Pengkhianatan Syi’ah Dari Dulu Hingga Kini

Nama eBook: Pengkhianatan Syiah Sepanjang Sejarah
Penyusun: al-Ustadz Arif Fathul Ulum, Lc

الحمد الله وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، أما بعد

Penulis berkata:

Menjaga dan menunaikan amanah adalah akhlak yang sangat mulia. Di antara sifat para rasul yang Allah sebutkan di dalam al-Qur’an ialah bahwasanya mereka adalah orang-orang yang memberikan nasihat dan orang-orang yang amanah. Sementara itu, khianat adalah sifat yang paling tercela yang dicela oleh Allah dan Rasul-Nya. Khianat adalah sifat orang-orang munafik yang paling dominan sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ’alaihi shalatu wa salam.

Pengkhianatan yang paling parah adalah pengkhianatan umum yang disebut oleh fuqaha dengan khiyanat uzhma yaitu pengkhianatan yang berhubungan dengan agama dan perkara umat seperti memata-matai umat, membela musuh, dan tidak menolong kaum muslimin padahal mampu untuk menolong mereka.

Jika saja amanah menurut Allah dan Rasul-Nya adalah bagian dari agama maka pengkhianatan dan makar menurut Syi’ah adalah agama mereka. Mereka menjadikan taqiyyah sebagai pokok agama hingga dikatakan oleh para ulama bahwa tidak ada kelompok yang lebih gemar berdusta dibandingkan Syi’ah.

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Memahami Agama: Pelindung Dari Fitnah

Nama eBook: Memahami Agama Garda Pelindung Dari Fitnah
Penulis: Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang telah menganugerahkan kepada kita nikmat terbesar, yakni Nikmat Islam, disamping berbagai nikmat lainnya yang sangat besar yang wajib kita syukuri.

Namun perlu diingat bahwa ada rintangan dan halangan yang bisa menghadang manusia,  yang terkadang bisa mengeluarkannya dari pagar Islam. Ada banyak fitnah dahsyat yang menghadang manusia. Oleh karena itu, kita harus mengenali fitnah-fitnah tersebut; sebagaimana kita juga harus mengetahui jalan keluar dari fitnah-fitnah tersebut bila ia telah  menimpa.

Bertolak dari sinilah seorang Sahabat besar, Hudzaifah bin al-Yaman radhiyallahu ‘anhu mengatakan: “Orang-orang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam tentang keburukan. Karena khawatir kalau-kalau aku terjatuh ke dalamnya.”

Fitan adalah bentuk jamak dari kata fitnah. Maknanya adalah ujian dan cobaan agar dengan hal itu bisa terlihat benarnya iman atau justru ia memiliki sifat nifaq.

Sedangkan Paham agama, diistilahkan dengan sebutan al-fiqhu fi ad-din. Kata al-fiqh secara bahasa berarti memahami. Sedangkan secara syara’, fiqh adalah memahami hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ada dalam Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jadi, mengetahui tentang Islam dan mengenalnya dengan seksama, mengetahui hukum-hukum dan rinciannya adalah perkara yang wajib. Kemudian juga (merupakan hal yang wajib) mengetahui perkara-perkara yang bisa memalingkan dari Islam, mengetahui hal-hal yang bisa menghalangi antara seorang hamba dengan Islam; atau penyakit-penyakit yang bisa melemahkan Islam dalam hatinya.

Semoga Allah ‘Azza wa Jalla menjadikan kita termasuk orang-orang yang sabar dan tegar dalam menghadapi berbagai fitnah terus menghempas.

Download:
Download PDF atau Download Word

Fatwa Ulama Seputar Penguasa di Era Kontemporer

Alhamdulillah, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah pada Rasulullah berserta keluarganya dan para sahabatnya, serta orang-orang yang mengikuti mereka sampai hari kiamat.

Adanya fitnah yang melanda kaum muslimin berupa munculnya kaum khawarij yang senantiasa bangkit disetiap zaman, tentunya membuat kita khawatir akan terjerumus ke dalam kelompok yang telah disebut Rasulullah sebagai yang terburuk di kolong langit ini.

Kesalahan pemikiran terhadap bagaimana bersikap kepada pemerintah telah melahirkan berbagai kerusakan sepanjang sejarah dengan merebaknya kekacauan dan tertumpahnya banyak darah kaum muslimin. Buku ini berisi fatwa para ulama terhadap beberapa masalah yang merupakan akar pemikiran khawarij yang meliputi: Pemerintah yang berhukum bukan dengan hukum Allah, Seputar Negeri Islam, Hukum melakukan pemberontakan dan Syubhat kaum khawarij dan bantahannya.

