Waspada Terhadap Bid’ah_Update

Nama eBook: Waspada Terhadap Bid’ah
Penyusun: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz ‘Abdullah bin Baz رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Telah kita posting sebelumnya eBook hari raya-hari raya yang tidak disyariatkan tulisan syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali diantaranya:

  1. Perayaan Tahun Baru Hijriah
  2. Perayaan Maulid Para Wali
  3. Hari Ibu
  4. Hari Raya Orang-Orang Baik

Adapun banyak lagi perayaan yang tidak disyari’atkan, diantaranya seperti:

  1. Perayaan Maulid Nabi
  2. Peringatan Isra’ dan Mi’raj
  3. Peringatan Malam Nisfu Sya’ban

Semuanya diterangkan oleh Syaikh bin Baz agar kita waspada terhadapnya, selain itu syaikh juga mengingatkan kebohongan wasiat syekh Ahmad yang beberapa tahun yang lalu santer diseentero dunia Islam, termasuk Indonesia. Selamat menyimak dan semoga kita terhindar dari berbagai penyimpangan syubhat dan syahwat dalam menjalankan agama yang hanif ini, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Iklan

Sifat Wudhu’ Nabi Bergambar

Nama eBook: Sifat Wudhu’ Nabi صلى الله عليه وسلم
Penulis: Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Jibrin  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Bersyukur kami kepada Allah Rabb yang Maha Pengasih, dikesempatan ini atas izin-Nya kami ketengahkan kepada kita semua update eBook Sifat Wudhu’ Nabi صلى الله عليه وسلم karya ulam kita Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrohman al-Jibrin رحمه الله.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم  bersabda:

لَا تُقْبَلُ اللهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Allah tidak akan menerima shalat salah seorang di antara kalian jika dia berhadats sehingga dia berwudhu’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)”

Rasulullah صلى الله عليه وسلم  juga bersabda:

لَا تُقْبَلُ صَلَاةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ

“Tidak akan diterima shalat tanpa bersuci ” (HR. Muslim)

Demikianlah pentingnya wudhu’, bila wudhu’ tidak sempurna maka akan membawa efek yang tak baik terhadap sholat kita, karenanya mari kita pelajari dan amalkan eBook yang ringkas lagi bergambar ini…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Kesalahan-Kesalahan di Madinah

Nama eBook: Kesalahan-Kesalahan di Madinah
Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Alhamdulillah, telah selesai kita ketengahkan kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan jama’ah haji dalam pelaksanaan ibadah haji, selanjutnya pada kesempatan ini kita kemukan kesalahan-kesalahan di Madinah, diantara kesalahan tersebut ialah:

  1. Menitipkan pesan melalui haji dan para peziarah untuk disampaikan kepada Nabi صلى الله عليه وسلم,
  2. Menziarahi kuburan Nabi sebelum sholat di masjid Nabawi,
  3. Sengaja menghadap kuburan saat berdoa,
  4. Meletakkan tangan di atas jendela kamar tempat kuburan Rosululloh صلى الله عليه وسلم berada untuk memohon berkah, bahkan sebagian orang bersumpah, “Dengan kemuliaan di mana tangan ini ku letakkan pada jendela kamarnya, aku katakan, ‘Berikanlah syafaatmu, wahai Rosululloh!'”,
  5. Menciumi kuburan dan mengelus-ngelusnya atau setidaknya bagian yang dekat dengan kuburan baik kayu maupun sejenisnya,
  6. Menghadap ke arah kuburan Nabi yang mulia saat pertama kali masuk masjid atau keluar dari masjid, dan berdiri dengan khusyuk meski masih jauh dari kuburan itu,
  7. Seusai sholat membaca dengan keras ucapan berikut, “Assalamu ‘alaik ya Rosulalloh!”,
  8. Melakukan pendekatan diri kepada Alloh dengan menyantap kurma Ash-Shoihani di Roudhoh Syarifah antara mimbar dengan kuburan Nabi صلى الله عليه وسلم,
  9. Sebagian di antara mereka mengusap-usap dua pokok kurma tembaga yang diletakkan di masjid sebelah barat mimbar,
  10. Sebagian orang yang dikenal sebagai juru kunci mendiktekan kepada sebagian jamaah haji untuk membaca dzikir dan wirid di kamar atau jauh dari kamar khusus dengan suara keras, lalu mereka menirukannya dengan suara yang lebih keras lagi.

Download:

 Download PDF atau Download Word

Putra-Putri Rasulullah

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Rasulullah صلى الله عليه وسلم memilik tiga orang putra yaitu:

  1. Al-Qasim, dilahirkan di Makkah sebelum Muhammad diangkat menjadi Nabi. Al-Qasim meninggal di Mekah pada usia dua tahun. Namun menurut Qatadah, Al-Qasim meninggal ketika ia  sudah bisa berjalan.
  2. Abdullah, dinamakan juga dengan at-Thayyib (yang baik) dan at-Thahir (yang suci) karena ia dilahirkan sesudah Islam.
  3. Ibrahim, dilahirkan dan wafat di Madinah tahun sepuluh hijriah pada usia tujuh belas atau delapan belas bulan.

