Doa dan Dzikir Seputar Masjid

Kita bersyukur dan memuji Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, istri, keluarga, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari yang dijanjikan, amma ba’du:

Islam mengatur berbagai hal termasuk adab dan doa, bila agama Islam mengajarkan doa dan dzikir makan, berpakaian, bepergian dan lainnya tentu agama juga mengajarkan doa dan dzikir seputar masjid yang hati seorang muslim tertambat kepadanya, berikut kami ketengahkan doa dan dzikir seputar masjid beserta syarahnya…dilaman muka ini kami ketengahkan teks doanya:

1. Doa Pergi ke Masjid

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا، وَفِيْ لِسَانِيْ نُوْرًا، وَ اجْعَلْ فِيْ سَمْعِيْ نُوْرًا، وَ اجْعَلْ فِيْ بَصَرِيْ نُوْرًا، وَ اجْعَلْ مِنْ خَلْفِيْ نُوْرًا، وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا، وَ اجْعَلْ مِنْ فَوْقِيْ نُوْرًا، وَمِنْ تَحْتِيْ نُوْرًا، اَللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ نُوْرًا

“Ya Allah jadikanlahlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya dari belakangku, cahaya dari hadapanku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku. Ya Allah, berilah aku cahaya.”

2. Doa Masuk Masjid Baca pos ini lebih lanjut

Shalat Tahiyatul Masjid

Nama Ebook: Hukum-Hukum Seputar Shalat Tahiyatul Masjid
Penulis : Muhammad bin  Shalih al-Khuzaim

Pengantar:
Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:


إِذاَ دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلاَ يَجْلِسُ حَتىَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ

“Apabila kamu masuk masjid maka shalatlah dua rakaat sebelum duduk”. (HR. Bukhari)

Shalat Tahiyatul masjid jumlahnya dua rakaat. Dikerjakan oleh orang yang masuk ke dalam masjid. Hukumnya sunnah secara Ijma’ (kesepakatan) bagi orang yang masuk masjid.

Khatib Jum’at dikecualikan (dari melakukan dua rakaat tahiyatul masjid) jika dia masuk untuk berkhutbah jumu’at. Demikian pulu qoyyum al-Masjid yaitu orang yang mengurus masjid karena sering keluar-masuk masjid sehingga dapat memberatkannya. Juga tidak disunnahkan bagi orang yang masuk masjid ketika imam sedang melaksanakan shalat maktubah (shalat wajib yang lima waktu) atau setelah iqomat shalat dikumandangkan, karena shalat wajib telah menggantikan tahiyatul masjid.

Sebagian ulama berpendapat istihbab (disukainya) mengulang-ulang tahiyatul masjid setiap kali masuk masjid. Pendapat ini diambil oleh an-Nawawi dan dipilih oleh Syaikh Islam Ibnu Taymiah, yang juga merupakan pendapat kuat Madzhab Hanbali.

Simak ebook ini yang mengulas lebih dalam seputar hukum-hukum dalam pelaksanaan Shalat Sunat Tahiyatul Masjid mulai dari defenisi, hukum, hikmah dan berbagai permasalahan yang berkaitan dengannya, semoga bermanfaat…

Download:

Download CHM mirror-1 Download CHM mirror-2 Download CHM

Tulisan Terkait:
Fiqih Ibadah di Saat Safar + Shalat di Pesawat
Sifat Whudu’ Nabi
Tuntunan Thaharah dan Sifat Shalat
Sifat Shalat Nabi oleh Syaikh bin Baz
Sifat Shalat Nabi Bergambar oleh Syaikh Ibnu Jibrin
Sujud Sahwi
Beberapa Pelajaran Penting Untuk Segenap Ummat
Hukum Shalat dan Thaharah Bagi Orang Sakit
Sujud Syukur dan Sujud Tilawah