Sifat Wudhu’ Nabi Bergambar

Nama eBook: Sifat Wudhu’ Nabi صلى الله عليه وسلم
Penulis: Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman al-Jibrin  رحمه الله

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Bersyukur kami kepada Allah Rabb yang Maha Pengasih, dikesempatan ini atas izin-Nya kami ketengahkan kepada kita semua update eBook Sifat Wudhu’ Nabi صلى الله عليه وسلم karya ulam kita Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrohman al-Jibrin رحمه الله.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم  bersabda:

لَا تُقْبَلُ اللهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Allah tidak akan menerima shalat salah seorang di antara kalian jika dia berhadats sehingga dia berwudhu’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)”

Rasulullah صلى الله عليه وسلم  juga bersabda:

لَا تُقْبَلُ صَلَاةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ

“Tidak akan diterima shalat tanpa bersuci ” (HR. Muslim)

Demikianlah pentingnya wudhu’, bila wudhu’ tidak sempurna maka akan membawa efek yang tak baik terhadap sholat kita, karenanya mari kita pelajari dan amalkan eBook yang ringkas lagi bergambar ini…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word

Dalil AKAL, FITRAH dan IJMA’ Tentang Sifat ‘ULUW Bagi ALLAH

Nama eBook: Dalil Akal, Fitrah dan Ijma’ Tentang Sifat ‘ULUW Bagi ALLAH
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA حفظه الله

Penulis -semoga Allah menjaganya- mengatakan diawal risalah…

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta, shalawat dan salam buat Nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga shalawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka sampai hari kiamat.

Para pembaca yang dirahmati Allah, pada kesempatan kali ini kita akan lanjutkan pembahasan seputar dalil-dalil tentang sifat ‘Uluw bagi Allah (Maha Tinggi dengan Zat-Nya di atas seluruh makhluk).

Bahasan ini akan terbagi pada tiga bagian:

Bagaian Pertama: Dalil Akal (Nalar/Rasio) tentang sifat ‘Uluw bagi Allah.
Bagian Kedua: Dalil Fitrah (Naluri) tentang sifat ‘Uluw bagi Allah.
Bagian Ketiga: Dalil Ijma’ tentang sifat ‘Uluw bagi Allah.

Semoga bermanfaat…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Hadits yang Menetapkan Sifat ‘Uluw Bagi Allah

Nama eBook: Sifat al-‘Uluw Bagi Allah (Bag.2)
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA حفظه الله

Pengantar:

Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Alloh Yang Mahatinggi di atas segala makhluk-Nya. Kemudian ucapan sholawat dan salam buat nabi kita yang mulia, Nabi Muhammad yang telah mi’roj (naik) menghadap Alloh dalam rangka menjemput perintah sholat wajib yang lima waktu, amma ba’du:

Penulis -semoga Allah menjaganya- telah menyebutkan dalil-dalil al-Qur’an yang menjadi landasan para ulama ahlus sunnah akan sifat ‘uluw bagi Allah, kemudian dalam eBook ini penulis menyampaikan dalil-dalil dari as-Sunnah (hadits) yang menetapkan sifat al-‘Uluw bagi Allah Tabaraka wa Ta’ala, diantaranya adalah kisah mi’roj nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami kutip perkataan penulis:

Rosululloh صلى الله عليه وسلم mengisahkan tentang perjalanan mi’raj beliau mulia dari langit yang pertama sampai naik ke langit yang ketujuh dan terus naik ke Sidrotul Muntaha, di sana beliau menerima perintah sholat yang lima waktu secara langsung dari Alloh (tanpa melalui Malaikat Jibril).

