Doa dan Dzikir Seputar Hutang

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Di Blog kita ini telah berlalu beberapa eBook yang membahas tentang hutang piutang yang kami kumpulkan pada eBook Ekonomi Islam, pada kesempatan ini kita posting khusus doa dan dzikir seputar hutang serta syarahnya, dilaman muka kami sampikan matan doanya, selamat mengamalkan….

1. Berlindung dari hutang setelah tasyahud akhir sebelum salam

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih Dajjal. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan hutang.”

2. Doa agar dapat melunasi hutang

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Kayakanlah aku dengan kenikmatan-Mu (hingga aku tidak minta kepada) selain-Mu.”

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْـهَمِّ وَالْـحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْـجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

Baca pos ini lebih lanjut

Apakah Hutang Menghalangi Kewajiban Zakat?

Nama eBook: Apakah Hutang Menghalangi Kewajiban Zakat?
Penulis: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد، أما بعد:

Salah satu syarat harta yang wajib dizakati adalah dimiliki secara penuh. Artinya bahwa seseorang memiliki harta tersebut secara penuh, tidak ada pihak lain yang bersyarikat dalam harta itu sehingga dia bebas menggunakan harta itu tanpa ada yang menghalanginya.

Permasalahan muncul pada harta hutang yang di satu sisi seseorang dapat menggunakannya secara bebas karena sudah menjadi miliknya, namun di sisi lain ada kewajiban mengembalikan kepada orang yang berpiutang, sehingga seakan-akan ada dua kepemilikan terhadap harta hutang itu. Apalagi saat ini, banyak sekali orang yang mengembangkan proyek bisnis dengan hutang yang muncul dari transaksi bisnis yang bisa berefek kepada pembayaran zakat.

Apabila kita memiliki harta tapi juga memiliki hutang, apakah hutang tersebut berpengaruh dalam zakatnya? temukan jawabannya dalam eBook berikut…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Bahaya Kebiasaan Berhutang

Nama eBook: Bahaya Kebiasaan Berhutang
Penulis: Ustadz Sa’id Yai Ardiansyah, Lc, MA حفظه الله

Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik. Amma Ba’du:

Islam adalah agama yang mulia. Islam telah mengatur seluruh permasalahan di dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di dalamnya adalah permasalahan hutang-piutang. Islam tidak hanya membolehkan seseorang berhutang kepada orang lain, tetapi Islam juga mengatur adab-adab dan aturan-aturan dalam berhutang

Hukum asal dari berhutang adalah boleh (jaa-iz). Akan tetapi, banyak kaum muslimin yang menganggap remeh hutang ini. Mereka merasa nyaman dengan adanya hutang yang “melilit’ dirinya. Bahkan, sebagian dari mereka di dalam hidupnya tidak pernah sedetik pun ingin lepas dari hutang. Sebelum lunas pinjaman yang pertama, maka dia ingin meminjam lagi untuk yang kedua, ketiga dan seterusnya.

Padahal Rasulullah  selalu berlindung dari hutang sebagimana do’a beliau dalam shalat:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ, اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

Baca pos ini lebih lanjut

Etika Berutang

Nama eBook: Etika Berutang
Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, MA حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Pada kesempatan yang lalu telah kita ketengahkan bahasan tentang petunjuk Rasulullah Bagi yang Berhutang yang didalamnya dijelaskan berbagai hal yang mestinya menjadi perhatian bagi kita semua terutama bagi yang berhutang.

Berikut ini adalah etika yang mesti dimiliki oleh orang yang berutang dimana syari’at Islam telah mengajarkan kepada pihak yang ditolong agar mencerminkan akhlak yang terpuji, sehingga ia tetap dapat menjaga keluhuran martabatnya dan membalas uluran tangan saudaranya dengan cara-cara yang luhur pula. Kemudian penulis -semoga Allah menjaganya- menyebutkan 4 adab dalam berutang.

Dikesempatan ini eBook ekonomi Islam telah pula dapat kami gabungkan sebagian besar (InsyaAllah yang lain pada postingan berikutnya) eBook sebelumnya dalam kategori ini dalam format file chm yang meliputi:

  1. Kaidah penting dalam Mu’amalah
  2. Etika Pedagang Muslim
  3. Utang Piutang dalam Kehidupan Masyarakat
  4. Etika Berutang (postingan ini)
  5. Riba Bukan Perniagaan
  6. Riba = Susah Dunia Akhirat
  7. Bank Konvensional
  8. Hukum Mata Uang Ketas
  9. Hukum Asuransi Konvensional
  10. Asuransi Ta’awun VS Konvensional
  11. Fatwa-fatwa seputar Asuransi

Semoga bermanfaat…

Download:
Download CHM atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Petunjuk Nabi Bagi yang Berhutang

Nama eBook: Petunjuk Rasulullah Bagi yang Berhutang
Penulis: Ustadz Nur Kholis bin Kurdian حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, kita bersyukur dan memuji Allah Rabb sekalian alam, selanjutnya shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang memberikan kita petunjuk dalam semua hal termasuk dalam berhutang dan membayarnya.

Pada dasarnya, hukum berhutang adalah mubah (boleh). Meskipun demikian, Rasulullah صلى الله عليه وسلم mengajarkan kepada kita doa untuk berlindung dari lilitan hutang.

Penulis -semoga Allah menjaganya- menyebutkan doa tersebut dan menjelaskan bahwa hutang tidak dapat diampuni oleh Allah bahkan jika iapun mati syahid.

Selanjutnya penulis menjelaskan dengan singkat empat petunjuk nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam berhutang agar kita selamat di dunia dan akhirat.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”

Download:
Download PDF atau Download Word