Syarah Kitab Nukhbatul Fikar

اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى النَّبِـيِّ الْـمُصْطَفَى وَ عَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ، أَمَّ بَعْدُ

Kembali kami menghadirkan kajian terhadap kitab Nukhbatul Fikar karya Imam Ibnu Hajar rahimahullah, kalau sebelumnya terjemahan matan dan kajian audio kitab tersebut, pada kesempatan ini –alhamdulillah– kami menemukan penjelasan untuk kitab ini di slideshare.

Syarah ini walau tidak mencakup semuanya, tapi telah menjelaskan dengan baik banyak hal yang disebutkan penulis, bagi yang mempunyai kemampuan bahasa arab tentunya dianjurkan membaca syarah yang ditulis sendiri oleh Ibnu Hajar dalam kitab  Nuz-hatun Nazhar Fii Taudhiih Nukhbatil Fikar.

Kami berharap dengan hadirnya syarah kitab Nukhbatul Fikar ini dalam bahasa kita, menambah kepahaman kita, semakin cinta kepada hadits dan bersemangat dalam menjalankannya.

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Iklan

Nama Allah: Al-Hayyu Al-Qoyyuum

Nama eBook: Nama Allah: Al-Hayyu Al-Qoyyuum
Penulis: Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad حفظه الله

Alhamdulillah, kita memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bersyukur kepada-Nya, kemudian sholawat dan salam semoga selalu tercurah bagi nabi teladan ikutan kita, Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, serta yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Kedua nama Allah: Al-Hayyu Al-Qoyyuum disebutkan dalam Al-Qur‘an dalam keadaan digandeng pada tiga tempat. Yang pertama dalam ayat kursi:

اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ.

“Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya),” (QS. Al-Baqarah/2:255),

yang kedua dalam awal surat Ali Imran:

الـم. اللّهُ لا إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ.

“Alif laam miim. Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.” (QS. Ali Imran/3:1-2),

dan yang ketiga dalam surat Thaha

وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ.

“Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus ( makhluk-Nya).” (QS. Thaha/20:111)

Sebagian ulama berpendapat bahwa kedua Nama Allah: Al-Hayyu dan Al-Qoyyuum adalah nama Allah yang paling Agung, mereka berdalil dengan hadits ketika seseorang berdo’a,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, sesungguhnya segala pujian itu bagi-Mu, tidak ada sesembahan yang hak melainkan diri-Mu Dzat Yang Maha Memberi, pencipta langit dan bumi. Wahai Dzat yang memiliki keagungan, serta kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Hidup, lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَقَدْ دَعَا اللَّهَ بِاسْمِهِ الْعَظِيمِ الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى.

“Sungguh orang ini telah berdoa kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung, yang jika Dia diminta Dia memberi dan jika Dia dimohon, Dia akan mengabulkan.”

Simak bahasan eBook ini lebih lanjut…

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Nama Allah: Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim

Nama eBook: Nama Allah: Ar-Rahmaan dan Ar-Rahiim
Penulis: Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad حفظه الله

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Ta’ala yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, selanjutanya sholawat dan salam semoga selalu tercurah bagi nabi ikutan kita, Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, serta yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.

Pada kesempatan ini kita akan membahas nama Allah yang sangat sering disebutkan dalam Al-Qur’an, diantaranya disetiap awal surah kecuali surat At-Taubah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”

Ayat lain yang menetapkan kedua nama ini diantaranya adalah:

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى.

“(yaitu) Yang Maha Pemurah, yang bersemayam di atas ‘Arsy.” (QS. Thaha/20:5)

ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ الرَّحْمَنُ فَاسْأَلْ بِهِ خَبِيراً.

“Kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia” (QS. Al-Furqan/25:59)

وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيماً.

“Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Ahzab/33:43)

Kedua nama ini selalu digandengkan dalam beberapa tempat dalam Al-Qur‘an, dan keduanya menunjukkan akan sifat rahmat bagi Allah Ta’ala.

Rahmat-Nya mendahului dan mengalahkan kemurkaan-Nya dan selalu nampak pada makhluk-makhluk-Nya dengan jelas yang tidak bisa dipungkiri. Rahmat-Nya memenuhi seluruh penjuru langit dan bumi dan memenuhi hati-hati makhluk hingga sebagian mereka menyayangi sebagian yang lain karena pengaruh rahmat tersebut yang Dia tebarkan dalam hati mereka.

Pada hari kiamat, Allah Ta’ala mengkhususkan orang-orang yang beriman kepada-Nya dan kepada rasul-rasul-Nya dengan rahmat, keutamaan, dan kebaikan. Diakhirat kelak Allah akan memberikan 99 dari 100 rahmatnya kepada hamba-Nya yang beriman.

