Keutamaan Sholat

Nama eBook: Keutamaan SHALAT
Penulis: Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Shalat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Dia adalah tiang agama juga batas pemisah antara keislaman dengan kekufuran dan kemunafikan. Oleh karena itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم memberikan perhatian ekstra terhadap masalah shalat. Beliau صلى الله عليه وسلم memberikan contoh pelaksanaan-nya secara detail, dari awal sampai akhir, dari takbir sampai salam.

Ini semua menunjukkan pentingnya shalat dalam Islam. Harusnya ini sudah cukup sebagai motivasi bagi kita kaum Muslimin untuk selalu bersemangat dalam melaksanakan shalat. Terlebih jika kita memperhatikan berbagai keistimewaan shalat, maka tidak ada alasan Lagi bagi kita untuk bermalas-malasan dalam melaksanakannya.

Dalam eBook berikut kami hadirkan enambelas point dari keutamaan-keutamaan tersebut,  semoga semakin memicu semangat kita untuk terus mempelajari dan berusaha maksimal untuk melaksanakannya dengan sebaik mungkin.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Iklan

MASBUQ Dalam Sholat Gerhana

Nama eBook: Masbuq Dalam Sholat Gerhana
Disusun oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله

الحمد الله، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Tujuan diadakan gerhana adalah untuk memberikan rasa takut kepada manusia agar mereka semakin dekat kepada Allah عزّوجلّ dengan beribadah dan berdoa kepada-Nya. Lihatlah petunjuk Rasulullah صلى الله عليه وسلم ketika terjadi gerhana dalam sabda Beliau:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda kebesaran Allah. Tidak terjadi gerhana karena kematian atau kehidupan seorang. Apabila kalian melihat gerhana maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah hingga hilang gerhana tersebut. (HR. Al-Bukhari, no. 1060)

Demikianlah, Rasulullah dan para Sahabatnya melakukan shalat gerhana secara berjamaah di masjid sampai gerhananya hilang. Ini diikuti kaum Muslimin hingga saat ini. Namun terkadang seseorang yang ingin mengikuti shalat gerhana (Kusuf) ini di masjid mengalami keterlambatan karena sebab-sebab tertentu, misalnya dia terlambat mendengar informasi atau terlambat melihat peristiwa ini. Akibatnya, dia masbuq (tertinggal) dari imam dalam shalat gerhana. Lalu apa yang harus dia lakukan?, temukan jawabannya dalam eBook ini…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDFatau Download Word

Hukum Seputar Sutroh Sholat

Nama eBook: Sekelumit Tentang Sutrah
Penyusun: Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi

Kita memuji Allah Azza wa Jalla serta bersyukur kepada-Nya, kemudian shalawat dan salam bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga kiamat nanti.

shalat merupakan amal ibadah yang sangat agung dan mulia. Betapa tidak, Alloh dan Rasul-Nya selalu menyebutnya, memuji orang-orang yang menegakkannya dan mengancam keras orang-orang yang melalaikannya, lebih-lebih meninggalkannya.

Di antara petunjuk Nabi صلى الله عليه وسلم dalam shalat adalah “sutrah”, Sutrah adalah sesuatu yang dijadikan oleh seorang yang shalat di depannya sebagai pembatas antaranya dengan orang yang lewat di depannya.

Ukuran panjang sutrah, yaitu seukuran kayu yang diletakkan di belakang kendaraan. Tidak boleh kurang apabila mampu.

Jarak sutroh batas minimalnya adalah seukuran tempat berlalunya domba, sedang jarak maksimalnya adalah tiga hasta.

Mengingat begitu pentingnya masalah ini dan terabaikannya sunnah ini di lapisan mayoritas masyarakat kita sekarang, maka hendaklah kita mengilmui masalah ini, menyebarkan dan mengamalkannya.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Amalan dan Ucapan Ketika Berbuat Dosa

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Termasuk rahmat Alloh Ta’ala kepada umat ini adalah terbukanya pintu taubat bagi mereka yang berbuat dosa. Pintu tersebut tiada tertutup hingga nyawa sampai di kerongkongan atau turunnya azab atau terbitnya matahari dari arah barat.