Ini adalah dalil sangat kuat dan valid yang menyatakan bahwa Alloh berada di atas seluruh makhluk-Nya. Sebagaimana terdapat dalam penggalan hadits tersebut:

ثُمَّ عَرَجَ بِى حَتَّى ظَهَرْتُ لِمُسْتَوًى أَسْمَعُ فِيهِ صَرِيفَ الأَقْلاَمِ, فَفَرَضَ اللَّهُ عَلَى أُمَّتِى خَمْسِينَ صَلاَةً – قَالَ – فَرَجَعْتُ بِذَلِكَ حَتَّى أَمُرَّ بِمُوسَى فَقَالَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ مَاذَا فَرَضَ رَبُّكَ عَلَى أُمَّتِكَ – قَالَ – قُلْتُ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسِينَ صَلاَةً. قَالَ لِى مُوسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ فَرَاجِعْ رَبَّكَ فَإِنَّ أُمَّتَكَ لاَ تُطِيقُ ذَلِكَ…

Baca pos ini lebih lanjut

Dampak Buruk dan Bahaya Kemunafikan

Nama eBook: Dampak Buruk dan Bahaya Nifak
Penulis: Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Penyakit nifak menimbulkan beberapa pengaruh buruk yang sangat berbahaya dan membinasakan untuk pelakunya. Diantaranya adalah:

  1. Nifak akbar menyebabkan rasa takut dalam hati (lihat QS. At-Taubah/9:64)
  2. Nifak akbar mendatangkan laknat Allah عزّوجلّ, (lihat QS. At-Taubah/9:68)
  3. Nifak akbar (besar) menyebabkan pelakunya keluar dari Islam. Karena ia merahasiakan kekufuran namun menampakkan kebaikan, bahkan nifak ini lebih parah daripada kekufuran yang terang-terangan
  4. Nifak akbar tidak diampuni Allah عزّوجلّ bila pelakunya mati dalam keadaan tersebut. Karena ia lebih parah dari kufur yang terang-terangan, yang Allah عزّوجلّ sebutkan dalam firman-Nya dalam QS. An-Nisa’/4:168-169
  5. Nifak akbar menyebabkan pelakunya masuk neraka dan diharamkan atasnya surga, (lihat QS. An-Nisa’/4:140)
  6. Nifak akbar membuat pelakunya kekal di neraka. Ia tidak akan keluar dari neraka selamanya
  7. Nifak akbar menyebabkan Allah عزّوجلّ melupakan sang pelaku
  8. Nifak akbar menggugurkan semua amal kebaikan yang dilakukan pelaku kemunafikan ini
  9. Allah عزّوجلّ  memadamkan cahaya para pelaku nifak akbar pada Hari Kiamat
  10. Nifak akbar menyebabkan pelakunya terhalang dari doa kaum Mukminin dan terhalang dari shalat mereka saat ia mati
  11. Nifak akbar menyebabkan adzab di dunia dan akhirat
  12. Bila seseorang menampakkan nifak akbar, maka ia telah murtad dari Islam, sehingga menjadi halal darah serta hartanya dan berlaku padanya hukum-hukum seorang murtad. Hanya saja, apakah taubatnya diterima oleh hakim ataukah tidak, ini diperselisihkan secara lahiriyahnya. Sebab kaum munafik senantiasa menampakkan Islam; Adapun bila seorang munafik menyembunyikan nifak dan kekufurannya, maka darah dan hartanya tetap terjaga dikarenakan iman yang ia tampakkan. Dan Allah lah yang menangani perkara-perkara yang ada dalam hati seseorang
  13. Nifak akbar, bila seseorang menampakkan kekufurannya, maka ini mengharuskan adanya permusuhan antara pelakunya dengan kaum Mukminin. Maka kaum Mukminin tidak boleh memberikan loyalitas kepadanya, meski ia orang terdekatnya. Adapun bila ia tidak menampakkan kekufurannya, maka ia diperlakukan sesuai keadaan lahiriyahnya. Dan Allah yang menangani perkara hatinya
  14. Nifak ashghar (kecil) adalah nifak terkait amalan. Ia mengurangi dan melemahkan iman. Sehingga pelakunya dalam bahaya, terancam dengan adzab Allah عزّوجلّ
  15. Nifak kecil, pelakunya berada dalam bahaya, karena dikhawatirkan bisa mengantarkannya menuju nifak akbar.

