Tafsir Surat An-Nabaa’

Nama eBook: Tafsir Surat An-Nabaa’ (Berita Besar)
Penulis: Imam Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ. عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ. الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ. كَلا سَيَعْلَمُونَ. ثُمَّ كَلا سَيَعْلَمُونَ. أَلَمْ نَجْعَلِ الأرْضَ مِهَادًا. وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا. وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا. وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا. وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا. وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا. وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا. وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا. وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا. لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا. وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا. إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا. يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا. وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا. وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا. إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا. لِلطَّاغِينَ مَآبًا. لابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا. لا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلا شَرَابًا. إِلا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا. جَزَاءً وِفَاقًا. إِنَّهُمْ كَانُوا لا يَرْجُونَ حِسَابًا. وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا. وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا. فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلا عَذَابًا. إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا. حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا. وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا. وَكَأْسًا دِهَاقًا. لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا كِذَّابًا. جَزَاءً مِنْ رَبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا. رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمَنِ لا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا. يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلائِكَةُ صَفًّا لا يَتَكَلَّمُونَ إِلا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا. ذَلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَى رَبِّهِ مَآبًا. إِنَّا أَنْذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا.

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?. Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentang ini. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?Dan gunung-gunung sebagai pasak? Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan Kami jadikan malammu sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan, dan Kami bangun di atasmu tujuh buah (langit) yang kokoh, dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari), dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat? Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu hari (yangpada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok, dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia. Sesungguhnya Neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain airyang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguh-nya, Dan segala sesuatu sudah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan kami sekali-kali tidak akan menambah kepadamu selain daripada adzab. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur. Dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yangpenuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Rabb-mu dan pemberian yang cukup banyak, Rabb yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Mahapemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan-Nya. Pada hari ketika ruh dan para Malaikat berdiri bershaff-shaff, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang diberi izin kepadanya oleh Rabb Yang Mahapemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar. Itulah hari yangpasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Rabb-nya. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah.” (QS. An-Nabaa’/78:1-40)

Alhamdulillah, dengan dipostingnya tafsir surat an-Nabaa’ ini, maka tafsir juz ke-30 (juz ‘Amma) sudah lengkap diposting diblog kita ini, namun demikian belum dapat kami satukan dalam sebuah eBook CHM dalam kesempatan ini, semoga Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang memudahkan urusan ini untuk kami, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Iklan

Tafsir Surat al-A’laa

Nama eBook: Tafsir Surat al-A’laa
Penulis: Imam Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد

Dalil yang menunjukkan keutamaa surat al-A’laa adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari al-Barra’ bin ‘Azib رضي الله عنه, di mana dia berkata: “Sahabat Nabi صلى الله عليه وسلم yang pertama kali datang kepada kami adalah Mush’ab bin ‘Umair dan Ibnu Ummi Maktum. Lalu keduanya membacakan al-Qur-an kepada kami. Kemudian ‘Ammar, Bilal, dan Sa’ad datang, setelah itu datang pula ‘Umar bin al-Khaththab pada (urusan) yang kedua puluh. Selanjutnya Nabi صلى الله عليه وسلم datang. Dan aku tidak pernah menyaksikan peduduk Madinah sebahagia ini, sampai-sampai aku menyaksikan anak-anak mengatakan: ‘Inilah Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah datang.’ Dan beliau tidak datang sehingga aku membaca, سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى  ‘Sucikanlah Nama Rabb-mu Yang Paling Tinggi,’ di beberapa surat yang semisalnya.”

Dan dalam kitab ash-Shahihain juga disebutkan bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah bersabda kepada Mu’adz رضي الله عنه:

هَلَا صَلَّيْتَ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى

“Mengapa engkau tidak mengerjakan shalat dengan membaca: “Sabbihisma Rabbikal A’laa atau wasy syamsi wa dhuhaahaa atau wal laili idzaa yaghsyaa.”

Imam Ahmad meriwayatkan dari an-Nu’man bin Basyir رضي الله عنه bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam shalat dua hari raya ‘led membaca, Sabbihisma Rabbikal A’laa dan hal ataaka hadiitsul ghaasyiyah. Dan jika bertepatan dengan hari Jum’at, maka beliau membaca kedua-duanya.

Demikianlah diantara keutamaan surat yang mulia ini, tentunya karena kandungannya yang penuh makna dan pelajaran dari Allah Rabbul Alamin, selamat menyimak tafsir surat ini dan semoga kita mendapat petunjuk, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Juz Amma dan Terjemahannya

Nama ebook: Juz Amma dan Terjemahannya plus Surat Al-Fatihah

Deskripsi Ringkas:
Ebook ini adalah Juz ke-30 dari Al-Qur’an yang dikenal dengan Juz Amma., kami membuat ebook ini dengan menggunakan software Qur’an in Word ver 1.3, Jazakallah buat al-akh Mohamad Taufiq.

Juz Amma terdiri dari Surat: An-Naba’, An-Nazi’at, Abasa, At-Takwiir, Al-Infithaar, Al-Muthaffifiin, Al-Insyiqaaq, Al-Buruuj, Ath-Thaariq, Al-A’laa, Al-Ghaasyiyah, Al-Fajr, Al-Balad, Asy-Syams, Al-Lail, Adh-Dhuhaa, Alam Nasyrah, At-Tiin, Al-‘Alaq, Al-Qadr, Al-Bayyinah, Al-Zalzalah, Al-‘Aadiyaat, Al-Qaari’ah, At-Takaatsur, Al-‘Ashr, Al-Humazah, Al-Fiil, Quraisy, Al-Maa’uun, Al-Kautsar, Al-Kaafiruun, An-Nashr, Al-Lahab, Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas., serta kami tambahkan diawalnya surat Al-Fatihah.

Format file: PDF

Ukuran file: 638,79 kb

Download:
Juz Amma dan Terjemahannya pada salah satu link dibawah ini:
1. via Mediafire
2. via BOX

Tulisan Terkait:
Al-Quranul Kariim
Terjemah Al-Qur’an
Al-Qur’an Digital
Surat Al-Fatihah
Tafsir Surat An-Naas