Tafsir 2 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Nama Ebook: Tafsir Akhir Surat Al-Baqarah
Penulis : Syaikh Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Segala puji hanya untuk Allah Ta’ala, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulallah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah Shubhanahu wa Ta’ala semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku juga bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du,

Pembahasan kita kali ini ialah berkaitan dengan firman Allah Tabaraka wa Ta’ala pada dua ayat terakhir di dalam surat al-Baqarah, yaitu:

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُواْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

“Rasul telah beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami ta’at.” (mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau-lah tempat kembali. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”  (QS. al-Baqarah/2: 285-286)

Download:
Download PDFatau Download Word

Iklan

Tafsir Surat Al-‘Aadiyaat

Nama Ebook: Tafsir Surat Al-‘Aadiyaat
Penulis : Syaikh Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Allah عزّوجلّ berfirman:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

١. وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً

٢. فَالْمُورِيَاتِ قَدْحاً

٣. فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحاً

٤. فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعاً

٥. فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعاً Baca pos ini lebih lanjut

Tafsir Surat Yasin Ayat 55-58

Nama eBook: Merenungi Firman Allah dalam Surat Yasin Ayat 55-58
Penulis: Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ أَصْحَابَ الْـجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ. هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِؤُونَ. لَـهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَـهُم مَّا يَدَّعُونَ. سَلَامٌ قَوْلًا مِن رَّبٍّ رَّحِيمٍ

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (QS. Yasin/36: 55-58)

eBook tafsir kali ini mengajak kita merenungi ayat 55-58 dari surat Yaasiin, empat ayat yang dibahas ini memberikan kita banyak pelajaran seperti kepercayaan akan hari akhir diantaranya syurga yang disediakan bagi orang-orang yang beriman, didalammnya terdapat berbagai kenikmatan yang memotivasi kita agar lebih baik dalam iman dan amal shaleh, selamat menyimak…

Download:
Download PDF atau Download Word

Tafsir Juz 28, 28 dan 30 Plus Hal-Hal Penting Bagi Seorang Muslim

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Dalam kesempatan berbahagia ini kami men-share sebuah eBook ‘Tafsir Sepersepuluh  Akhir Al-Qur’an (Juz 28,29 dan 30) dan disertai Hukum-hukum Penting Bagi Seorang Muslim’, adapun isi ebook ini adalah:

Mukaddimah
Keutamaan Membaca Al-Qur’an
Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Juz 28-30
Aqidah
Amalan-amalan Hati
Dialog Santai
Dua Kalimat Syahadat
Pembatal-Pembatal Keislaman
Thaharah
Hukum-hukum Yang Berkaitan Dengan Kewanitaan
Shalat
Zakat
Puasa
Haji
Aneka Masalah
Ruqyah Syar’iyah
Doa
Perniagaan yang menguntungkan
Amalan Yang Berpahala Besar
Perkara-perkara yang dilarang
Perjalanan Abadi
Tata Cara wudhu
Tata Cara Shalat
llmu Menuntut Pengamalan

Download:
 Download PDF mirror  Download PDF

Biografi al-Imam al-Hafizh al-Mufassir Ibnu Katsir

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Abu Al Mahasin Ad-Dimasyqi rahimahullah berkata di dalam Dzail Tadzkiratul Huffazh:

Ibnu Katsir adalah: Seorang syaikh, al imam, al alim, al hafizh, al mufid, tokoh kaliber. la adalah, Imaduddin Abu Fida Isma’il bin Umar bin Katsir bin Dhau’ bin Katsir bin Dzar’ Al Bashrawi, Ad-Dimasyqi, Asy-Syafi’i (bermadzhab Syafi’i).

la lahir di dusun Mijdal, termasuk bagian kota Bushra pada tahun 701, dan ayahnya adalah seorang pendakwah di kota tersebut.

Kemudian ia pindah ke Damaskus pada tahun 706 H. Ia menimba ilmu dari syaikh Burhanudin Al Fazari dan yang lainnya. Ia juga mendengar dari Ibnu Suwaid, Al Qasim, Ibnu Asakir, dan banyak lagi.

Ia juga menjalin hubungan keluarga (menjadi menantu) dengan al hafizh Al Mizzi, maka ia pun banyak meriwayatkan darinya, berfatwa, menelaah, dan berdiskusi dengannya. Ia sangat mumpuni dalam fikih, tafsir, nahwu, dan sangat mengerti tentang kondisi para perawi dan kritikus hadits.

Ia dipercaya memimpin majelis pengajian Ummu Shalih setelah Adz-Dzahabi.

Adz-Dzahabi menyebutkan di dalam Masudah Thabaqat Al Hufazh dan Al Mu’jam Al Mukhtash: Ia adalah seorang yang fakih (mumpuni dalam ilmu fikih), solid, muhaddits, pentahqiq, mufassir, pengkritik, dan memiliki beberapa karangan mushannaf yang sangat baik.

