Hal-Hal Yang Karenanya Disyari’atkan Wudhu’

Nama eBook: Hal-Hal Yang Karenanya Disyari’atkan Wudhu’
Penulis: Syaikh Sa’id bin ‘Ali Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Berwudhu’ sebagai bagian dari bersuci sangatlah penting diilmui sebagai seorang muslim, karena tanpa wudhu’ ibadah-ibadah yang agung diantaranya shalat  tidak akan diterima, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَا تُقْبَلُ اللهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Allah tidak akan menerima shalat salah seorang di antara kalian jika dia berhadats sehingga dia berwudhu’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Dalam eBook ini yang kami kutip sebagian pasal wudhu’ dari kitab besar Shalatul Mu’min karya syaikh Sa’id bin ‘Ali Wahf al-Qahthani, yakni A. Hal-hal yang Mewajibkan Wudhu’ dan H. Beberapa Hal Yang Karenanya Disunnahkan Untuk Berwudhu’.

Hal-hal yang Mewajibkan Wudhu’:

  1. Shalat
  2. Thawaf di Baitullah
  3. Menyentuh Mushaf

Beberapa Hal Yang Karenanya Disunnahkan Untuk Berwudhu’:

  1. Pada saat akan berdzikir dan berdo’a kepada Allah Azza wa Jalla
  2. Wudhu’ pada saat akan tidur
  3. Wudhu’ setiap kali berhadats
  4. Wudhu’ setiap kali shalat
  5. Wudhu’ setelah mengusung mayit
  6. Wudhu’ setelah muntah
  7. Wudhu’ karena memakan makanan yang tersentuh api
  8. Wudhu’ bagi orang yang junub jika hendak makan
  9. Wudhu’ ketika akan mengulangi hubungan badan
  10. Wudhu’ bagi orang yang junub jika dia tidur sebelum mandi

Temukan dalil dan penjelasannya dalam eBook ini…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Kaidah Sunnah Tarkiyyah

Alhamdulillah, kita memuji dan bersyukur kapada Allah عزّوجلّ atas segala nimat yang dianugerahkan-Nya kepada kita, kemudian shalawat dan salam teruntuk Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang mana beliau adalah teladan kita dalam mengarungi kehidupan dunia ini agar selamat sampai ketujuan… Amma ba’du:

Dikesempatan ini kita ketengahkan Kaedah Fikih yang berhubungan dengan menjadikan beliau صلى الله عليه وسلم sebagai teladan yakni:

 كُلُّ فِعْلٍ تَوَفَّرَ سَبَبُهُ عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم وَلَـمْ يَفْعَلْهُ فَالْـمَشْرُوْعُ تَرْكُهُ

Setiap perbuatan yang sebabnya ada dizaman Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam , namun Beliau Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak mengerjakan perbuatan tersebut maka yang disyariatkan adalah meninggalkan perbuatan (yang tidak dilakukan) itu.

Kaidah ini menjelaskan bahwa perbuatan yang seharusnya bisa dan mudah dikerjakan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم, namun Beliau صلى الله عليه وسلم tidak melakukannya tanpa unsur paksaan, maka kita juga harus meninggalkan perbuatan itu dalam rangka beribadah kepada Allah عزّوجلّ. Karena apabila perbuatan tersebut disyariatkan tentu Nabi صلى الله عليه وسلم tidak meninggalkannya.

Dalam eBook ini akan dijelaskan kaidah ini dengan contoh-contohnya yang mana intinya ketika seseorang mendapati suatu amalan yang diklaim sebagai amalan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah عزّوجلّ, maka hendaklah ia melihat apakah amalan itu pernah dilakukan oleh Nabi صلى الله عليه وسلم? Jika Beliau صلى الله عليه وسلم pernah melakukannya atau memerintahkannya maka tidak ada masalah jika dia mengamalkannya. Namun. jika ternyata tidak pernah dilakukan Nabi صلى الله عليه وسلم dan tidak pernah Beliau perintahkan padahal sebab pendorongnya telah ada maka hal itu menunjukkan bahwa yang disyariatkan adalah meninggalkan amalan tersebut.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Risalah Seputar Mandi

Nama eBook: Risalah Seputar Mandi
Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله

Segala puji bagi Allah, pujian yang terbaik untuk-Nya. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Amma ba’du:

Telah kami posting sebelumnya berbagai hal seputar mandi, mulai hal-hal yang mewajibkan mandi sunat, tatacara mandi, seputar mandi Jum’at, maka pada posting kali ini kita tambahkan seputar mandi-mandi yang disunnahkan diantaranya:

  1. Mandi Hari Raya
  2. Mandi Ihrom
  3. Mandi Masuk Mekkah
  4. Mandi Ketika Sadar Dari Pingsan
  5. Mandi Ketika Ingin Mengulangi Jima’
  6. Mandi Wanita Istihadhah
  7. Seputar Mandi Setelah Memandikan Mayat.

eBook ini yang versi CHM memuat berbagai hal tentang Thoharoh termasuk seputar Mandi, dan versi DOC dan PDF hanya memuat seputar Mandi.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Panduan Amalan Bulan Syawwal

Nama eBook: Ensiklopedi Amalan Bulan Syawwal
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang telah menunjukkan jalan menuju surga dan menjelaskan jalan yang mengakibatkan masuk neraka.

