Istiqomah Salafush Sholeh

قال مسلم: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ يَعْنِي سُلَيْمَانَ بْنَ حَيَّانَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ قَالَ: حَدَّثَنِي عَنْبَسَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ بِـحَدِيثٍ يَتَسَارُّ إِلَيْهِ قَالَ: سَـمِعْتُ أُمَّ حَبِيبَةَ تَقُولُ:

Imam Muslim berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Abu Khalid yaitu Sulaiman bin Hayyan dari Dawud bin Abu Hind dari Nu’man bin Salim dari ‘Amru bin Aus, katanya: telah menceritakan kepadaku Anbasah bin Abu Sufyan ketika sakitnya yang menyebabkan dia meninggal, dengan hadis yang membuatnya gembira, katanya: aku mendengar Ummu Habibah [istri Rasulullah] mengatakan:

سَـمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَلَّى اِثْنَتَى عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِـهِنَّ بَيْتٌ فِي الْـجَنَّةِ

“Barangsiapa shalat dua belas rakaat sehari semalam, maka akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga.” Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Biografi Mu’adzah binti ‘Abdillah

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah merekomendasikan sebaik-baik generasi yakni generasi sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in, mereka adalah teladan kita dalam menjalankan agama ini dan ittiba’ mereka kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Berikut -dalam ebook ini- akan disebutkan seorang wanita teladan dari golongan tabi’in yang diantara gurunya adalah ibunda kaum muslimin Aisyah radhiyallahu ‘anha, wanita teladan ini bernama Mu’adzah binti ‘Abdillah al-‘Adawiyyah, nama kunyahnya Ummu Shahba.

Beliau termasuk perawai hadits yang banyak ulama terkemuka belajar kepada beliau diantanya; Abu Qilabah, Qatadah, Ayyub as-Sakhtiyani, Ashim al-Ahwal, Sulaiman bin ‘Abdillah al-Bashri dan selain mereka -semoga Allah merahmati mereka semua-.

Mu’adzah merupakan seorang mu’allimah (guru) yang bijaksana dan sering memberi nasehat, yang selalu berusaha mentarbiyah umat Islam. Setiap untaian nasihat yang dirangkai lisannya sarat akan hikmah dan manfaat, serta membuat orang-orang yang mendengarnya merasa sejuk dan puas. Ini membuat orang-orang merasa nyaman di sisinya. Ja’far bin Kaisan pernah berkata: “Saya pernah melihat Mu’adzah sedang duduk dan di sekelilingnya banyak wanita”.

Mu’adzh adalah potret seorang wanita Muslimah sejati yang meletakkan dunia di belakang punggungnya, Dialah wanita akhirat yang senantiasa bersemangat memborong dagangan akhiratnya. Tidak silau dengan pesona dunia yang cepat sirna. Menurutnya, linangan air mata di malam hari lebih manis daripada gelak-tawa orang-orang. Bangun di tengah malam untuk tahajjud dan membaca al-Qur’an baginya lebih mendatangkan kenikmatan dibandingkan terlelap dalam buaian mimpi.. Rasa cinta terhadap ketaatan dalam pandangannya lebih lezat ketimbang lezatnya makanan manapun.

Muhammad bin Fudhoil pernah berkata: “Ayahku pernah bercerita kepadaku, dia berkata: “Jika datang waktu siang, Mu’adzah berkata, “Inilah hari dimana aku akan meninggal, maka ia tidak tidur hingga sore”. Jika malam hari telah tiba, ia berkata (lagi), “Inilah malam dimana aku akan meninggal”. Maka, ia tidak tidur hingga pagi…

Demikianlah sekelumit dari wanita teladan ini, yang kami menghimbau terutama kaum muslimah menjadikan para wanita salafush shalih sebagai teladan dan membuang jauh-jauh para aktris…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Menjadi Da’i Teladan

Nama eBook: Menjadi Da’i Teladan
Penulis: Ustadz Abu Hafshah Abdurrahman al-Buthoni حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari akhir.

Penulis berkata diawal makalah:

Setiap da’i—baik da’i yang mengajak kepada kebaikan atau da’i kepada kejelekan —pasti menjadi panutan dan teladan. Sebab, manusia memiliki tabiat mencintai dan memuliakan da’i karena mereka meyakini bahwa yang namanya da’i pasti baik, terlepas dari apakah dia berdakwah kepada kebaikan atau tidak.