Kita berdoa kepada Allah yang Maha Perkasa agar menjauhkan kita kaum muslimin dari faham kaum khawarij dan menjauhkan kaum muslimin dari kerusakan yang ditimbulkan oleh mereka, amin…

Download:
Download PDF mirror Download PDF

Dahwah Islam: Kewajiban Mulia Yang Harus Dijaga

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam, shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang menjadi teladan bagi setiap da’i yang menyeru kejalan Allah سبحانه و تعالى.

Tidak diragukan lagi, bahwa dakwah menyeru kepada tauhid, dan membimbing manusia menuju jalan-Nya yang lurus, merupakan media eksisnya agama ini. Maka, tak heran bila dakwah ini termasuk kewajiban agama yang paling urgens. Dengan dakwah, manusia bisa membedakan antara petunjuk dan kesesatan; bisa memilah mana yang hak dan mana yang batil. Sehingga, berdakwah pun menjadi tugas dan kewajiban para rasul dan pengikut mereka hingga Hari Kiamat. Dan seperti yang telah diketahui, bahwa manusia dan juga jin diciptakan tidak lain kecuali agar mereka beribadah kepada-Nya semata, tanpa menyekutukan-Nya. Juga agar titah dan larangan-Nya diagungkan; agar Allah dikenal dengan asma’ dan sifat-Nya.

Dan Allah pun menjelaskan bahwa para pengikut Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah para da’i yang menyeru menuju Allah; dan merekalah ahli ilmu. Dan kewajiban mereka adalah mengikuti beliau dan meniti  jalan  yang  ditempuh  Beliau صلى الله عليه وسلم.

Adapun dakwah dalam artian umum, merupakan hal yang wajib bagi setiap Muslim dan Muslimah; sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya. Dan dakwah kepada Allah beragam bentuk dan variasinya. Orang yang menyampaikan suatu ayat, atau hadits, ia pun telah menyeru menuju agama Allah. Orang yang mengingatkan orang lain yang lalai, ini pun bentuk dakwah. Seseorang yang mendidik keluarganya atas dasar petunjuk Allah, iapun telah meyampaikan risalah Allah. Begitu pula orang yang memberikan nasihat, atau mengajarkan kebaikan, berbuat amar makruf nahi mungkar, sejatinya ia telah berdakwah menuju agama Allah….

Temukan bahasan yang baik lagi mencakup dalam eBook ini akan urgensi dakwah, prioritas dahwah, kewajiban dakwah dan lainnya yang dibutuhkan oleh kita semua…

Download:
Download CHM
atauDownload ZIP dan Download PDF atau Download Word

Muamalah Dengan ORANG KAFIR

Nama eBook: Muamalah Dengan ORANG KAFIR
Penulis: Kholid Syamhudi, Lc حفظه الله

Pengantar:

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam yang telah memberikan berbagai nikmat yang terhingga kepada kita, kemudian shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad صلى الله عليه وسلم, keluarganya, sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari akhir.

Dalam kehidupan bermasyarakat di negara ini, tentunya seorang muslim hidup dengan beragam manusia yang berbeda agama. Tentu saja tidak bisa disamakan sikap kita kepada orang kafir (non Muslim) dengan sikap kita kepada sesama Muslimin, karena hal ini menyangkut aqidah al-Wala’ dan al-Bara’.

Bermuamalah dengan orang kafir hukum asalnya boleh, sebuah kaedah menyatakan: Pada asalnya semua muamalah yang dibutuhkan manusia tidak diharamkan atas mereka, kecuali ada petunjuk al-Qur’an dan Sunnah yang mengharamkannya. Sebagaimana tidak disyariatkan sebuah ibadah yang dilakukan dalam rangka untuk mendekatkan diri kepada Allah عزّوجلّ, kecuali ada petunjuk al-Qur’an dan Sunnah yang mensyariatkannya. Karena agama adalah semua yang disyariatkan Allah عزّوجلّ, dan yang haram adalah yang Allah عزّوجلّ haramkan. Berbeda dengan orang-orang yang Allah عزّوجلّ cela. Mereka mengharamkan yang tidak diharamkan Allah عزّوجلّ, dan menyekutukan Allah عزّوجلّ dengan sesuatu yang tidak ada hujahnya, serta membuat syariat dari agama ini apa yang tidak diizinkan Allah.