Diantara mushannaf-nya adalah:

  1. Kitab At-Takmil fi ma’rifati ats-tsiqat wa adh-dhu’afa wa al majahil. Ia menggabung antara kitab Tahdzib dan Al Mizan yang meliputi 5 jilid,
  2. Kitab Al Bidayah wa An-Nihayah yang meliputi 54 juz,
  3. Kitab Al Hadyu wa As-Sunan fi Ahadits Al Masanid wa As-Sunan di dalamnya ia menggabungkan antara hadits-hadits dari Musnad Imam Ahmad, Al Bazzar, Abu Ya’la, Ibnu Abu Syaibah, hingga kutub sittah (enam kitab hadits terkemuka)

Al Hafizh Imaduddin Ibnu Katsir mengabarkan kepadaku dengan membacanya, ia berkata, “Abu Abbas Ahmad bin Abu Thalib mengabarkan kepada kami, juga Ahmad Al Madzkur mengijazahkan kepadaku, ia berkata, “Abu Manja bin Latta mengabarkan kepadaku, ia berkata, Abu Al Waqt Ash-Shufi mengabarkan kepadaku, ia berkata, Al-Laits bin Sa’d meriwayatkan kepada kami dari Abu Zubair, dari Jabir radiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَدْخُلُ أَحَدٌ مِـمَّنْ بَايَعَ تَـحْتَ الشَّجَرَةِ النَّارَ

“Tidak seorang pun masuk neraka dari mereka yang ikut berbaiat di bawah pohon. ” HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dari Qutaibah dari Al-Laits. (Al Ba’its Al Hatsits Syarh Ulum Al Hadits)

Download:

Download CHM atau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

eBook PDF IbnuMajjah Part XV

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على رسوله محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين، أما بعد

Alhamdulillah, kembali pada kesempatan yang mulia ini kita memposting link download eBook-eBook Islam dalam format PDF bahagian kelimabelas yang mana sebelumnya telah diposting pada Blog kita ini, semoga bermanfaat…

No Nama eBook
Download
1 Fatwa_Menentukan Awal Ramadhan Klik untuk Download
2 Hukum Membeli Saham Perusahaan Klik untuk Download
3 Larangan Menyerupai Binatang Dalam Shalat Klik untuk Download
4 Hukum Pelaku Dosa Besar Menurut Imam Syafi’i Klik untuk Download
5 Nikmat Lautan Dalam Perspektif Fikih Klik untuk Download
6 Khutbah_Bentuk Bentuk Menolong Sesama Muslim Klik untuk Download
7 Terbitnya Matahari Dari Barat Klik untuk Download
8 Kembali Ke Agama Kalian Akan Berjaya Klik untuk Download
9 Penjelasan MUI Tentang BPJS Klik untuk Download
10 Biografi Imam Ibnu Jarir Ath Thabari Klik untuk Download
11 Jangan Tergesa Gesa Melahap Berita Klik untuk Download
12 Jadilah Ahli Qur’an Klik untuk Download
13 Beriman Kepada Taqdir Klik untuk Download
14 Adab Berkendara Klik untuk Download
15 Mengimani Sifat Murka Allah Klik untuk Download
16 Tafsir QS. 83: Al-Muthaffifiin Klik untuk Download
17 Doa  dan Dzikir Seputar Thaharah Klik untuk Download
18 Syarah Dzikir Pagi  dan Petang Klik untuk Download
19 Iman Kepada Hari Akhirat Klik untuk Download
20 Bahaya Kebiasaan Berhutang Klik untuk Download

 

Tafsir Surat An-Nabaa’

Nama eBook: Tafsir Surat An-Nabaa’ (Berita Besar)
Penulis: Imam Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ. عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ. الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ. كَلا سَيَعْلَمُونَ. ثُمَّ كَلا سَيَعْلَمُونَ. أَلَمْ نَجْعَلِ الأرْضَ مِهَادًا. وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا. وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا. وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا. وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا. وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا. وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا. وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا. وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا. لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا. وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا. إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا. يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا. وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا. وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا. إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا. لِلطَّاغِينَ مَآبًا. لابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا. لا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلا شَرَابًا. إِلا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا. جَزَاءً وِفَاقًا. إِنَّهُمْ كَانُوا لا يَرْجُونَ حِسَابًا. وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا. وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا. فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلا عَذَابًا. إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا. حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا. وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا. وَكَأْسًا دِهَاقًا. لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا كِذَّابًا. جَزَاءً مِنْ رَبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا. رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمَنِ لا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا. يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلائِكَةُ صَفًّا لا يَتَكَلَّمُونَ إِلا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا. ذَلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَى رَبِّهِ مَآبًا. إِنَّا أَنْذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا.