Kita berlindung kepada Allah dari murka-Nya, dan dari semua bentuk nifak, baik yang kecil maupun yang besar. Dan kita memohon kepada Allah keselamatan dan ampunan di dunia dan akhirat.

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download Word atau Download PDF

Tiga Nama dan Sifat Allah yang Maha Indah

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد:

Alhamdulillah, dikesempatan yang mulia ini kami ketengahkan Tiga Nama dan Sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala yang jarang disampaikan yang kami ambil dari buku karya Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani yaitu Dzul Jalaali wal Ikraam, Jaami’un Naasi liyaumin laa raiba fiih, dan Badii’us Samaawaati wal Ardhi  sebagaimana firman-Nya:

تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْـجَلالِ وَالإكْرَامِ

“Mahaagung nama Rabbmu Yang mempunyai kebesaran dan karunia.” (QS. Ar-Rahmaan/55: 78).

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُـخْلِفُ الْمِيعَادَ

“Ya, Rabb kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (QS. Ali ‘Imran/3: 9).

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَإِذَا قَضَى أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

“Allahpencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah’. Lalu jadilah ia.” (QS. Al-Baqarah/2: 117).

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download Word atau Download PDF

Nama Allah: At-Tawwaab, Ar-Raqiib dan Asy-Syahiid

Nama eBook: Nama Allah: At-Tawwaab, Ar-Raqiib dan Asy-Syahiid
Penulis: Syaikh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani

Pengantar:

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله :وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Alhamdulillah, kembali pada kesempatan yang mulia ini kita posting nama-nama Allah yang ‘husna’, yakni nama Allah: At-Tawwaab, Ar-Raqiib, dan Asy-Syahiid  sebagaimana firman-Nya:

أَلَـمْ يَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَأْخُذُ الصَّدَقَاتِ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

“Tidaklah mereka mengetahui, bahwasannya Allah menerima taubat hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?” (QS. At-Taubah/9: 104).

إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً

“… Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisaa’/4: 1).

وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

“… Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.” (QS. Al-Mujaadilah/58: 6).

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download Word atau Download PDF

Perkataan Para Ulama Tentang Sifat ‘Uluw Bagi Allah

Nama eBook: Perkataan Para Ulama Tentang Sifat ‘Uluw Bagi Allah
Penulis: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA حفظه الله

Pengantar:

Segala puji bagi Alloh Tuhan alam semesta. Sholawat dan salam buat nabi terakhir yang membawa peringatan bagi seluruh umat manusia, semoga sholawat dan salam juga terlimpahkan buat keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang tetap berpegang teguh dengan petunjuk mereka sampai hari kiamat, amma ba’du:

Sesungguhnya para ulama salaf (terdahulu) dari masa kemasa dalam memahami ayat dan hadits-hadits tentang sifat ‘Uluw tidak menakwilkan nash-nash tersebut menurut akal pikiran mereka semata, akan tetapi, mereka mengimani sifat-sifat Alloh sesuai dengan apa yang terdapat dalam al-Qur’an dan Sunnah tanpa menyerupakannya dengan sifat-sifat makhluk.

Penulis -semoga Allah menjaganya- menyampaikan perkataan para ulama dari zaman sahabat sampai kepada masa iman Abul Hasan Al-Asy’ari, dilaman muka ini kami hanya mengutip sedikit Allah سبحانه و تعالى adalah al-Karîm, jika kita mencermati nama al-Karîm dalam al-Qur’ân, nama Allah Azza wa Jalla yang mulia ini terulang sebanyak dua kali:

Perkataan Imam Abu Hanifah:

“Barang siapa yang berkata, ‘Aku tidak tahu tentang Tuhanku apakah Dia di langit atau di bumi’ maka sesungguhnya ia telah kafir. Demikian pula orang yang berkata, ‘Bahwa Dia di atas Arasy, namun aku tidak tahu apakah Arasy itu di langit atau di bumi.’ Memohon kepada Alloh ke arah atas, tidak memohon ke arah bawah.”

