini, sering kali kaum muslimin di Indonesia tidak serentak dalam memulai puasa dan berhari raya, ada yang ikut saja dengan keputusan Departemen Agama RI (pemerintah). Ada pula yang manut pada organisasi atau kelompok tertentu. Ada juga yang mengikuti hari raya di Saudi Arabia karena di sana sudah melihat hilal. Ada pula yang berpegang pada hasil hisab dari ilmu perbintangan. Ada pula yang semaunya sendiri kapan berpuasa dan berhari raya, mana yang berhari rayanya paling cepat itulah yang diikuti.

Baca pos ini lebih lanjut

Khutbah Idhul Adha

Nama ebook: Khutbah Idhul Adha

Pengantar:

Kita telah berada pada bulan Dzul Hijjah dimana Jama’ah Haji akan melaksanakan ibadah Haji-nya. bagi kita semua bertepatan dengan tanggal 10 Dzul Hijjah akan merayakan Hari Raya Idhul Adha. Sebagaimana kebiasaan kami maka kami posting pula ebook-ebook ‘KHUTBAH IDHUL ADHA”. Do’a kami semoga khutbah-khutbah ini dan khutbah-khutbah lainnya di blog ini  menjadi amal sholeh bagi kami dan menambah ilmu kita semua, amin…

Link Download:
Baca pos ini lebih lanjut