Alhadulillah, tiada berhenti lisan kita memuji Allah yang mana kita sekarang telah berada pada tanggal 15 Ramadhan 1434 H/ 2013 M (saat ebook ini diposting), insyaAllah kita tidak akan lama lagi memasuki bulan Syawwal yang mana bulan ini juga tidak sepi dari amalan kebajikan terkhusus puasa sunnah enama hari dibulan syawwal.

Penulis -semoga Allah menjaganya-  dalam eBook ini menjelaskan faedah amalan-amanal sunnah dan selanjutnya beliau mengupas tentang berbagai hal terkait puasa enam hari dibulan syawwal, selamat membaca dan semoga kita semua dapat mengambil pelajaran darinya, amin…

Download:
Download CHM
 mirror-1 Download CHM dan Download PDF atau Download Word

Sunnah Tarkiyyah

Nama eBook: Mendudukkan Masalah Sunnah Tarkiyyah
Penulis: Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah حفظه الله

Pengantar:

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Sesungguhnya Allah عزّوجلّ telah memerintahkan setiap muslim agar mengambil apa yang diperintahkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan meninggalkan apa yang beliau larang. Demikian juga Allah menyatakan bahwa barangsiapa yang menaati Rasul berarti ia telah menaati Allah.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya terdapat pada Rasulullah contoh yang baik bagi siapa yang mengharapkan Allah dan hari akhirat dan mengingati Allah dengan banyak. (QS al-Ahzab [33]: 21)

Sunnah yang dicontohkan dari Rasulullah meliputi berbagai aspek baik akhlaq, sunnah-sunnah, dan ritual ibadah dan juga apa yang tidak dikerjakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Apa yang tidak dikerjakan Rasulullah inilah yang dimaksud sunnah tarkiyyah, ulama berkata:

إِذَا نُكِلَ عِنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ تَرَكَ كَذَا، كَانَ عَيْضًا مَنَ السُّنَّةِ الفِقْلِيَّةِ

Baca pos ini lebih lanjut

Wajibnya Mengikuti Rasulullah

Nama eBook: Wajibnya Ittiba’ Kepada Rasûlullâh صلى الله عليه وسلم Sebagai Perwujudan Syahadatain
Penulis: Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حفظه الله

Pengantar:

Kita bersyukur kepada Allâh Ta’âla atas segala nikmat yang telah dikaruniakan kepada kita. Nikmat yang Allâh Ta’âla karuniakan kepada kita sangat banyak dan tidak dapat kita hitung, shalawat dan salam teruntuk nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya amma ba’du:

Setiap orang yang meyakini Islam sebagai agamanya, pada hakikatnya telah menyatakan persaksian dan pengakuannya dengan dua kalimat syahadat:

أشهد أن لا إله الله إلا الله وأشهد أن محمد رسول الله

Aku bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allâh, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allâh.

Syahadat لا إله الله إلا الله ialah persaksian hanya Allah سبحانه و تعالى saja yang berhak diibadahi dengan benar tanpa menyekutukannya dengan apa dan siapapaun, dan inilah hakikat diciptakannya manusia:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Baca pos ini lebih lanjut

Panduan Amalan Bulan Syawwal

Nama eBook: Ensiklopedi Amalan Bulan Syawwal
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah as-Sidawi حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang telah menunjukkan jalan menuju surga dan menjelaskan jalan yang mengakibatkan masuk neraka.

Alhadulillah, tiada berhenti lisan kita memuji Allah yang mana kita sekarang telah berada pada tanggal 15 Ramadhan 1434 H/ 2013 M (saat ebook ini diposting), insyaAllah kita tidak akan lama lagi memasuki bulan Syawwal yang mana bulan ini juga tidak sepi dari amalan kebajikan terkhusus puasa sunnah enama hari dibulan syawwal.

Penulis -semoga Allah menjaganya- dalam eBook ini menjelaskan faedah amalan-amanal sunnah dan selanjutnya beliau mengupas tentang berbagai hal terkait puasa enam hari dibulan syawwal, selamat membaca dan semoga kita semua dapat mengambil pelajaran darinya, amin…

Download:
Download CHM
mirror-1Download CHM mirror-2 Download CHM dan Download PDF atau Download Word

Hadits Dhaif dan Palsu yang Populer di Bulan Puasa

Nama eBook: Hadits Dhaif dan Palsu yang Populer di Bulan Puasa
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi حفظه الله

Pengantar:

Kita memuji Allah Rabb semesta alam kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang ucapan, perbuatan dan persetujuannya merupakan pedoman bagi kita dalam menjalankan agama ini.