Perkataan Imam Malik:

“Alloh عزّوجلّ di langit dan ilmu-Nya di setiap tempat, tiada satu tempat pun yang luput dari ilmu-Nya”

Perkataan Imam Syafi’i, -yang fikih beliau menjadi madzhab mayoritas muslimin di nusantara-:

Baca pos ini lebih lanjut

Nama Allah: Al-Halim

Nama eBook: Nama Allah: Al-Haliim (Maha Penyantun)
Penulis: Syaikh Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Pengantar:

Segala puji hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’la, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasul Allah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah Subhanahu wa Ta’la semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku juga bersaksai bahwa Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang hamba dan utusan-Nya.

Supaya iman seorang muslim itu kokoh maka ia harus mengimani dan mengilmui Asma’ dan Sifat Allah, sehingga timbul kecintaan, harapan dan ihsan yang pada gilirannya akan menjadikan seorang muslim yang kaffah.

Salah satu dari sekian Asma’ dan Sifat Allah adalah Al-Haliim (Yang Maha Penyantun), Sebagian ulama ada yang menyebutkan, bahwasannya Allah Subhanahu wa Ta’la menyebut nama ini secara khusus didalam al-Qur’an itu sebanyak sebelas kali. Diantaranya ialah yang tercantum dalam firman-Nya:

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

Baca pos ini lebih lanjut

Mengimani Sifat Murka Allah

الحمد لله رب العالمين. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أَمَّا بَعْدُ:

Setiap muslim menginginkan ridho Allah dan terhindar dari murka Allah, karena itu paling tidak 17 kali dalam sehari kita berlindung dari kemurkaan Allah,

اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. al-Fatihah/1 : 6-7)

Ya… kita semua mesti menghindari kemurkaan Allah Azza wa Jalla agar selamat didunia dan akhirat, Allah menyebutkan hal-hal yang menyebabkan kemurkaan-Nya dibeberapa tempat dalam Al-Qur’an, diantaranya:

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا

“Dan barang siapa membunuh seorang beriman dengan sengaja, maka balasannya adalah neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan adzab yang besar baginya.” (QS. An-Nisa/4: 93)

Setelah begitu jelasnya dalil, masih ada diantara manusia yang menolak sifat Murka Allah Subhanahu wa Ta’ala, boleh jadi disebabkan ketidaktahuan dan boleh jadi karena kesalahpahaman, maka simaklah eBook ini sehingga mengurai hal-hal tersebut, insya Allah…

Download:
Download CHM atau Download ZIP atauDownload PDF atau Download Word

Berdo’a Dengan Nama dan Sifat Allah

Nama eBook: Tawassul Dengan Nama-nama dan Sifat-sifat Allah Ta’ala
Penulis: Ustadz Abul Jauzaa حفظه الله

Alhamdulillah, kita bersyukur dan memuji Allah Tabaraka wa Ta’ala atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita, Shalawat dan Salam teruntuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alihi wasallam yang merupakan panutan kita yang menginginkan kehidupan akhirat dan perjumpaan dengan Allah Azza wa Jalla.

Salah satu tawassul yang disyari’atkan dalam Islam adalah tawassul dengan nama-nama dan sifat-sifat Allah ta’ala. Tawassul jenis ini ‘tidak terlalu populer’ di sebagian kalangan, padahal tawassul ini justru merupakan tawassul yang paling sering dilakukan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, Adapun dalilnya antara lain adalah firman Allah ta’ala:

وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

“Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama Allah yang indah (al-asmaaul-husnaa) itu” (QS. Al-A’raaf/7:180)

Al-Kalaabaadziy rahimahullah berkata mengomentari ayat di atas: “Apabila Allah diseru dengan nama-nama-Nya dan dipuji dengan sifat-sifat-Nya, niscaya akan dikabulkan” (Bahrul-Fawaaid, hal. 34).

Berikut, dalam eBook ini akan dijelaskan dalil dan contoh-contoh do’a Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam dengan bertawassul kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah Tabaraka wa Ta’ala…

Download:

Download CHM atau Download ZIP atau Download PDF atau Download Word