Seorang da’i umumnya adalah orang yang paling baik di masyarakat karena pekerjaannya selalu berdakwah. Manusia meyakini bahwa da’i memiliki ilmu, amal, dan pengalaman, dia juga mengajarkan ilmunya kepada manusia dan berbuat untuk mereka, terlepas apakah dakwahnya baik menurut syari’at Islam atau tidak. Karena itulah, manusia di setiap zaman dan setiap tempat selalu meyakini da’i sebagai manusia yang memiliki predikat mulia dan mereka pun memuliakannya. Dan sebagai wujud memuliakannya, mereka menerima dan mengamalkan apa yang dia katakan dan meneladani apa yang dia perbuat, berhujjah dengan perkataan dan perbuatannya, bahkan menolak lainnya jika sampai pada derajat sangat fanatik buta kepadanya.

Kemudian penulis menyebutkan jalan menuju keteladanan, waspada terhadap makar setan dan obatnya, serta lainnya, semoga kita dapat mengamalkannya, amin…

Download:
Download CHM
atau Download ZIP dan Download PDF atau Download Word

Abu Darda’: Cendikiawan Umat Ini

Nama eBook: Abu Darda’ رضي الله عنه: Cendikiawan Umat Ini
Penyusun: Ustadz Abu Faiz Sholahuddin حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Dalam kesempatan yang mulia ini kita ketengahkan biografi dan kisah salafush shaleh dari sahabat yang mulia Abu al-Darda’ al-Khazraji al-Anshari رضي الله عنه.

Beliau memiliki banyak keutamaan diantaranya:

  1. Beliau adalah satu di antara empat Sahabat yang telah hafal Al-Qur’an di zaman Nabi صلى الله عليه وسلم.
  2. Abu al-Darda’  termasuk Sahabat yang paling bersemangat untuk mengambil ilmu dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
  3. Abu al-Darda’ رضي الله عنه sangat bersemangat mengajari manusia tentang kebaikan.
  4. Abu al-Darda’ رضي الله عنه adalah seorang yang ahli zuhud dan sangat mengharapkan akhirat.

Baca pos ini lebih lanjut

Waki’ bin Jarrah: Profil Seorang Guru

Nama eBook: Waki’ bin Jarrah: Profil Seorang Guru
Penyusun: Ustadz Abu Faiz Sholahuddin حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarga dan sahabatnya.

Kembali kita mengetengahkan biografi seorang ulama besar dari golongan tabi’in yang menjadi rujukan para ulama dizamannya, beliaiu-lah al-Imam Waki’ bin Jarrah رحمه الله.

Waki’ bin Jarrah adalah imam dalam hadits dan tempat belajar para ulama hadits dari seentero negeri Islam, Imam Ishaq ibn Rahawaih menceritakan, “Hafalanku dan hafalannya Ibn al-Mubarak berat dan diupayakan. Adapun hafalannya Waki’ adalah murni. Beliau pernah berdiri bersandar dan menyampaikan sebanyak 700 hadist berdasarkan hafalannya.”

Baca pos ini lebih lanjut

Teladan dalam Kisah Syaikh bin Baz

الْـحَمْدُ اللهِ وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلَى مَنْ لاَ نَبِـيَّ بَعَدَهُ وَعَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَمَنْ وَلاَهُ

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah عزّوجلّ, shalawat dan salam atas Rasulullah صلى الله عليه وسلم, keluarga, sahabat-sahabatnya dan para pengikutnya.

Kisah mempunyai pengaruh yang mendalam bagi jiwa, kisah yang baik akan bisa melunakkan hati, memberi semagat pada hati yang lagi stagnan, pelecut bagi hati yang lalai.

Alhamdulillah, kami dapat mengkompile kisah ulama yang mulia yakni Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz رحمه الله yang dapat menjadi teladan bagi orang yang mempunyai hati.