Adapun Putri-putri Rasulullah صلى الله عليه وسلم ialah:

  1. Zainab, menikah dengan Abu Al-Ash bin Rabi’ bin Abdul Uzza bin Abdul Syams sepupu Zainab, karena ibunya adalah Hala binti Khuwailid (saudara dari Khadijah binti Khuwailid). Zainab mempunyai anak bernama Ali yang meninggal waktu kecil dan Umamah yang digendong oleh Nabi صلى الله عليه وسلم waktu shalat.
  2. Ruqayyah, menikah dengan Ustman bin Affan. Meninggal di pangkuan Ustman. Ruqayyah memiliki seorang putra yang bernama Abdullah sehingga Ustman dipanggil dengan kunyah Abu Abdullah.
  3. Ummu Kultsum, Ustman lalu menikahi Ummu Kultsum (adik Ruqayyah) yang juga meninggal di pangkuannya.
  4. Fatimah, menikah dengan Ali bin Abi Thalib. Dari pernikahan tersebut Fatimah melahirkan Hasan, Husain, Muhassin yang meninggal waktu kecil, Ummu Kultsum yang menikah dengan Umar bin Khattab, dan Zainab yang menikah dengan Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib.

Demikianlah nama-nama dari anak Rasulullah صلى الله عليه وسلم, kemudian dalam eBook ini akan dijelaskan lebih lanjut biografi putri-putri Rasulullah, selamat membaca…

Download:
 Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Nama, Kun-yah dan Nasab Rasulullah

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Kata orang ‘Tak kenal maka tak sayang’, mungkin itulah gambaran kebanyakan kita, sehingga pembicaraan tentang nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sunnahnya seakan asing dan sesuatu yang tidak penting, namun sesuatu yang bukan dari sunnahnya malah marak dan dibela-belain, padahal kecintaan kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi seorang muslim haruslah diatas kecintaannya terhadap seluruh makhluk dengan mengagungkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjalankan sunnah (agama) yang dibawanya secara totalitas.

Dikesempatan yang mulia ini kami bawakan eBook yang menjelaskan nama, kun-yah, nasab dan sejarah penamaan nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nama beliau Muhammad dan Ahmad telah populer diantara kita, nama beliau yang lain sebagimana beliau sabdakan:

إِنَّ لِي أَسْمَاءً : أَنَا مُحَمَّدٌ، وَأَنَا أَحْمَدُ، وَأَنَا الْمَاحِي الَّذِي أَمْحُو الْكُفْرَ، وَأَنَا الْحَاشِرُ الَّذِي أَحْشُرُ النَّاسَ عَلَى قَدَمِي، وَأَنَا الْعَاقِبُ

“Aku memiliki beberapa nama: Muhammad, Ahmad, Al Mahi (penghapus) karena denganku Allah menghapus kekufuran, Al Hasyir karena manusia di kumpulkan di atas telapak kakiku, dan Al ‘Aqib.” (HR. Bukhari 4896, Muslim 2354) Baca pos ini lebih lanjut

Iman Kepada Rasul-Rasul

Nama eBook: Iman Kepada Rasul-Rasul
Penyusun: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“dan Tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku .” (QS. Adz-Dzariyaat /51: 56).

Untuk mengetahui cara beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, maka Allah menurunkan Kitab dan mengutus para Rasul untuk menjelaskan hal tersebut dengan sejelas-jelasnya; tanpa hidayah dari Allah dan kemudian penjelasan para Rasul tentulah kita akan tersesat, sebab begitu pentingnya para rasul maka ia menjadi salah satu pondasi aqidah kita, sebagimana sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

“Hendaknya engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan hendaknya engkau beriman kepada qadar (taqdir Allah), yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim).

Dan berbahagialah kita bahwa syariat yang dibawa nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mencakup keutamaan syari’at-syari’at yang dibawa para rasul terdahulu.

 Simaklah eBook ini yang akan membahas berbagai hal tentang keyakinan yang mesti kita tanamkan kehati kita yang berkaitan dengan para rasul…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Hukum Mengeraskan Bacaan Shalawat

Nama eBook: Hukum Mengeraskan Bacaan Shalawat
Penulis: Syaikh Muhammad bin Jami Zainu رحمه الله

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Telah disebutkan pada eBook sebelumnya yakni ‘Cinta Sejati Untuk Sang Nabi’ tulisan as-Syaikh Hasyim Asy’ari yang mana salah satu isinya ialah kewajiban taat dan mengikuti Nabi صلى الله عليه وسلم.

Sayangnya dizaman sekarang banyak orang yang malah menyelisihi Nabi صلى الله عليه وسلم dan para sahabatnya dalam bebagai hal termasuk ibadah dan mereka menganggapnya suatu kebaikan; diantaranya adalah mengeraskan dan menambah bacaan sebelum dan sesudah Adzan, salah satunyanya adalah mengeraskan bacaan Shalawat.

Membaca shalawat kepada Nabi صلى الله عليه وسلم setelah adzan adalah sunnah namun demi mengikuti Nabi صلى الله عليه وسلم seharusnya bacaanya tidak dikeraskan.