Jika seorang hamba melakukan dosa dan ia ingin bertobat maka disyariatkan baginya beberapa amalan diantaranya:

  1. Bersuci
  2. Shalat dua rakaat (Shalat Taubat)
  3. Beristigfar

hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

عَنْ عَلِيًّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ رضي الله عنه يَقُولُ كُنْتُ رَجُلاً إِذَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيْثًا نَفَّعَنِيَ اللهُ مِنْهُ بِـمَا شَاءَ أَنْ يَنْفَعَنِيَ وَإِذَا حَدَّثَنِي أَحَدَ مِنْ أَصْحَابِهِ إِسْتَخْلَفْتُهُ فَإِذَا حَلَفَ لِي صَدَقْتُهُ قَالَ وَحَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه وَصَدَقَ أَبُو بَكْرٍ رضي الله عنه أَنَّهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُوْرَ ثُمَّ يَقُوْمُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفَرُ اللهَ إِلاَّ غَفَرَ اللهُ لَهُ ثُمَّ قَرَأَ هذِهِ الآيَةَ { وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاخِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللهَ…. } إِلَى آخِرِ الآيَةِ

Baca pos ini lebih lanjut

MASBUQ Dalam Sholat

Nama eBook: Masbuq Dalam Sholat
Disusun oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله

الحمد الله، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Sudah dimaklumi, terkadang seorang yang bersemangat untuk mendapatkan takbiratul ihram bersama imam tidak bisa mendapatinya karena alasan dan uzur tertentu. Orang tersebut kadang terlambat dan tidak bisa menjadi makmum dari raka’at pertama. Inilah yang sering diistilahkan dengan istilah masbuq.

Masbuq dalam istilah para Ulama fikih adalah orang yang ketinggalan imam dalam sebagian raka’at shalat atau seluruhnya atau mendapati imam setelah satu raka’at atau lebih.

Apabila masbuq mendapatkan shalat berjamaah maka dia mengikuti imam dalam semua perbuatan shalat, lalu menyempurnakan yang terlewatkan, berdasarkan sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم:

ِإِذَا سَمِعْتُمْ الْإِقَامَةَ فَامْشُوا إِلَى الصَّلَاةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ وَلَا تُسْرِعُوا فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

Apabila kalian telah mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang dan santai dan jangan terburu-buru. Yang kalian dapati maka shalatlah dan yang terlewatkan maka sempurnakanlah. (HR. Al-Bukhari, no. 636)

Kemudian bagaimanakah menyempurnakan sholat bila masbuq dan bagaimana pula hukum bermakmum kepada orang yang masbuq?!, temukan rinciannya dalam eBook ini…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDFatau Download Word

Khutbah Jum’at: Didik Keluargamu Menjaga Shalat

ِAlhamdulillah, kita memuji Azza wa Jalla, selanjutnya shalawat dan salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Kedudukan shalat sangatlah agung. Bila diperhatikan, banyak kelalaian berasal dari pihak orang tua. Masih ada orang tua yang menyia-nyiakan shalat. sehingga ia tidak bisa menjadi contoh baik untuk anak-anaknya. Sehingga anakanaknya tumbuh dengan melalaikan dan menyianyiakan shalat. Karena mereka tumbuh sesuai dengan didikan orang tua.

Sungguh, perilaku orang tua yang menyepelekan masalah shalat terhadap anak-anaknya, merupakan perilaku yang sangat buruk. Perhatikanlah ucapan Imam lbnu Qayyim Al -Jauziyyah rahimahullah yang mengkhususkan para bapak dalam masalah yang sangat penting ini. Beliau berkata: “Barangsiapa tidak memperhatikan untuk mengajarkan hal bermanfaat kepada anaknya, namun justru ia meninggalkannya begitu saja, maka sungguh ia telah berbuat sangat buruk sekali kepada sang anak. Yang sering terjadi, rusaknya anak disebabkan karena orang tua, yang tidak memperhatikan mereka, dan tidak mengajarkan kepada mereka kewajibankewajiban dan sunnah-sunnah agama. Para bapak telah menyia-nyiakan mereka saat kecil. Sehingga sang anak tidak bisa bermanfaat bagi dirinya, dan juga tidak bisa memberi manfaat kepada orangtua mereka di saat dewasa.”