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?. Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentang ini. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, Kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?Dan gunung-gunung sebagai pasak? Dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan, dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat, dan Kami jadikan malammu sebagai pakaian, dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan, dan Kami bangun di atasmu tujuh buah (langit) yang kokoh, dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari), dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat? Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu hari (yangpada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok, dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia. Sesungguhnya Neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain airyang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguh-nya, Dan segala sesuatu sudah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakanlah. Dan kami sekali-kali tidak akan menambah kepadamu selain daripada adzab. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur. Dan gadis-gadis remaja yang sebaya, dan gelas-gelas yangpenuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Rabb-mu dan pemberian yang cukup banyak, Rabb yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Mahapemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan-Nya. Pada hari ketika ruh dan para Malaikat berdiri bershaff-shaff, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang diberi izin kepadanya oleh Rabb Yang Mahapemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar. Itulah hari yangpasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Rabb-nya. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah.” (QS. An-Nabaa’/78:1-40)

Alhamdulillah, dengan dipostingnya tafsir surat an-Nabaa’ ini, maka tafsir juz ke-30 (juz ‘Amma) sudah lengkap diposting diblog kita ini, namun demikian belum dapat kami satukan dalam sebuah eBook CHM dalam kesempatan ini, semoga Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang memudahkan urusan ini untuk kami, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Tafsir Surat An-Naazi’aat

Nama eBook: Tafsir Surat An-Naazi’aat (Malaikat-Malaikat yang Mencabut)
Penulis: Imam Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. وَالنَّازِعَاتِ غَرْقًا. وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا. وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا. فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا. فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا. يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ. تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ. قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ. أَبْصَارُهَا خَاشِعَةٌ. يَقُولُونَ أَئِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِي الْحَافِرَةِ. أَئِذَا كُنَّا عِظَامًا نَخِرَةً. قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ. فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ. فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ. هَلْ أتَاكَ حَدِيثُ مُوسَى. إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِي الْمُقَدَّسِ طُوًى. اذْهَبْ إِلَى فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَى. فَقُلْ هَلْ لَكَ إِلَى أَنْ تَزَكَّى. وَأَهْدِيَكَ إِلَى رَبِّكَ فَتَخْشَى. فَأَرَاهُ الآيَةَ الْكُبْرَى. فَكَذَّبَ وَعَصَى. ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَى. فَحَشَرَ فَنَادَى. فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الأعْلَى. فَأَخَذَهُ اللَّهُ نَكَالَ الآخِرَةِ وَالأولَى. إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِمَنْ يَخْشَى. أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا. رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا. وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا. وَالأرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا. أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا. وَالْجِبَالَ أَرْسَاهَا. مَتَاعًا لَكُمْ وَلأنْعَامِكُمْ. فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى. يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الإنْسَانُ مَا سَعَى. وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَنْ يَرَى. فَأَمَّا مَنْ طَغَى. وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا. فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَى. وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى. فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى. يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا. فِيمَ أَنْتَ مِنْ ذِكْرَاهَا. إِلَى رَبِّكَ مُنْتَهَاهَا. إِنَّمَا أَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَخْشَاهَا. كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا.

Demi (Malaikat-Malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras, dan (Malaikat-Malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut, dan (Malaikat-Malaikat) yang turun dari langit dengan cepat, dan (Malaikat-Malaikat) yang mendahului dengan kencang, dan (Malaikat-Malaikat) yang mengatur urusan (dunia). (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam, tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua. Hati manusiapada waktu itu sangat takut, pandangannya tunduk. (Orang-orang kafir) berkata: “Apakah kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?” Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang-belulang yang hancur lumat? Mereka berkata: “Kalau demikian, itu adalah suatupengembalian yang merugikan.” Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta merta mereka hidup kembali dipermukaan bumi. Sudahkah sampai kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa, Tatkala Rabb-nya memanggilnya di lembah suci, yaitu lembah Thuwa; Pergilah kamu kepada Fir’aun, susungguhnya dia telah melampaui batas, dan katakanlah (kepada Fir’aun): “Apakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan).” Dan kamu akan kupimpin kejalan Rabb-mu agar kamu takut kepada-Nya. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar. Tetapi Fir’aun mendustakan dan mendurhakai. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa), maka ia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya. (Seraya) berkata: “Akulah Rabb-mu yang paling tinggi.” Maka Allah mengadzabnya dengan adzab di akhirat dan adzab di dunia. Sesungguhnyapada yang demikian itu terdapatpelajaran bagi orangyang takut (kepada Rabb-nya). Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya. la memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh, (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari Kiamat) telah datang. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya, dan diperlihatkan Neraka dengan jelas kepadasetiap orang yang melihat. Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya Nerakalah tempat tinggalnya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabb-nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya. maka sesungguhnya Surgalah tempat tinggal(nya). (Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentanghari berbangkit, kapankahterjadinya?’ Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)? Kepada Rabb-mulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya). Kamu hanya memberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit). Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore ataupagi. (QS. An-Naazi’aat/79: 1-46)