Ibnu Hajar asy-Syafi’i رحمه الله berkata dalam Fatawaa al-Kubraa, “Para Syaikh kami dan selain mereka dimintai fatwa tentang bershalawat dan mengucapkan salam untuk Nabi صلى الله عليه وسلم setelah adzan sebagaimana yang biasa dilakukan oleh para muadzin [dengan mengeraskan suara]. Maka mereka mengeluarkan fatwa bahwa shalawat itu adalah Sunnah, sedangkan tata caranya bid’ah.

Demi mengikuti nabi kita yang mulia hendaklah kita mengikuti beliau dan menjadikan petunjuk beliau diatas hawa nafsu dan tradisi yang menyimpang.

Untuk lebih memperdalam masalah mengeraskan bacaan dzikir silahkan lihat eBook kami Imam Syafi’i dan Dzikir Berjama’ah.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDFatau Download Word

Upaya Keji Penculikan Jasad Rasulullah

Segala puji hanya bagi Allah عزّوجلّ, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Baru-baru ini tersebar berita yang sangat menarik perhatian kaum muslimin. Ketika calon jam’ah haji hendak berangkat ke Tanah Suci, mereka dikejutkan dengan berita bahwa kuburan Rasulullah صلى الله عليه وسلم akan dibongkar dan jasad beliau yang mulia akan dipindahkan ke pekuburan umum di Baqi’.

Demikianlah kabar yang dihembuskan oleh para musuh Islam yang berasal dari media Inggris The Independent dan Daily Mail lalu disebarkan keseluruh dunia dan media-media sosial hingga menimbulkan keresahan dan makian kepada negara Tauhid ‘Saudi Arabia’.

Demikianlah berita bohong diatas kebohongan tersebut dan amat sayang ini dimanfaatkan oleh orang yang benci kepada dahwah tauhid, padahal orang-orang zindiq dan kaum kuffarlah yang berusaha membokar kuburan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم sebagaimana diceritakan para pakar sejarah Islam.

Simaklah eBook ini dan kita akan mengetahui faktanya, dan kami berharap kita kaum muslimin tidak mudah terprovokasi dan selalu tabayyun karena kita adalah bersaudara…

Download:

Download PDF atau Download Word

Beberapa Doa Dari Rasulullah

Nama eBook: Doa-doa yang Dinukil dari Nabi dalam Berbagai Persoalan
Penulis: Syaikh Prof. Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin al-Abbad حفظهما الله

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد

Syaikh di awal bab berkata:

“Pada pembahasan berikut kita akan memaparkan jenis-jenis doa yang dinukil dari Nabi صلى الله عليه وسلم dalam berbagai persoalan, disertai isyarat kepada sesuatu dari maknanya, dan ia menunjukkan kesempurnaan petunjuk Nabi صلى الله عليه وسلم dan keagungan urusan doa-doanya, serta cakupannya terhadap semua perkara kebaikan di seluruh bidang kehidupan”

Kemudian beliau menerangkan beberapa doa dan dzikir yang telah tsabit dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم, yaitu:

  1. Doa memakai pakaian baru
  2. Mendoakan saudara kita yang memakai pakaian baru
  3. Doa kepada orang yang telah berbuat baik kepada kita
  4. Doa melihat putik/ permulaan buah
  5. Berlindung dari ‘Ain
  6. Doa ketika melihat orang lain terkena cobaan
  7. Ucapan orang yang saling mencintai
  8. Dzikir ketika mendengar kokok ayam, ringkikan himar dan lonlongan anjing
  9. Dzikir masuk pasar

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Mencintai Ahlul Bait

Nama eBook: Mencintai Ahlul Bait Nabi صلى الله عليه وسلم
Penulis: Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin, MA حفظه الله

Alhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya atas segala nikmat yang dikarunikan-Nya kepada kita. Sholawat dan salam bagi nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, para sahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari yang kiamat.

Salah satu pokok aqidah Ahlu Sunnah wal Jama’ah adalah mencintai Ahlu Bait Nabi صلى الله عليه وسلمserta menjaga wasiat Beliau صلى الله عليه وسلم tentang Ahlu Baitnya. Karenanya, anak-anak sebagai generasi yang kelak akan menjadi dewasa harus memiliki pemahaman yang jelas dan benar tentang Ahlu Bait, serta harus mencintai dan menghormati mereka. Mereka tidak boleh tersesat sikap dan pemahamannya tentang Ahlu Bait ini.

Karena itu, wajib bagi setiap Muslim mendidik putra-putrinya secara sungguh-sungguh untuk mencintai Ahlu Bait Nabi صلى الله عليه وسلم, karena ini merupakan penghormatan kepada Nabi صلى الله عليه وسلم di samping karena Allah عزّوجلّ dan Rasul-Nya صلى الله عليه وسلم pun telah memerintahkannya.

Dalam sebuah hadits yang panjang Rasulullah صلى الله عليه وسلم berwasiat tentang Kitabullah dan Ahlul Baitnya, dan dalam hadits tersebut dijelaskan pula ahlul bait Rasulullah صلى الله عليه وسلم, mari kita simak eBook ini…

Download:
Download PDF atau Download Word