Kisah beliau ini kami kumpulakn dari blog Ustadz Aris Munandar dan Ustadz Abu Salma, yang berasal dari blog ustadzaris.com ialah:

  1. 3 Teladan Syaikh Ibnu Baz
  2. Antara Canda dan Tangis Syaikh Ibnu Baz
  3. Lihatlah Keteladanan Syaikh Ibnu Baz!
  4. Membenci Pujian
  5. Kukatakan Kebenaran dan Aku Siap Bersabar
  6. Katakan Saja “Saya Tidak Tahu”
  7. Begitu Sederhana, Hafalannya Luar Biasa Baca pos ini lebih lanjut

Kisah Wanita-wanita Teladan

Nama eBook: Kisah Wanita-wanita Teladan
Penulis: Ustadz Abdullah Haidir

Pengantar:

Segala puji bagi Allah, Rabb yang memelihara sekalian alam.  Shalawat dan salam kepada nabi Muhammad,  kepada keluarganya, para sahabatnya beserta orang-orang yang mengambil petunjuknya dan mengikuti sunnahnya sampai tibanya hari yang pasti. Amma ba’du:

Tak dapat dipungkiri hati kita kadang mengeras dan perlu segera dilembutkan, berbagai suku, bangsa dan agama menyampaikan berbagai kisah dan cerita sebagai salah satu metode pelunak hati. Setelah sebelumnya kami posting kisah-kisah shahih, maka kali ini kami ketengahkan Kisah-kisah wanita yang menorehkan tinta emas dalam sejarah Islam, Baca pos ini lebih lanjut

Biografi Kholifah Umar bin Abdul Aziz

Nama eBook: Kholifah Umar bin Abdul Aziz
Penulis: Ustadz Abu Faiz al-Atsari حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, kemudian shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم, kepada keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Amma ba’du.

Sungguh kita semua mendambakan pemimpin yang baik, yang membawa rakyatnya menuju ridho Ilahi dan juga mensejahterakan rakyatnya. Salah satu pemimpin yang mewujudkan hal itu dalam sejarah Islam adalah Kholifah yang mulia, seorang ulama, tabi’in yang mulia Umar bin Abdul Aziz رحمه الله.

Sungguh pujian untuknya akan terus mengalir dari para ulama dari dahulu sampai ulama yang akan datang, Imam Ahmad رحمه الله menyebutkan beliau (Umar bin Abdul Aziz) adalah Mujaddid dalam 100 pertama.

Beliau adalah pemimpin yang zuhud dan sangat takut dengan Rabb-nya, lihatlah perkataannya kepada istrinya “Wahai Fathimah, sesungguhnya aku sedang memikirkan nasib umat Muhammad صلي الله عليه وسلم, aku sedang memikirkan nasib si miskin yang kelaparan, si sakit yang merintih, Baca pos ini lebih lanjut

Barometer Akhlak Mulia

Judul eBook: Barometer Akhlak Mulia
Penulis: Ustadz Abdullah Zaen, MA خفظه الله

Pengantar:

Akhlak dalam Islam adalah salah satu hal yang selalu diperhatikan, bahkan tidak berlebihan bila dikatan dalam setiap amal dan Ibadah  harus dengan akhlak yang baik. Dalam banyak hadits yang shahih, dicontohkan oleh Rasulullah صلي الله عليه وسلم bagaimana berakhlak kepada Allah, kepada rakyat, kepada Istri-istrinya, kepada Anak kecil bahkan kepada musuh. Perjalanan Rasulullah صلي الله عليه وسلم adalah teladan bagi kita dari segala sisi, kita wajib mengikutinya karena “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah” (QS. Al-Ahzab: 21).

Di antara tujuan utama Nabi Muhammad صلي الله عليه وسلم diutus, selain untuk menegakkan tauhid di muka bumi, adalah menyempurnakan akhlak umat manusia. Nabi صلي الله عليه وسلم bersabda:

بعِثْتُ لِأُتَـمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلاَقِ

Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. (HR. al-Hakim dan dishahihkan oleh al-Albani)

Ini adalah eBook singkat lagi padat ilmu yang menjelaskan kepada kita bagimanakah sebenarnya standar akhlak yang mulia tersebut….

Download:
Barometer Akhlak Mulia: pdf file atau doc file

Tulisan Terkait:
Akhlak Rasulullah dan Kewajiban Mengikutinya
Adab Bagi Para Da’i
Silaturrahim