Allah Ta’ala lebih menyayangi hamba-hamba-Nya daripada kasih sayang sebagian mereka terhadap sebagian yang lain, meski sangat besar kasih sayang mereka tersebut.

Silahkan simak eBook ini lebih lanjut dan kita memohon kepada Allah untuk memasukkan kita dengan rahmat-Nya ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang shalih dan untuk menganugerahkan kepada kita rahmat-Nya yang Dia peruntukkan kepada wali-wali-Nya orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Dia Maha Dermawan dan Mahamulia serta Dia Maha Merahmati.

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Nama Allah Yang Mahatinggi

Nama eBook: Nama Allah Yang Maha Tinggi
Penulis: Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad حفظه الله

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kita memujinya dengan pujian yang banyak lagi tak pernah putus, kemudian sholawat dan salam bagi nabi utusan-Nya Muhammad bin Abdullah, keluarganya, para sahabatnya, serta yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari berbangkit.

Nama Allah Yang Maha Tinggi dalam Al-Qur’an disebutkan dalam tiga redaksi:

Pertama: Al-‘Aliyyu

وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ.

“Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Baqarah/2:255)

Kedua: Al-A’laa

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى.

“Sucikanlah nama Rabbmu Yang Paling Tinggi” (QS. Al-A’la/87:1)

Ketiga: Al-Muta’aali

عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ الْكَبِيرُ الْمُتَعَالِ.

“Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.” (QS. Ar-Ra’du/13:9)

Dia Mahatinggi Dzat-Nya, Dia bersemayam di atas Arsy, tinggi di atas semua makhluk-Nya.

Dia Mahatinggi dalam kedudukan-Nya, tinggi sifat dan keagungan-Nya. Karena sifat-sifat-Nya sangat agung dan tidak ada yang dapat menyerupai-Nya dan tidak ada satu sifat pun yang mirip dengan-Nya. Bahkan tidak ada seorang hamba yang dapat meliputi satu sifat-Nya.

Dia Mahatinggi dalam kekuasaan-Nya, Dia menguasai segala sesuatu. Segala sesuatu dekat dengan-Nya, semua makhluk ubun-ubunnya di tangan-Nya. Tidak ada yang bergerak dari mereka dan tidak ada yang diam, kecuali dengan seizin-Nya. Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi dan apa yang tidak Dia kehendaki pasti tidak akan terjadi.

Dalam eBook ini penulis -semoga Allah menjaganya- juga menyampaikan dalil-dalil dalam berbagai sudut yang menjelaskan ketinggian Allah Subhana wa Ta’ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi), semoga kita terlepas dari syubhat para pengingkar sifat Allah Yang Maha Tinggi, amin..

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Tuntunan Lengkap Sholat Sunnah Rowatib

:اَلْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَـمــــــيْنَ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رُسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـــعـــــيْـــنْ، أَمَّ بَعْدُ

Sesungguhnya diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-Tathowwu’ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib.

Dan sesungguhnya at-tathowwu’ (ibadah sunnah) di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga”. (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan rinciannya:

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh”. (HR. Tirmidzi dan an-Nasa’i)

Mengingat pentingnya ibadah ini, serta dikerjakannya secara berulang-ulang sebagaimana sholat fardhu, sehingga penulis menjelaskan 30 hukum-hukum sholat rawatib secara ringkas

Download:
Download CHMatau Download ZIPatau Download PDF atau Download Word

Tafsir 2 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Nama Ebook: Tafsir Akhir Surat Al-Baqarah
Penulis : Syaikh Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Segala puji hanya untuk Allah Ta’ala, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulallah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah Shubhanahu wa Ta’ala semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku juga bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du,

Pembahasan kita kali ini ialah berkaitan dengan firman Allah Tabaraka wa Ta’ala pada dua ayat terakhir di dalam surat al-Baqarah, yaitu:

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُواْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْراً كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلاَنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ.

“Rasul telah beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan Kami ta’at.” (mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau-lah tempat kembali. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”  (QS. al-Baqarah/2: 285-286)

Download:
Download PDFatau Download Word

TAUBAT: Jalan Menuju Surga

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Telah banyak kita memposting eBook bertema Taubat dan Istigfar, karena perintah Allah dan rasul-Nya, disamping itu juga sebagai bukti nyata meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan yang pasti setiap kita ini tak luput dari kesalahan.

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

“Dan mohonlah ampun kepada Allah, sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Baqoroh [2]: 199)

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

Baca pos ini lebih lanjut

Syarah Arba’in An-Nawawi

ِAlhamdulillah, kita memuji dan bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla, selanjutnya shalawat dan salam  bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan mereka yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari yang dijanjikan.