Berikut ini beberapa hadits dhaif dan palsu yang disandarkan kepada nabi kita, yang kadang lebih populer dari hadits-hadits yang shahih.

1. Keutamaan Bulan Ramadhan

لَوْ يَعْلَمُ الْعِبَادُ مَا فيِ رَمَضَانَ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِيْ أَنْ يَكُوْنَ رَمَضَانُ السَّنَةَ كُلَّهَا …. الخ

“Seandainya sekalian hamba mengetahui keutamaan bulan Ramadhan, niscaya mereka berangan-angan agar setiap tahun dijadikan bulan Ramadhan seluruhnya .…” (hadits panjang)

2. Awal Ramadhan Adalah Rahmat

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ أَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيْمٌ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، شَهْرٌ فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، جَعَلَ اللهُ صِيَامَهُ فَرِيْضَةً وَقِيَامَ لَيْلٍ تَطَوُّعًا، مَنْ تَقَرَّبَ فِيْهِ بِخَصْلَةٍ مِنَ الْخَيْرِ كَمَنْ أَدَّى فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ … وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ، وَوَسْطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَأَخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ…. الخ

“Wahai manusia! Sesungguhnya bulan Ramadhan ini telah menaungi kalian semua. Bulan penuh berkah, bulan yang mempunyai suatu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, bulan yang Alloh menjadikan puasa pada bulan tersebut suatu kewajiban dan shalat malamnya sebagai sunnah. Barangsiapa berbuat suatu kebaikan pada bulan itu, maka sama halnya dia telah melakukan suatu kewajiban pada bulan lainnya …. Bulan yang awalnya berupa rahmat, pertengahannya berupa ampunan, dan akhirnya berupa pembebasan dari neraka ….” (hadits panjang)

Baca pos ini lebih lanjut

Pedoman Amalan Bulan Sya’ban

Nama eBook: Ensiklopedi Amalan Bulan Sya’ban
Penyusun: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf as-Sidawi خفظه الله

Pengantar:

Kita memuji Alloh Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat serta karunia yang banyak kepada kita semua, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, kepada para istri, keluarga, sahabat-nya dan yang mengikut mereka dengan baik hingga hari akhir.

Bulan Sya’ban adalah bulan yang mulia, hendaknya kita mengisinya dengan memperbanyak amalan ibadah dan puasa secara khusus untuk melatih diri persiapan menyambut bulan Ramadhan agar nanti tidak kaget dengan perubahan spontan sehingga terasa berat bagi kita. Oleh karena itu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban.

عَائِشَةَ قَالَتْ : مَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ, وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِيْ شَعْبَانَ

Ibunda Aisyah رضي الله عنها berkata: Saya tidak pernah mengetahui Nabi صلى الله عليه وسلم puasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan, dan saya tidak pernah mengetahui dia lebih banyak berpuasa daripada di bulan sya’ban. (HR. Bukhari: 1969, Muslim: 782)

Baca pos ini lebih lanjut

Buah-Buah Indah Mengikuti Sunnah

Nama eBook: Buah-Buah Indah Mengikuti Sunnah
Penulis: Ustadz Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah, Lc حفظه الله

Pengantar:
Pada Muqoddimah penulis berkata:

Ittiba’ (mengikuti) sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم merupakan perkara yang besar dan agung yang membutuhkan bukti dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Allah Subhanahu telah memerintahkan setiap muslim agar me-ngambil apa yang diperintahkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan meninggalkan apa yang beliau larang darinya. Demikian juga Allah menyatakan bahwa barangsiapa yang menaati Rasul berarti ia telah menaati Allah.

Begitu banyak nash-nash yang menunjukkan bagaimana semestinya sikap seorang muslim menempatkan sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم, yaitu wajib mengambilnya dan menjadikan sunnah tersebut sebagai pedoman dalam melangkah dan melakukan ketaatan kepada Allah عزّوجلّ.

Ketahuilah! Siapa saja dari umat Rasulullah صلى الله عليه وسلم, yang berupaya untuk senantiasa mengikuti dan menaati beliau عزّوجلّ dengan ikhlas serta menjadikan-nya sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari, maka sungguh ia akan mendapatkan sekian banyak keutamaan yang dijanjikan oleh Allah عزّوجلّ dan Rasul-Nya.

Insya Allah, di dalam bahasan kali ini akan kami sebutkan sebagian keutamaan-keutamaan ittiba’ kepada sunnah.

Selamat menyimak…

Download
Silahkan Download via:

IbnuMajjah.Com