Bermusyawarah Dengan Istri

Nama eBook: Mendengarkan Pandangan Istri
Penulis: Ustadz Ubu Minhal, Lc حفظه الله

Alhamdulillah, kita bertahmid memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya. Sholawat serta salam bagi nabi utusan-Nya Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, para sahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Makna menjadi kepala rumah tangga adalah mengemban tugas dan tanggung-jawab rumah tangga. Bukan bermakna otoritastunggal dan kekuasaan mutlak. Syariattelah menugaskan seorang suami untuk menjadi kepala rumah tangga.

Posisi tinggi suami ini menuntutnya untuk menjalankan fungsi ri’ayah (memberi perhatian dan mengurus), himayah (memberi perlindungan) dan ishlah (melakukan perbaikan) pada seluruh anggota keluarga. Dengan target utama, selalu membawa biduk rumah tangganya dan anggota keluarganya menuju ke arah perwujudan dua kemaslahatan sekaligus, duniawi maupun ukhrawi.

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

10 Faedah Tentang NIKAH

Nama ebook: 10 Faedah Tentang Nikah
Penulis: Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi خفظه الله

Pengantar:
Alhamdulillah
, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya رضي الله عنهم. Kembali kami berkesempatan mengetengahkan eBook serial Fawaid. eBook ini mengandung 10 fawaid seputar NIKAH, kami kutipkan dilaman muka ini fawaid ke-6: JANGAN SALAH PILIH [PASANGAN]

Imron bin Khiththon dahulunya adalah seorang tokoh ulama Sunnah, namun akhirnya berubah menjadi gembong Khowarij tulen. Alkisah, dia punya sepupu (wanita) berpemahaman Khowarij bernama Hamnah. Karena kecantikannya, maka Imron pun jatuh cinta kepadanya dan hendak menikahinya. Tatkala ditegur oleh sebagian temannya, Imron menjawab: “Saya ingin menikahinya untuk mengentaskannya dari cengkeraman paham Khowarij!” Namun ternyata bukannya dia yang mengubah istrinya, tetapi malah dia yang diubah oleh istrinya sehingga menjadi Khowarij tulen!!

Menariknya, Imron adalah orang yang berkulit hitam sedang istrinya cantik jelita. Tatkala malam pertama, sang istri berkata kepadanya: “Aku dan kamu akan masuk surga.” Kata Imron: “Apa sebabnya?” Jawab istrinya: “Karena engkau mendapat kenikmatan (istri cantik) lalu kamu bersyukur, dan aku mendapat musibah (suami berkulit hitam) lalu aku sabar!!” (Siyar A’lam Nubala’ adz-Dzahabi 4/214, Mizanul I’tidal adz-Dzahabi 5/286, Tahdzib Tahdzib Ibnu Hajar 8/127-129)

Syaikh Bakar Abu Zaid رحمه الله berkomentar tentang kisah ini: “Dengan demikian, anda mengetahui bahaya bergaul dan menikah dengan para ahli bid’ah dan aliran-aliran sesat. Tidaklah perubahan drastis Iraq dari mayoritas Ahli Sunnah menjadi mayoritas Syi’ah melainkan karena Ahli Sunnah menikah dengan Syi’ah sebagaimana dalam al-Khuthuth al-‘Aridhoh oleh Muhibbuddin al-Khothib.” (an-Nazho’ir hal. 90-91)

Download:

Download CHMatau Download ZIP mirror Download CHMatau Download ZIP

Tulisan Terkait:
Bekal Pernikahan
Seks Dalam Islam
Nikah Tanpa KUA
Mutiara Khutbah Hajat
Dzikir dan Doa Seputar Pernikahan