Salah satu contoh muamalah dengan orang kafir adalah jual-beli, telah shahih bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم membeli dari orang kafir seperti hadits berikut:

كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَاءَ رَجُلٌ مُشْرِكٌ مُشْعَانٌّ طَوِيلٌ بِغَنَمٍ يَسُوقُهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْعًا أَمْ عَطِيَّةً أَوْ قَالَ أَمْ هِبَةً قَالَ لَا بَلْ بَيْعٌ فَاشْتَرَى مِنْهُ شَاةً

Kami bersama Nabi صلى الله عليه وسلم kemudian datanglah seorang musyrik yang tinggi (posturnya) menggiring kambing. Lalu Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda: Silahkan dijual atau diberikan? Atau berkata: atau dihadiahkan. Maka ia menjawab: Tidak. Tapi dijual. Maka beliau صلى الله عليه وسلم membeli darinya seekor kambing. (Shahih al-Bukhari 4/410 no. 2216)

Selain jual-beli, muamalah dengan orang kafir seperti: utang-piutang, barang gadaian,  hadiah, wakaf mereka untuk kaum muslimin, wakaf seorang muslim untuk keluarganya yang kafir, menjenguk orang kafir yang sakit dan memberi ucapan selamat kepada mereka, dan lainnya; simak sebagain bahasannya dalam ebook ini, semoga bermanfaat…

Download:
Download CHM mirror Download ZIP dan Download PDF mirrorDownload PDFatau Download Word

Waspada Terhadap Bid’ah_Update

Nama eBook: Waspada Terhadap Bid’ah
Penyusun: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz ‘Abdullah bin Baz رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Telah kita posting sebelumnya eBook hari raya-hari raya yang tidak disyariatkan tulisan syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali diantaranya:

  1. Perayaan Tahun Baru Hijriah
  2. Perayaan Maulid Para Wali
  3. Hari Ibu
  4. Hari Raya Orang-Orang Baik

Adapun banyak lagi perayaan yang tidak disyari’atkan, diantaranya seperti:

  1. Perayaan Maulid Nabi
  2. Peringatan Isra’ dan Mi’raj
  3. Peringatan Malam Nisfu Sya’ban

Semuanya diterangkan oleh Syaikh bin Baz agar kita waspada terhadapnya, selain itu syaikh juga mengingatkan kebohongan wasiat syekh Ahmad yang beberapa tahun yang lalu santer diseentero dunia Islam, termasuk Indonesia. Selamat menyimak dan semoga kita terhindar dari berbagai penyimpangan syubhat dan syahwat dalam menjalankan agama yang hanif ini, amin…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Hari Raya-Hari Raya yang Tidak Disyari’atkan

Nama eBook: Hari Raya-Hari Raya yang Tidak Disyari’atkan
Penulis: Syaikh Wahid ‘Abdus Salam Baali

Ahamdulillah, kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya, Allah telah memberikan kita begitu banyak nikmat, yaitu sehat wal afiat, umur panjang, kesempatan untuk beribadah, lebih-lebih lagi rezeki batin yang Allah berikan berupa nikmat iman dan Islam. Shalawat dan salam bagi nabi kita, tauladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya dan yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Salah satu nikmat yang diberikan Allah Ta’ala kepada kita adalah ia menetapkan bagi kita hari raya untuk beribadah kepada-Nya dan menampakkan rasa syukur kepada-Nya. Hari raya dalam satu tahun ada dua yakni hari raya Idhul Fithri dan Idhul Adha, dan tiap pekannya hari Jum’at.

Hanya saja sekarang ini, manusia membuat berbagai perayaan layaknya seperti hari raya, diantara yang dibahas penulis dalam eBook ini adalah:

  1. Perayaan Tahun Baru Hijriah
  2. Perayaan Maulid Para Wali
  3. Hari Ibu
  4. Hari Raya Orang-Orang Baik

Semuanya bukanlah perayaan yang disyari’atkan dalam agama Islam, karena Islam telah sempurna dan tidak memerlukan tambahan didalamnya walau sedikit, semoga Allah menjaga kita umat Islam, amin..