Baca pos ini lebih lanjut

Doa dan Dzikir Sholat Lengkap

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Sungguh sholat bagi seorang muslim dan muslimah adalah sangat penting, ia meninggalkan aktivitas dunianya untuk menegakkan sholat karena ia tahu itu adalah amalan pertama yang dihisab nantinya di ‘yaumul hisab’, sebab hal itu seorang muslim haruslah berusaha semaksimal mungkin mencontoh cara sholat nabi صلى الله عليه وسلم, sebagimana sabda-nya:

صَلُّوا كَمَارَأَيْتُمُونِيْ أُصَلِّيْ

“Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat”.

Salah satu pekerjaan sholat adalah membaca doa dan dzikir, maka pada eBook ini kami mencoba mengumpulkan doa dan dzikir tersebut -mulai dari doa iftitah sampai dzikir setelah sholat- termasuk penjelasannya. Semoga kita dapat mengamalkannya, amin..

Download:
Download CHMatau Download ZIP

Bacaan Sebelum dan Sesudah Salam

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Telah kita posting berbagai doa dan dzikir dalam sholat, pada kesempatan ini kami sampaikan do’a dan dzikir sebelum salam dan setelah salam. Do’a sebelum salam adalah sunnah yang tidak banyak dijalankan oleh kaum muslimin dan adapun dzikir dan do’a setelah salam sholat fardhu banyak yang ditambahi.

Oleh karena itu dengan adanya eBook ini kita kembali kepada yang biasa dilakukan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم karena sebaik-baik teladan dan petunjuk adalah yang dibawanya.

Download:

Download CHM atau Download ZIP

Meresapi Kenikmatan Shalat

Nama eBook: Meresapi Kenikmatan Shalat
Penulis: Ustadz Abu Abdillah Syahrul Fatwa حفظه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Inti setiap ibadah adalah menghadirkan hati. Demikian pula ibadah shalat. Ketika seorang hamba shalat, hatinya harus ikut shalat, tidak tersibukkan dengan pikiran yang lain. Jika hal ini terwujud maka kelezatan ibadah shalat dapat tercapai.

Seorang muslim yang hakiki dia akan dapat merasakan kelezatan ibadahnya. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

“Yang merasakan manisnya iman adalah orang yang ridha Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai Rasulnya.”

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ مَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“(Ada) tiga perkara yang jika ada dalam diri seseorang maka dia akan merasakan manisnya iman: (1) barangsiapa yang Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selainnya, (2) barangsiapa yang mencintai seseorang dan dia tidak mencintainya kecuali karena Allah, dan (3) barangsiapa yang benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya sebagaimana dia benci untuk dicampakkan ke dalam api neraka.”

Kemudian -semoga Allah menjaganya- menjelaskan hal yang bisa membuat kita merasakan kenikmatan sholat, menyelami makna sholat dan hikmah setiap gerakan sholat, semoga kita termasuk orang yang mencapai kenikmatan sholat, Amin…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download Word atau Download PDF

Masjid Nabawi dan Masjid Quba’

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد

Pada kota Madinah terdapat dua masjid yang agung yaitu Masjid Nabawi dan Masjid Kuba’. Kedua masjid tidak akan terpisahkan dari pembicaraan seputar kota Madinah, karena keduanya memiliki kedudukan tinggi.

Tentang Shalat di Masjid Nabawi Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلَاةٌ فِي ذَلِكَ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ صَلَاةٍ فِي هَذَا

Satu shalat masjidku ini lebih baik dari seribu shalat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Dan satu shalat di masjid itu (Masjidil Haram) lebih baik dari seratus shalat di masjid ini (Masjid Nabawi). (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Adapun akan keutamaan shalat dimasjid Quba’, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan shalat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah (HR. Ibnu Majah dan lainnya).

Demikianlah keutamaan dua masjid tersebut, dalam eBook ini akan diterangkan lebih lanjut berbagai hal tentang kedua masjid tersebut, semoga Allah Tabaroka wa Ta’ala memberi kita kemampuan dan kesempatan untuk mengunjungi keduanya, amin…

Download:
Download PDF atau Download Word

Baca pula:
Fikih Ziarah Madinah dalam eBook Haji dan Umroh
Walpaper Masjidil Haram dan Masjid Nabawi