ADAB Terhadap PEKERJA

Nama eBook: Adab Terhadap Pekerja
Penulis: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada

Pengantar:

Alhamdulillah, kita memuji Allah dengan sebanyak-banyak pujian yang telah memberi kita berbagai nikmat yang tidak terhingga dan taufiq atas agama Islam yang lurus ini. Shalawat dan salam bagi nabi yang menjadi utusan-Nya Muhammad bin Abdullah, kepada keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit, amma ba’du:

Berulang kali kita katakan bahwa kesempurnaan Islam adalah pada semua sisinya, Islam mengajarkan kepada kita ‘Protap’ Buang air, ‘Protap’ Makan, ‘Protap’ Masuk dan keluar rumah dan adab-adab lainnya, yang mana bila dijalankan dan dihayati maka didalamnya penuh keindahan.

Pada kesempatan ini kita akan mengetengahkan eBook tentang Adab Terhadap Pekerja (Karyawan/Pegawai), yang salah satunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَعْطُوا الْأَجِيرَ أَجْرَهُ قَبْلَ أَنْ يَجِفَّ عَرَقُهُ

“Berikanlah upah pekerja sebelum kering keringatnya.” (HR. Ibnu Majah)

Demikianlah satu diantara sepuluh adab yang dijelaskan dalam eBook ini, kemudian pada eBook versi CHM kami tambahkan ‘Adab Tidur’ yang telah kita posting sebelumnya, amin…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Iklan

Warga Negara Baik Melahirkan Penguasa yang Baik

WARGA NEGARA BAIK MELAHIRKAN PENGUASA YANG BAIK
:: Redaksi Majalah As-Sunnah ::

Pemimpin yang bersih, jujur, amanah, cerdas, tegas, bersahaja, merakyat dan lain sebagainya tentu menjadi dambaan semua orang yang mengharapkan masa depan yang baik. Ini sudah pasti, namun untuk mewujudkannya bukan hal mudah. Islam sangat menghargai pemimpin yang adil. Pemimpin adil adalah satu diantara tujuh golongan yang mendapatkan naungan Arsy Allah di saat tidak ada naungan sama sekali dari terik sinar matahari yang panas membakar, kecuali naungan Arsy tersebut, Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyebutkan bahwa di antara tujuh golongan yang mendapatkan naungan Arsy Allah عزّوجلّ di Hari Kiamat kelak adalah pemimpin yang adil.

Sampai disini, semua sepakat dan menginginkan keadilan pemimpin yang mendatangkan kebaikan untuk Negara dan rakyat yang dipimpinnya. Lalu timbul pertanyaan besar dalam hati, bagaimanakah mewujudkannya? Para Ulama Rabbani mengingatkan bahwa jika kita menginginkan pemimpin yang baik, maka kita harus memulai perbaikan itu dari diri kita dan masyarakat, sebab ada satu kaidah yang sudah baku dan terbukti dalam sejarah, “Sebagaimana keadaan kalian, begitulah keadaan pemimpin kalian.”

Sebagai insan yang beriman kepada Allah عزّوجلّ dan Rasul-Nya, kita berkewajiban mengikuti petunjuk Rasulullah صلى الله عليه وسلم karena kita yakin bahwa Allah satu-satunya Dzat Yang Memutuskan dan Pemberi taufik. Barangsiapa menyimpang dari jalan Nabi-Nya, maka tidak akan beruntung selamanya.

Baca pos ini lebih lanjut