Selamat menyimak tafsir surat An-Naazi’aat, semoga kita dapat mentadabburinya serta menambah ketaqwaan kita, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Manajemen Waktu Bagi Muslimah

Nama eBook: Panduan Manajemen Waktu Bagi Muslimah
Penulis: Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman حفظه الله

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيَّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، أما بعد

Sungguh al-Qur’an dan Sunnah telah banyak berbicara tentang pentingnya waktu. Alloh Tabaraka wa Ta’ala telah menyebutkan bahwa waktu adalah nikmat yang sangat besar sekaligus ladang untuk menanam kebajikan. Alloh Azza wa Jalla berfirman:

وَالْعَصْرِ. إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. al-Ashr [103]: 1-3)

Perlu kita kita ketahui bahwa waktu ini akan terus berjalan dan berganti, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun. Waktu hanyalah zaman yang singkat dan jika dia pergi maka tak akan kembali.

Imam Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: “Tidaklah berlalu sebuah hari bagi seorang anak Adam kecuali hari itu akan berkata padanya; ‘Hai anak Adam, aku adalah harimu yang baru, dan apa yang engkau kerjakan untukku akan menjadi saksi. Apabila aku telah pergi, aku tak akan kembali lagi. Kerjakanlah sesukamu dengan segera dan engkau akan menjumpainya di hadapanmu, dan akhirkanlah sesukamu maka dia tidak akan kembali kepadamu’.”

Maka orang yang cerdas adalah yang mampu mengisi hari-harinya dengan amal kebaikan, memanfaatkan sisa hidup yang ada dengan segala perkara yang bermanfaat sebagai bekal menuju kampung yang abadi, didalam eBook ini akan disebutkan hal-hal yang menghambat pemanfaat waktu dan setelahnya disebutkan dengan apa seorang muslimah dan kita semuanya memanfaatkan waktu, dan kita berdoa semoga kita bukan termasuk orang yang merugi, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Tafsir Surat ‘Abasa

Nama eBook: Tafsir Surat ‘Abasa (Ia Bermuka Masam)
Penulis: Imam Ibnu Katsir asy-Syafi’i رحمه الله

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. عَبَسَ وَتَوَلَّى. أَنْ جَاءَهُ الأعْمَى. وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّى. أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرَى. أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَى. فَأَنْتَ لَهُ تَصَدَّى. وَمَا عَلَيْكَ أَلا يَزَّكَّى. وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَى. وَهُوَ يَخْشَى. فَأَنْتَ عَنْهُ تَلَهَّى. كَلا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ. فَمَنْ شَاءَ ذَكَرَهُ. فِي صُحُفٍ مُكَرَّمَةٍ. مَرْفُوعَةٍ مُطَهَّرَةٍ. بِأَيْدِي سَفَرَةٍ. كِرَامٍ بَرَرَةٍ. قُتِلَ الإنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُ. مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ. مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ. ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ. ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ. ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنْشَرَهُ.كَلا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ. فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ إِلَى طَعَامِهِ. أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا. ثُمَّ شَقَقْنَا الأرْضَ شَقًّا. فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا. وَعِنَبًا وَقَضْبًا. وَزَيْتُونًا وَنَخْلا. وَحَدَائِقَ غُلْبًا. وَفَاكِهَةً وَأَبًّا. مَتَاعًا لَكُمْ وَلأنْعَامِكُمْ. فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ. يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ. وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ. وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ. لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ. وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُسْفِرَةٌ. ضَاحِكَةٌ مُسْتَبْشِرَةٌ. وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ. تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ. أُولَئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ.

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali iaingin membersihkan dirinya (dari dosa), atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? Adapun orangyang merasa dirinya serba cukup, maka kamu melayaninya. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Dan adapun orangyang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), sedang ia takut kepada (Allah), maka kamu mengabaikannya. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringatan, maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya, di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, yang ditinggikan lagi disucikan, di tangan para penulis (Malaikat), yang mulia lagi berbakti. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya. Dari apakah Allah menciptakannya? Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. Kemudian Dia memudahkan jalannya, kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur, kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali. sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya, maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun danpohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anak-anaknya, Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa dan gembira ria, dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, dan ditutup lagi oleh kegelapan. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka. (QS. ‘Abasa/80: 1-42)

Selamat menyimak tafsir surat ‘Abasa, semoga menambah iman dan ketaqwaan kita semua, amin…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word