Download:
Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

39 Kesalahan Memandikan dan Mengafani Mayat

Nama eBook: 39 Kesalahan Ketika Memandikan dan Mengafani Mayat
Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Kita sajikan kembali eBooks berseri seputar kesalahan dalam penyelenggaran jenazah dan yang berhubungan dengannya, kali ini adalah bersama 39 Kesalahan Ketika Memandikan dan Mengafani Mayat, diantara kesalahan tersebut ialah:

  1. Meletakkan roti dan satu kendi air di tempat sang mayat dimandikan selama tiga malam sesudah kematiannya,
  2. Menyalakan penerangan atau lentera di tempat mayat dimandikan selama tiga malam, sejak terbenam matahari hingga terbit fajar. Memberi penerangan ini pada sebagian mereka, bahkan selama tujuh malam, dan sebagian lagi lebih dari tujuh malam,
  3. Orang-orang yang memandikan mayat membaca zikir-zikir tertentu pada tiap-tiap anggota badan yang dicucinya,
  4. Memindahkan mayat untuk dikubur di tempat yang jauh agar dapat berdampingan dengan kuburan orang saleh, semisal Ahlul Bait,
  5. Menuliskan doa pada kain kafan,
  6. Menghiasi jenazah,
  7. Membawa mahkota, bunga-bunga, dan potret sang mayat di depan iring-iringan jenazah,
  8. Keyakinan sebagian orang bahwa apabila mayat termasuk orang yang saleh akan terasa ringan jenazahnya bagi para pengusungnya dan cepat perjalanan mengantarkannya.

Download:

 Download PDF atau Download Wordmirror PDFDownload PDF

31 Kesalahan Sebelum dan Sesudah Kematian

Nama eBook: Kesalahan-Kesalahan Sebelum dan Sesudah Kematian
Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Telah kita sajikan secara berseri sebelumnya seputar kesalahan dalam penyelenggaran jenazah dan yang berhubungan dengannya, kali ini dalam topik yang sama kita bentangkan bersama 31 kesalahan sebelum dan sesudah kematian, diantara kesalahan tersebut ialah:

  1. Keyakinan sebagian orang bahwa setan mendatangi orang yang hampir mati dalam sosok kedua orang tuanya dengan mengenakan pakaian Yahudi dan Nasrani, dengan memaparkan segala bentuk millah (aliran agama) untuk menyesatkan,
  2. Membacakan surat Yasin di hadapan orang yang akan mati,
  3. Meletakkan mushaf (al-Qur’an) di atas kepala orang yang akan meninggal,
  4. Mengeluarkan (menjauhkan) orang yang sedang haid, nifas, dan yang dalam keadaan junub dari orang yang akan meninggal,
  5. Meninggalkan pekerjaan hingga tujuh hari bagi orang yang menghadiri keluarnya roh dari orang yang menjelang mati,
  6. Keyakinan sebagian orang bahwa roh orang akan mati gentayangan di sekitar tempat kematiannya,
  7. Tidak menggunakan air yang ada di rumah, termasuk yang ada di gentong. Mereka menganggap air itu najis, dengan alasan roh orang yang mati ketika keluar dari badan mencelupkan diri ke dalamnya,
  8. Membiarkan pakaian orang yang sudah mati sampai tiga hari tidak dicuci, dengan keyakinan bahwa hal itu dapat mencegah azab kubur.

Download:

 Download PDF atau Download Word

24 Kesalahan Sekitar Penguburan

Nama eBook: Kesalahan-Kesalahan Penguburan dan Penyertanya
Penulis: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Telah kita sajikan eBook 110 kesalahan sekitar ziarah kubur, 29 kesalahan sekitar ta’ziyah, dan sekarang kita sajikan 24 kesalahan sekitar penguburan, diantara kesalahan tersebut ialah:

  1. Berzikir di sekitar keranda sang mayat sebelum dikubur,
  2. Melakukan azan ketika memasukkan mayat ke dalam liang lahat,
  3. Menyirami sang mayat dengan air kembang di kuburnya,
  4. Membaca minhaa khalaqanaakum (darinya Kami ciptakan kalian pada lemparan pertama), dan Wafiihaa nu’iidukum (dan kepadanya Kami kembalikan) pada lemparan kedua, dan waminhaa nukhrijukum taaratan ukhraa’ (dan darinya Kami keluarkan kalian pada kesempatan lain) pada lemparan ketiga,
  5. Menalkini mayat,
  6. Meletakkan makanan dan minuman di atas kuburan agar diambil oleh orang-orang,
  7. Bersedekah di kuburan,
  8. Menyirami kuburan dengan air dari arah kepala kemudian di sekitarnya, dan sisanya disiramkan di bagian tengahnya.

Download:

 Download PDF atau Download Word