Dengan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kami dalam kesempatan ini dapat men-share kitab Syarah Arba’in an-Nawawi, matan hadits-nya ditulis oleh imam an-Nawawi rahimahullah dan syarah-nya oleh imam Ibnu Daqiq al-‘Ied rahimahullah, buku ini adalah sebuah buku penuh manfaat, sebelumnya juga di blog kita ini telah diposting Ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi – Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafizhohulloh yang disusun Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam.

Kita berharap dengan makin banyaknya referensi yang kita baca semakin kita berilmu dan makin mencintai Islam dan mengamalkannya, amin..

Adapun Daftar Isi eBook ini adalah:

Muqaddimah
1. Amal Perbuatan Bergantung Kepada Niat
2. Islam, Iman dan Ihsan
3. Rukun-Rukun Islam
4. Baik dan Buruknya Perbuatan Dilibat Akhirnya
5. Amal Munkar dan Bid’ah Itu Batil
Baca pos ini lebih lanjut

Syarah Manzhumah al-Baiquniyyah

الْـحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ:

Matan dan terjemah Manzhuumah al-Baiquuniyyah telah kita posting dua hari yang lalu, ia adalah syair ringkas yang memuat berbagai istilah dalam ilmu hadits; pada kesempatan kali ini kami memposting dua syarah ringkas terhadap kitab tersebut yang disusun oleh dua ustadz yang berbeda:

Pertama: 
Judul: Syarh Ringkas Al-Mandzumah Al-Baiquniyyah
Penulis: Ustadz Abu Khaleed Resa Gunarsa, Lc
Tautan: http://www.sabilulilmi.com atau http://www.sabilulilmi.wordpress.com
Keterangan: Syarah ditulis dalam lima (5) postingan berseri

Kedua:
Judul:  Syarah Ringkas Manzhumah Al-Baiquniyah
Penyusun:  Nor Kandir
Penerbit: Pustaka Syabab
Tautan: www.norkandirblog.wordpress.com
Keterangan: File dalam format PDF

Dengan hadirnya dua syarah ini tentunya akan menambah khasanah ilmu yang kita dapatkan, karena yang satu dengan yang lain akan saling melengkapi, semoga Allah Tabaraka wa Ta’ala memberi penulis dan pensyarah kebaikan di dunia dan akhirat, begitu pula doa kita untuk kaum muslimin, selamat belajar…

Download:
1. Syrah oleh Abu Khaleed
 Download PDF atau Download WordmirrorDownload PDF

1. Syrah oleh Nor Kandir
 Download PDF atau lewat web pensayarhDownload PDF

Ringkasan Syarah Hadits Arba’in an-Nawawi

الْـحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Kitab Arba’in Nawawiyyah yang ditulis Imam an-Nawawi rahimahullah adalah sebuah kitab yang penuh berkah, yang banyak dihafalkan, dikaji dan disyarah para ulama, ini karena keikhlasan beliau dan isinya merupakan hadits-hadits fondasi Islam, sehingga beliau memberi nama kitabnya ini dengan judul al-Arba’in fi Mabanil Islam wa Qawa’idil Ahkaam (40 Hadits Tentang Fondasi Islam dan Landasan Hukum).

Kami telah lama men-share beberapa matan Arbai’in an-Nawawi, selanjutnya pada kesempatan ini kami share:

  1. Ringkasan syarah kitab ini dalam bahasa kita yakni Ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi – Syaikh Shalih Alu Syaikh Hafizhohulloh yang disusun Ustadz Abu Isa Abdulloh bin Salam (Staf Pengajar Ma’had Ihyaus Sunnah, Tasikmalaya) yang ter-compile dalam HaditsWeb 7.0,
  2. Sumber dari eBook seperti dikatakan peng-compile HaditsWeb 7.0 adalah muslim.or.id, kami mencoba untuk menyelusurinya namun kami tidak menjumpainya lagi, mungkin telah dihapus dari www.muslim.or.id,
  3. Ebook ini pada HaditsWeb 7.0 tanpa teks hadits dalam bahasa arab dan tidak menjelaskan status hadits,
  4. Kami menambahkan teks arab haditsnya dari software salafiDB,
  5. Status hadits kami ambil dari catatan kaki Matan Hadits Arba’in terbitan Pustaka Ibnu Umar yang mengambilnya dari al-Maktabah asy-Syamilah, khusus hadits ke-30 kami tambahkan komentar akan status hadits tersebut,
  6. Kami men-share eBook ini dalam format PDF, DOC dan CHM.

Kami berharap, apa yang kami perbuat pada eBook ini membuatnya lebih baik dan lebih mudah dimanfaatkan oleh kaum muslimin, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download WordmirrorDownload PDF